Garut | koransamudra.com

Ferdiansyah salah satu Anggota Komisi X DPR RI, terus mendorong para kepala sekolah, untuk menjadi pemimpin yang cerdas, dan visioner, didalam mengelola ekosistem pendidikan, berkaitan dengan hal tersebut sebagaimana disampaikan dalam acara Workshop Pendidikan, yang bertema “Pengelolaan dan Optimalisasi Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP)”. Kerjasama Kemendikdasmen bersama Komisi X DPR RI, acara digelar diaula Hotel Santika.Jumat, 23/10/2026.

Menurut Ferdiansyah,saat ini bahwa jadi Kepala Sekolah tidak cukup berpangku dan mengandalkan Anggaran,kucuran dana dari Pemerintah saja,namun harus memiliki terobosan guna mendukung hal keberlangsungan kemajuan sekolah..

Ferdiansyah menilai bahwa terkait dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) ini,diberikan oleh pemerintah belum mampu membiayai seluruh kebutuhan sekolah,untuk itu, diperlukan kreativitas didalam mencari alternatif pembiayaan, terutama untuk membantu masyarakat pedesaan,memiliki aset akan tetapi mengalami hal keterbatasan uang secara tunai.

Lebih lanjut,dirinya menegaskan bahwa penguatan ekosistem di sekolah harus dilakukan secara menyeluruh.Kepala sekolah, saat ini dituntut harus mampu memberdayakan seluruh potensi yang ada,mulai dari siswa,guru,dan tenaga kependidikan,orang tua murid, komite,hingga lingkungan sekitar.

 

Dengan kepemimpinan yang inovatif dan kolaboratif,sekolah diharapkan mampu menjadi pusat pendidikan yang mandiri, produktif,dan berdaya saing.
“Penguatan ekosistem sekolah berarti kepala sekolah harus jeli, cermat, dan mampu mengelola seluruh sumber daya yang ada untuk kemajuan pendidikan,”ujar Ferdiansyah.

Sementara menurut Kadisdik Garut yang hadir atas undangan panitia
“Kita dari Dinas Pendidikan Kabupaten Garut hadir atas undangan Anggota DPR RI Komisi X (Pa Ferdiansyah), dimana acara ini kerjasama antara Komisi X DPR – RI dengan Kemendikdasmen, tadi kita diundang untuk memberikan sambutan berkaitan dengan BOSP, acaranya bagus, ya tadi dibahas tentang pengelolan dan optimalisasi BOSP “.jelasnya.

Menurut Kadisdik Garut lebih lanjut
“Ya dengan adanya kegiatan ini tentunya saya sangat berharap bagi para peserta yang hadir baik itu pengawas, dan kepala sekolan serta guru, bisa menyerap apa yang disampaikan oleh narasumber dan tentunya dengan materi pengelolan dan optimalisasi BOSP, kedepannya tidak ada lagi temua dan dana BOS ini digunakan secara optimal sesuai mekanisme dan aturan yang ada”, tegasnya.

Ketika disinggung mensoal Korwil dan adanya beberapa temuan yang ada
“Yah mudah mudah sebelum purnabakti Pa Sekda permasalah Korwil ini sudah ada kepastian, dan terkait beberapa hal menjadi temuan yang ada kita dari Dinas tentunya didalam menyikapi permasalah harus bijak, masalahnya apa ? lokusnya dimana ?, ini penting jangan sampai kita salah didalam menjatuhkan sanksi, yah kita harus sesuai mekanisme dan aturan yang ada dan berlaku, terkait untuk PLT karena masih banyak dan adanya hal perubahan aturan yang baru, maka kita harus menyesuaikan dan ini tentunya butuh proses dulu hanya satu minggu sekarang lama hampir tiga bulan sampai penerapan SK,yah mudah mudahan itu di Tahun 2027 bisa beres “,tandasnya.

Dalam penutup Kadisdik Garur berpesan
“Acara Workshop Pendidikan ini sangat
bagus, penting bagi Kepala Sekolah dan Guru dalam pengelolaan, optimalisasi dana BOSP,yang paling utama kedepan Kepala Sekolah dan Guru harus memiliki daya saing,”,pungkas Kadisdik Garut.

***nas/yhs.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini