Blog

  • DPRD Kab. Subang, Selenggarakan Rapat Paripurna Atas Jawaban EKSEKUTIF Terhadap LKPJ Bupati Subang Akhir Tahun Anggaran 2020.

    DPRD Kab. Subang, Selenggarakan Rapat Paripurna Atas Jawaban EKSEKUTIF Terhadap LKPJ Bupati Subang Akhir Tahun Anggaran 2020.

    Subang, Koran Samudra.Com – Rapatparipurna DPRD Kabupaten Subang yang di hadiri Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi dan Pj. Sekda Subang H. Asep Nuroni, agenda jawaban Bupati Subang atas pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Subang terhadap Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Subang akhir tahun anggaran 2020 dilanjutkan pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Subang akhir tahun anggaran 2020.Bertempat di ruang Rapat paripurna DPRD, Selasa 13-4-2021.

    Rapat paripurna dipimpin langsung Ketua DPRD Kabupaten Subang H. Narca Sukanda didampingi oleh wakil ketua II H. Aceng Kudus dan wakil ketua III Lina Marliana.

    Agenda rapat paripurna membacakan jawaban eksekutif Bupati Subang atas pandangan umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Subang terhadap laporan keterangan pertanggung Jawaban Bupati Subang akhir tahun anggaran 2020.

    Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi Yang dipanggil Akrab Kang Akur. menyampaikan,”saya ucapakan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota DPRD yang telah memberikan kritik serta saran-saran yang konstruktif untuk perbaikan pelaksanaan Pemerintahan Daerah di masa yang akan datang”.

    Hadir dalam Rapat paripurna seluruh anggota Dewan, Forkopimda dan para Kepala OPD Kabupaten Subang..
    ***Moris***

  • Sampah di Jalan Cece Jakaria Pamanukan mengganggu pengguna jalan dan Sumber Penyaki

    Sampah di Jalan Cece Jakaria Pamanukan mengganggu pengguna jalan dan Sumber Penyaki

    Subang,koran-samudra.com – Marhaban Ya Ramadhan,
    Awal bulan Ramadhan warga Pamanukan Prihatin dengan menumpuknya sampah di jln Cece Jakaria Kecamatan Pamanukan (Pantura) Kabupaten Subanh yang kian hari kian menambah sampai memenuhi badan jalan sehingga mengganggu pengguna jalan yang melintas..

    Sampah berserakan di jalan Cece Jakaria pasar inpres Pamanukan sangat mengganggu pengguna jalan,
    Warga Kecamatan Pamanukan Kabupaten Subang mengeluh dengan sampah2 tersebut karena menyempitnya jalan serta bau sampah yang tidak sedap.

    Tokoh Masyarakat dan Aktivis penggiat Lingkungan Pantura Doel Cadirah, Masyarakat Pantura sudah seringkali memberitahukan kepada Pemerintah Daerah melalui Sarana media baik cetak maupun Media Online atas kritik dan saran agar segera memindahkan Tempat Pembuangan Sementara (TPS).
    Karena keberadaan Bak Sampah sudah tidak memenuhi Standart Lingkungan Hidup.

    Banyak pengguna jalan mengelus dada dan menyesalkan pihak pengelola sampah. Karena adanya tumpukan sampah hingga berserakan sampai menutup badan jalan berton-ton sampah. Karena tidak tertata dengan baik,
    ini salah satu bukti bahwa pemerintah daerah kab.Subang khususnya Dinas Kebersihan yang kurang tanggap atas permasalahan sampah di wilayahnya, ungkapnya..

    Dedi Suradi Pedagang Ayam saat dikonfirmasi
    12-4-2021, Kami setiap hari berjualan dipungut karcis retribusi K 3 Kebersihan Keamanan dan Keindahan. Kenapa pembuangan sampah tidak diperhatikan,
    Untuk itu Kami para pedagang berharap pada dinas Kebersihan Pasar juga kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Subang agar memindahkan Bak sampah sehingga tidak berserakan di jalan seperti yang ada di Jalan Cece Jakaria…

    Penanganan Sampah di Kabupaten Subang sepertinya menjadi sorotan sangat serius dari Kemenkes dimana tempat Pembuangsn Sampah (TPS) Panembong Kelurahan Parung masih menjadi perbincangan sangat panas. Karena Lahan di Desa Jalupang Kec. Kalijati masih tarik ulur.

    Sampah yang ada di Jln Cece Jakaria Pamanukan bila tidak segera di Angkut Warga Pamanukan akan berinisiatif mengangkut sampah berame-rame dengan cara kerja bhakti minimal jauh dari lingkungan  jangan sampai mengganggu warga yang sedang ngabuburit menanti buka puasa…..
    ***Didi J***

  • Mempererat Tali silaturahmi PWG menggelar Siraman Rohani Menjelang Bulan Ramadhan

    Mempererat Tali silaturahmi PWG menggelar Siraman Rohani Menjelang Bulan Ramadhan

    Garut,korandsmudra.com – Ramadhan adalah bulan suci yang penuh dengan hikmah, berkah, dan memiliki kedudukan yang agung di mata kaum muslimin.
    Menyongsong bulan Ramadhan antusias semua rekan rekan media yang tergabung di Paguyuban Wartawan Garut ( PWG ) merasa senang bisa berkumpul bersama . Semangat untuk berbuat baik dan melaksanakan ketaatan meningkat. Menggelora semangat dalam jiwanya yang diikuti badannya sehingga merasa ringan melaksakanan ketaatan dan meninggalkan kemungkaran.

    Mempererat Tali silaturahmi PWG menggelar Siraman Rohani Menjelang Bulan Ramadhan

    Dalam rangka menyambut Bulan suci Ramadhan 1422 H, Paguyuban Wartawan Garut (PWG) dari berbagai media baik cetak maupun media online yang ada di Kabupaten Garut, Jawa barat, menggelar siraman rohani, Sabtu (10/04/2021).

    Acara tersebut dipandu Tatang atau yang akrab dipanggil Bung Acil dari media Harian Garut News ( HGN ).Kegiatan tersebut di hadiri ketua Paguyuban Wartawan Garut (PWG).Cecep DS dan para kepala Biro Media yang tergabung di PWG serta mubaligh tausiyah ustadz Anwar S.I.kom., salah satu Da,i dari Kamtibmas polres Garut yang bertempat di sekretariat PWG tepatnya Kampung Cipicung Kecamatan Banyuresmi.Ketua Paguyuban Wartawan Garut Cecep DS mengatakan, kegiatan siraman rohani yang di hadiri 24 Media dengan tujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar wartawan dan ingin menjadikan PWG ini kedepannya lebih sejahtera, solidaritas yang tinggi sesama jurnalis.

    Cecep selaku orang yang di tuakan di PWG (Paguyuban Wartawan Garut )”Kita berkumpul bersama dalam rangka menyambut Bulan suci Ramadhan untuk mempererat tali silaturahmi dan melakukan siraman rohani supaya lebih positif dan sekaligus mendata anggota yang tergabung dalam Paguyuban Wartawan Garut untuk bisa terdaftar di dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut supaya jelas untuk di verifikasi ,” kata Cecep.

    Cecep berharap, lewat kegiatan ini dapat meningkatkan sinergitas dan juga kerjasama untuk meningkatkan bidang informasi demi kepentingan publik dan masyarakat khusus nya di kabupaten Garut.

    “Mudah-mudahan dengan digelarnya kegiatan siraman rohani ini, bisa memetik hikmah di Bulan yang penuh berkah kemudian di mudahkan segala urusan dan juga bisa memberikan informasi yang akurat dan berimbang sebagai sarana komunikasi,” insya Alloh kedepannya kita akan langsungkan kegiatan-kegiatan yang lebih , seperti acara keagamaan dan santunan anak yatim ,lansia dan jompo pungkasnya.wawan s

  • Ketua Askab PSSI Garut menghadiri Pengukuhan Pengurus Ps Portal Putra Masa Bakti  2021-2025

    Ketua Askab PSSI Garut menghadiri Pengukuhan Pengurus Ps Portal Putra Masa Bakti  2021-2025

    Garut, koran-samudra.com – Ketua Askab PSSI Kabupaten Garut H.Amurudin Latif menghadiri Mengukuhkan pengurus Ps Portal Putra Massa Baakti 2021-2025. acara yang dihadiri Pengurus PS Portal Putra, Sekjen Askab PSSI Garut  Asep Angga, Direktur Media Officer Wahyudin S, Camat Kadungora yang di wakili Kasi Pemerintahan, Pengurus KOK, Kepala Desa, Tokoh masyarakat dan  para pengiat Sepakbola yang berlangsung di aula kantor Kecamatan Kadungora, Jln Raya Kadungora Kab Garut Jumat Malam  9 Apil 2021.

    Ketua Umum H.Jajang Saepoloh didampingi Wakil Ketua Umum Roni D Ruhiat menjelaskan sebelum pengukuhan ini, kita mengadakan  Kongres Rapat Pengurus yang dilaksanakan tanggal 24 maret 2021 yang lalu dihotel sabda Alam Cipanas dengan agenda Pemilihan Wakil Ketua,Sekretaris Dan anggota Komite/seksi seksi.

    Hal teresebut menurut Roni untuk Pemenuhan Kebutuhan organisasi PS Portal Putra yang lebih Baik dan profesional dimasa yang akan datang serta kita akan menjalin dan berkomunikasi dengan semua pihak yang ada di wilayah kec.Kadungora.seperti Unsur Muspika/para pengusaha/ormas/Lsm, tokoh pemuda penggiat sepakbola dan yang tak lupa kami akan berkordinasi dengan induk organisasinya yaitu Askap PSSI Kab Garut, sembari memaparkan orogram kerja yang akan di laksanakan oleh pengurus.

    Roni mengajak kepada semua pengurus untuk menjalankan roda organisasinya dengan baik, terlebih ps/club yang di nahkodai sekarang ini sudah berdiri sejak tahun 1973.

    ” mari kita raih dan kembalikan kejayaan sepakbola Garut seperti dulu lagi.banyak pemain yang mempuni asal kec. kadungora ini, bahkan kita mempunyai seorang legend wasit ( Rohman-Red) yang dipercaya sebagai pengadil lapangan di tingkat nasional dan internasional dan diakui FIFA,”Ujarnya.

    Ketua Askap PSSI Kab Garut H.Amirudin latif mengapresiasi adaya pengukuhan ini, hal ini dipandang perlu dalam sebuah organisasi, Sinergi dengan para tokoh-tokoh beserta insan sepakbola di Kec. Kadungora, dan kini sepakbola di Kadungora yang lama padam kian bangkit untuk maju serta memberikan kesempatan kepada semua insan aktif berolahraga melalui sepakbola.

    ” saya mengamanatkan PS Portal Putra untuk menjadi salah satu pemusatan latihan dan Pengembangan pembinaan sepak bola  yang ada wilaya kadungora sehingga banyak atlit atlit mufa yang berbakat dan berkwalitas yang bisa membawa harum Kabupaten Garut,”tegas Amir.

    Sekjen Askab PSSI Garut Asep Angga selanjutkan membacakan susunan Pengurus PS Portal Putra diantaranya Dewan Pembina Rohman,Wahyu Dewan Penasehat H.Ucu Darsono,Awo Taryana,H ujang Juanda.Pengurus Harian Ketua Umum H.Jajang Saepuloh,Wakil Ketua Umum Roni D Ruhiat,Sekretaris Umum Asep Mulyadi,Wakil Sekretaris Roni Ramdani,Bendahara Riswan Sutiawan,Wakil Bendahara Usep Saepudin,Bid Teknik Dedi Ependi.Rishi Fahlevi,Bid Prestasi Amang Kusnadi,Dede Komara.Bid Usia Muda Elli Idris,Adi Kusnadi.Bid Club Devi Lesmana,Lilih M Silih.dan beberapa pelatih KU 8-10 dan 15 Tahun Roni.KU 17-19 Tahun Elli Idris dan Usia 21- Senior Yayan Ibrahim, Komisi Perlengkapan Rudi Hermawan, Dede LS, Kimisi Keamanan, Ketertiban Esa Nugraha.

    Acara tersebut berjalan lancar, hidmah dan mengedepankan prokes Covid -19.**wahyu

  • Humas Hiswana Migas Garut”Gas LPG 3 kg di Garut Dipastikan Aman Selama Ramadhan, Pertamina Salurkan Extra Pasokan

    Humas Hiswana Migas Garut”Gas LPG 3 kg di Garut Dipastikan Aman Selama Ramadhan, Pertamina Salurkan Extra Pasokan

    GARUT, koran-samudra.com –Humas Hiswana Migas Garut Evi Hartaz Alvian mengatakan  Memasuki bulan suci Ramadhan, pasokan gas LPG 3 kg di Kabupaten Garut dipastikan akan aman. PT Pertamina (Persero) melalui Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas (Hiswana Migas) Kabupaten Garut telah menyiapkan pasokan LPG 3kg subsidi yang didistribusikan ke seluruh agen melalui pangkalan daerah Garut.

    Untuk mengantisipasi tingginya penggunaan LPG 3 kg di bulan Ramadhan, PT Pertamina juga menyiapkan extra pasokan. Kebijakan ini selalu dilakukan PT Pertamina ketika memasuki hari besar seperti bulan Ramadhan.

    Lanjut Evi Untuk tahun ini, PT Pertamina menyiapkan extra pasokan selama memasuki bulan April 2021 sebanyak 116 ribu tabung dari kebutuhan biasanya 1.604.306 tabung per bulan.

    “Ada extra droping sejumlah 116 ribu tabung khusus di bulan April yang bertepatan dengan Bulan Suci Ramadhan,” tutur Evi Hartaz Alvian Humas Hiswana Migas Garut dalam siaran persnya, Sabtu (10/4/2021).

    Menurut Evi Hartaz, penambahan gas subsidi sebanyak 116 ribu itu hanya untuk di bulan April yang bertepatan dengan Bulan Ramadhan atau di luar stok reguler yang dialokasikan setiap bulannya sebanyak 1.604.306 tabung.

    “Diprediksi di bulan April ini dilihat, dan dilakukan hitung-hitungan harus ada penambahan sekitar 116 ribu tabung menjadi 1.720.306 tabung ” katanya.

    Evi menegaskan penambahan stok gas subsidi itu untuk memastikan kepada masyarakat tidak akan terjadi kelangkaan atau sulit mendapatkan gas untuk kebutuhan memasak dan keperluan usaha lainnya saat Bulan Ramadhan.

    Evi memastikan bahwa di hari-hari tertentu saat Bulan Ramadhan akan terjadi permintaan gas subsidi sebanyak 200 persen, untuk itu PT Pertamina melalui Hiswana Migas sudah melakukan antisipasi lonjakan permintaan itu.

    “Gas tambahan yang disiapkan sebanyak 116 ribu tabung itu hanya untuk kebutuhan di bulan April saat momentum memasuki Bulan Suci Ramadhan, sedangkam bulan Mei saat menjelang Idul Fitri, Pertamina sedang menghitungnya” tuturnya

    PT.Pertamina, kata Evi, pada H-7 dan H+7 Hari Raya Lebaran sudah memperhitungkan tingkat kebutuhan masyarakat dan sudah disiapkan stoknya sehingga masyarakat diimbau tetap tenang dengan ketersediaan gas subsidi di pasaran.

    Bahkan di tahun 2021 ini PT Pertamina telah menambah stok reguler gas subsidi dari sebelumnya 17 juta tabung, sekarang menjadi 19 juta tabung atau ada kenaikan sebanyak 2 juta tabung di tahun 2021 ini.

    “Kenapa ada penambahan dari 17 juta tabung menjadi 19 juta tabung per tahun? Itu karena memang ada penambahan terhadap agen lama dan adanya agen baru, di tahun 2020 kurang lebih ada 36 agen, di tahun 2021 sekarang ada 39 agen untuk LPG 3kg. Di luar itu semua, menurut Evi Hartaz diharapkan kepada masyarakat untuk mulai beralih kepada LPG non subsidi dan kami menyediakan Bright Gas 5.5 kg, 12 kg dan 50 kg, bila masyarakat memerlukan LPG non subsidi, bisa langsung membeli ke agen penyalur dan menghubungi 135, dan untuk keperluan-keperluan di luar subsidi, berapa keperluannya, kita siapkan” jelas Evi.

    Lebih lanjut Evi menjelaskan bahwa kebutuhan gas bersubsidi di Kabupaten Garut sebetulnya sudah sesuai dengan data masyarakat pra sejahtera berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik).

    Namun masalahnya, pasokan gas LPG 3 kg itu tidak hanya dinikmati oleh masyarakat pra sejahtera saja melainkan diperebutkan oleh seluruh masyarakat Garut kurang lebih sebanyak 2,5 juta orang. Sehingga berlaku hukum ekonomi, dimana permintaan tinggi,sementara penawaran barang terbatas, maka di sana harga akan menjadi mahal.

    Namun demikian, Evi memastikan bahwa yang menaikkan harga gas bersubsidi ini bukan di tingkat agen dan pangkalan melainkan di tingkat warungan.

    Hiswana Migas maupun PT Pertamina, menurut Evi tidak berhak dan tidak memiliki kewenangan untuk menindak jika yang menaikkan harga itu adalah warungan. Karena PT Pertamina dan Hiswana Migas hanya memiliki kewenangan untuk membina agen dan pangkalan saja.

    Evi sendiri mengimbau agar masyarakat mampu di Kabupaten Garut untuk tidak lagi menggunakan gas bersubsidi 3 kg. Karena dalam aturannya sudah jelas bahwa gas bersubsidi hanya untuk masyarakat miskin (pra sejahtera).

    Dasar hukumnya, terdapat di Undang-undang nomor 20 tahun 2008, Peraturan Menteri ESDM nomor 26 tahun 2009 maupun Peraturan Presiden nomor 104 tahun 2007 bahwa gas LPG 3 kg itu hanya untuk masyarakat miskin.

    “Hitung-hitungannya menurut data BPS bahwa keluarga pra sejahtera di Garut itu mencapai 300 ribu masyarakat miskin. Yang disebut masyarakat miskin adalah mereka yang berpenghasilan Rp 1,5 juta per bulan, jadi sehari diperkirakan Rp 50 ribu,” tutur Evi.**Wahyu

  • Tepang Sono ‘Alumni SMA YBKP3/Petang Garut Gelar Acara Silaturahmi Jelang Ramadhan

    Tepang Sono ‘Alumni SMA YBKP3/Petang Garut Gelar Acara Silaturahmi Jelang Ramadhan

    GARUT, koran-samudra.com – Menjelang Ramadhan 1442 H, para alumni SMA YBKP3 ( SMA Petang Garut -Red) menggelar acara silaturahmi seluruh lintas angkatannya, bertempat di Destinasi Wisata Situ Bagendit 2, Kecamatan Banyuresmi, Kabupaten Garut. Sabtu (10/04/2021)

    Koordinator kegiatan, Dadi Kustandi (84) menyampaikan, penyelenggaraan acara ini semata-mata dimotivasi upaya untuk mengeratkan rasa persaudaraan antar-alumnis SMA YBKP3/Petang Garut, seluruh angkatan, dengan memanfaatkan momentum jelang Ramadhan 1442 H.

    “Sebagai angkatan yang termasuk senior, kami merasa perlu mengakodasi acara ini dengan tujuan utama saling mengenal serta melanjutkan hubungan silaturahmi,” ujar Dadi.

    Ditambahkan Dadi, walau setiap angkatan yang hadir hanya beberapa orang saja, tetapi sebagai perwakilan angkatan dapat menjadi penghubung yang lainnya guna agenda reuni yang lebih masif.

    “Acara yang sekarang digelar, selain menguatkan rasa kebersamaan, ke depannya diharapkan acara silaturahmi dapat terlaksana dengan perencanaan yang matang sehingga terselenggara dengan baik dan masif,” tutur Dadi.

    Ade Kartiwa Salah seorang angkatan pertama, ’80,  menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara silaturahmi tersebut.Diharapkan Ade, ke depan dapat diselenggarakan acara reuni seluruh angkatan yang lebih lengkap.

    “Mewakili sahabat angkatan pertama, ’80, saya sangat mengapresiasi acara ini, dan saya berharap moment ini dapat menginisiasi acara reunian SMA Petang Garut secara gebyar,yang dihadiri seluruh alumni,” ungkap Ade.

    Hal senada disampaikan Lina Herlina, angkatan (83),menanggapi acara silaturahmi tersebut sebagai event yang sangat berharga untuk menjalin rasa silaturahmi antar-alumni SMA YBKP3/Petang Garut.

    “Saya mendapat kehormatan menghadiri acara ini. Walau pada sebagian besarnya saya lupa, tetapi justru dengan acara ini saya dapat mengilas balik peristiwa dulu saat kami di SMA Petang Garut. Untuk itu saya mengharapkan event seperti ini dapat terlaksana kembali dengan keterlibatan seluruh alumnus,” pungkas Lina

    Dalam rangkaian acara diisi tauziah Ramadhan, yang di hadiri dari perwakilan sejak angkatan awal, ’80, hingga angkatan ‘2000-an.dan dilanjutkan dengan ramah-tamah dan hiburan, diinisiasi juga agenda Reuni Akbar SMA YBKP3/Petang Garut dengan menetapkan pihak-pihak yang akan berperan untuk menggelar Acara Reuni Akbar pada 2021 ini.dalam pelaksanaanya menerapkan Protokol Kesehatan Cobid-19.**WS

  • Sempat Dibekukan, Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Terbentuk

    Sempat Dibekukan, Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Terbentuk

    Subang, Koransamudra.com – Susunan Pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kec. Pusakanagara Kab.Subang terbentuk Sempat dibekukan beberapa bulan.

    Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kab.Subang yang diwakili Yoyo Kustiro, Waka 1 membuka Rapat Pemilihan Pengurus Pimpinan Anak Cabang (RPPAC) Pemuda Pancasila Pusakanagara sekaligus Melantik, ketua Pimpinan Anak Cabang terpilih, Sabtu (10/04/2021).

    Dalam RPPAC Pemuda Pancasila yang di laksanakan pada hari sabtu (10 agustus 2021) bertempat di aula Desa Rancadaka Kec.Pusakanagara Kab.Subang HM.Sueb, SE terpilih secara aklamasi, dan sah menjadi Ketua PAC PP Pusakanagara.

    Dalam sambutanya Wakil Ketua 1 Pemuda Pancasila, Yoyo Kustrio mengatakan, ” Pemuda Pancasila merupakan organisasi terbesar yang ada di Indonesia, dari mulai tingkat Anak Ranting,(RW), Ranting (Desa/Kelurahan) sampsi Kecamatan (PAC) Kecamatan, sudah terbentuk,”Ujarnya.

    Pemuda Pancasila patut di banggakan, karena selain organisasi terbesar di Indonesia Pemuda Pancasila sudah di kenal di seluruh dunia, terbukti di beberapa Negara sekretariat Pemuda Pancasila sudah ada perwakilannya, tutur Yoyo dalam sambutannya.

    Lebih lanjut, 67 tahun Pemuda Pancasila berdiri dan berkiprah sampai sekarang Pemuda Pancasila masih konsisten dan berharap kedepan akan lebih baik lagi lebih eksis dan tanamkan kebaikan, karena memiliki moto kita bukan sodara tapi kita akan menjadi sodara, Ungkap Yoyo.

    Ketua PAC PP terpilih, HM Sueb, SE, mengucapkan ,” terimakasih sekali kepada seluruh ranting yang ada di kecamatan Pusakanagara, yang telah memberikan kepercayaan kepadanya, untuk memimpin organisasi Pemuda Pancasila di Kecamatan Pusakanagara,” Ucapnya.

    Saya ucapkan terimakasih kepada kepada Team dari Majelid Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila Kab.Subang yang Pro Aktif memberi peluang kepada saya memberi kepercayaan untuk meminpin Ormas Besar sekelas Pemuda Pancasila, juga kepada rekan rekan media terima kasih telah meliput Acara ini,

    Semoga keberadaan Ormas Pemuda Pancasila di Kec.Pusakanagara bisa menjadi Ormas yang betul-betul bisa menjadi corong masyarakat untuk menyalurkan Aspirasinya Organisasi Pemuda Pancasila akan menjungjung tinggi idiologi Pancasila, Ungkap Ketua baru terpilih.

    H.Sueb begitu sapaan akrabnya mengharapkan kedepanya kita harus selalu solid dalam segala kegiatan, dan kita buktikan Pemuda Pancasila Ormas yang terbaik, Pungkasnya.***Didi J***

  • Penerapan PPKM Skala Mikro Di Desa Kertawinangun Di Pimpin Langsung Kuwu Dedi

    Penerapan PPKM Skala Mikro Di Desa Kertawinangun Di Pimpin Langsung Kuwu Dedi

    Cirebon, koran-samudra.com – Dalam rangka pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Skala Mikro untuk mencegah meluasnya dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Pemerintah Desa Kertawinangun, kecamatan kedawung, kabupaten Cirebon, beserta jajarannya melakukan sosialisasi dan himbauan kepada Masyarakat.

    Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Dedi Kuwu Desa Kertawinangun, beserta jajarannya, beserta perwakilan dari Polsek Kedawung dan Koramil Kedawung,mendatangi titik-titik tempat berkumpulnya Masyarakat, salah satunya kegiatan pasar malam dilapangan bola blok Cideungjaya, dengan melakukan pembagian Masker dan menghimbau Masyarakat untuk tetap melaksanakan Protokol Kesehatan ( Prokes), kegiatan ini akan dilakukan secara rutin untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 diwiayah kerjanya.

    Kuwu Dedi menghimbau kepada Masyarakat untuk bersama – sama tetap menjaga kesehatan, dan selalu melaksanakan Protokol Kesehatan (Prokes) baik didalam maupun diluar lingkungannya, harapannya Kuwu Dedi desanya terhindar dari penyebaran Covid-19.***abdurahman

  • Disperindag dan ESDM’Stok Kebutuhan Sembako di Kabupaten Garut Menjelang Ramadhan Dalam Posisi Aman

    Disperindag dan ESDM’Stok Kebutuhan Sembako di Kabupaten Garut Menjelang Ramadhan Dalam Posisi Aman

    GARUT,koran-samudra.com – Menjelang Bulan Suci Ramadhan, ketersediaan stok bahan pokok penting seperti sembako (sembilan bahan pokok) menjadi perhatian utama. Pasalnya, setiap tahun sering kali terjadi lonjakan harga yang signifikan pada saat akan memasuki Bulan Suci Ramadhan.

    Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Energi Sumber Daya Mineral (Disperindag dan ESDM) Kabupaten Garut, Nia Gania Karyana, mengatakan, pihaknya telah melakukan sidak (inspeksi mendadak) ke beberapa pasar yang ada di Kabupaten Garut. Ditemui bahwa harga cabai yang semula melonjak tinggi kini sudah turun drastis. “Kemarin saya sudah melakukan sidak di empat pasar di Pasar Wanaraja, Kadungora, Limbangan dan Leles, Alhamdulillah bahan pokok penting tersedia. Yang lebih menggembirakan cabe merah yang semula 120 ribu sudah turun ke 80 ribu dan 60 ribu,” kata Gania di Kantor Unit Metrologi Legal, Jalan Terusan Pahlawan, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (8/4/2021).

    Selain itu, Nia menerangka, pihaknya akan menambah jumlah drop LPG 3 Kg agar pada saat Bulan Ramadhan terjadi peningkatan produksi makanan di masyarakat. “Kemudian kami telah menambah jumlah drop LPG 3 Kg mudah-mudahan kita yakini bahwa di ramadhan itu akan terjadi peningkatan proses produksi makanan dan juga LPG akan bertambah dan kita sudah mengajukan tambahan ke Pertamina,” lanjutnya.

    Nia mengimbau kepada masyarakat Garut pada saat menjelang ramadhan maupun saat ramadhan tiba agar tidak melakukan _panic buying_, sebab akan membuat persediaan barang di pasar kurang dan harga menjadi naik. “Mudah-mudahan masyarakat tidak melakukan _panic buying_, artinya mereka melakukan pembelian 3 kali lipat dalam jangka waktu yang singkat. Wajar sajalah karena ketersediaan ada. Sebab kalau terjadi seperti itu nanti persediaan barang di pasar menjadi kurang harga akan menjadi naik,” ujarnya.

    Senada dengan Kadisperindag Garut, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Garut, Yudi Hernawan, mengungkapkan bahwa kini pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk menjaga stabilitas harga bahan pangan pokok strategis, agar tidak terjadi kenaikan harga yang melambung tinggi di lapangan.
    “Jadi kesiapan kami menjelang bulan suci ramadhan kami menguatkan koordinasi dengan tingkat Provinsi Jawa Barat dalam hal penguatan ketahanan pangan, kemudian mengendalikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pangan pokok strategis. Jadi memang kewajiban kami mengambil langkah-langkah antisipatif memastikan ketersediaan stabilitas harga bahan pokok strategis dalam kondisi sekarang masyarakat daya belinya masih belum pulih akibat Covid-19,” ungkap Yudi.

    Pihaknya juga berkoordinasi dengan Bagian Perekonomian Setda Kabupaten Garut, di mana kondisi perekonomian masyarakat Garut menghendaki angka inflasi 2, 3 atau 4 persen. “Mudah-mudahan itu bisa terus stabil dengan tadi disampaikan diawal bahwa kita sudah memasuki masa pemulihan kondisi ekonomi karena Covid itu tadi diharapkan putaran ekonomi masyarakat Garut jadi bisa lebih baik ke depan sehingga konsumsi pangan bisa lebih baik, kemudian untuk hasil pertanian juga mudah-mudahan bisa lebih ditingkatkan lagi terutama untuk subsector peternakan,” ucapnya.

    Sementara, Eti (48) seorang pedagang sayuran di Pasar Mandalagiri mengatakan pada saat ini harga sayuran cenderung standar dan tidak ada kenaikan lagi setelah sebelumnya harga cabai melambung tinggi.
    “Sekarang mah standar, ieu malahan (ini malah) mah 50 persen turunnya alhamdulillah, teu aya anu majeng (tidak ada harga yang naik),” kata Eti saat ditemui tim Diskominfo di Pasar Mandalagiri, Kecamatan Garut Kota, Jum’at (9/4/2021).

    Eti menyebutkan, ia tidak melakukan persiapan khusus menjelang ramadhan karena stok barang di bandar sayuran tergolong cukup banyak. “Nggak (tidak akan menyetok barang), (harganya) nggak bakalan naik lagi (karena) stoknya di bandarnya banyak sekarang mah. Paling biasa-biasa aja sekarang mah jualannya juga nggak ramai seperti sebelum adanya corona,” lanjutnya.**wahyu

  • Kabupaten Garut Menjadi Lokasi Pembukaan FEKDI 2021 di Jawa Barat

    Kabupaten Garut Menjadi Lokasi Pembukaan FEKDI 2021 di Jawa Barat

    GARUT,koran-samudra.com – Kabupaten Garut menjadi lokasi dibukanya Festvial Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) Tahun 2021 di Jawa Barat, yang digelar oleh Bank Indonesia (BI) bekerja sama dengan Pemerintah Povinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar), bertempat di Pendopo Garut, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Jum’at (9/4/2021).

    Bupati Garut, Rudy Gunawan, bersyukur acara besar seperti FEKDI ini bisa digelar dan dibuka secara langsung di Kabupaten Garut. “Tentunya selaku Bupati Garut kami bersyukur pada Allah SWT, kita di masa pandemi ini menyelenggarakan sesuatu yang luar biasa, yaitu menyelenggarakan acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia yang dilaksanakan di Kabupaten Garut. Tentu kami juga berterimakasih kepada Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang telah memberi kepercayaan kepada kami untuk menyelenggarakan kegiatan ini di Kabupaten Garut,” ujar Rudy saat memberikan sambutannya.

    Rudy mengungkapkan dalam rangka Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD), pihaknya telah melakukan langkah-langkah konkret, guna meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Garut. “Tentu kami pun dalam rangka elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, telah melakukan langkah-langah konkret, yaitu di antaranya bagaimana kami melakukan digitalisasi pengeluaran dan pendapatan, sekarang transfer dari masing-masing SKPD, yang tentunya telah dilakukan dengan E-Banking. Dan tentu ini memberikan dampak makin akuntabilitasnya penyelenggaraan pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten Garut,” tutur Rudy.

    Sementara itu, Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, menyampaikan, ekonomi digital di Jawa Barat mengalami peningkatan, bahkan pembayaran kepada Pemprov Jabar mengalami kenaikan sekitar 30 persen di masa pandemi Covid-19.
    “Hari ini ada Festival Ekosistem Ekonomi Keuangan Digital, yang diinisiatifkan oleh Bank Indonesia perwakilan Jawa Barat, karena kita melihat bahwa selama Covid, ekonomi yang meningkat adalah ekonomi digital. Bahkan, pembayaran-pembayaran kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat meningkat 30 persen bukannya turun, karena hadirnya kemudahan digital,” ujar pria yang akrab disapa Kang Emil saat melakukan jumpa pers dengan wartawan seusai acara.

    Untuk saat ini, lanjut Emil, baru ada 10 kabupaten/kota yang sudah mempunyai Tim Perluasan Digitalisasi Daerah (TPDD) dan salah satunya Kabupaten Garut. “Untuk membuat konsep yang tersistematisasi, tiap kota/kabupaten harus bikin tim, ini bukan cuman omong-omong aja, tapi harus terstruktur ke semua kedinasan termasuk keuangannya, melalui tim percepatan dan perluasan digitalisasi daerah. Baru 10 yang berhasil, mengeluarkan surat peraturan atau keputusan bupati/walikota, mudah-mudahan di bulan-bulan kedepan bisa digenapkan di 27 kota/ kabupaten,” ucapnya.

    Disisi lain, Anggota XI Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia, Siti Mufattahah, menuturkan bahwa pihaknya mendorong berbagai macam anggaran guna ekonomi di Indonesia bisa bangkit, dan ia mendukung Kabupaten Garut bisa menjadi pionir berdirinya Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). “Terutama saya dari Komisi XI (DPR-RI), kebetulan adalah komisi yang berkaitan dengan keuangan dan perbankan serta perekonomian, maka fokus kami adalah ekonomi harus bangkit di tahun 2021 ini. Kami sudah mendorong berbagai macam anggaran, untuk bagaimana ekonomi bisa bangkit, baik itu dukungan untuk vaksin, kemudian dukungan untuk UMKM terutama. Saya pribadi sangat mendukung bagaimana Kabupaten Garut menjadi percontohan untuk UMKM nasional, bahwa Garut adalah tempat yang menjadi pionir berdirinya UMKM yang potensial,” tutur Siti.

    Sementara, Kepala Kantor Perwakilan BI Jabar, Herawanto, menyampaikan bahwa kegiatan FEKDI Jawa Barat merupakan sebuah inisiatif penting pemerintah provinsi dan seluruh pemerintah daerah di wilayah Jawa Barat bersama Bank Indonesia se-Jawa Barat yang juga didukung oleh pemangku kebijakan dan lembaga keuangan setempat. “Saya ingin menggarisbawahi, bahwa tim percepatan perluasan digitalisasi daerah ini adalah tim yang sifatnya koordinatif, dengan ketua adalah kepala daerah apakah itu di provinsi maupun kabupaten kota, karena sifatnya koordinatif, maka ini melibatkan berbagai otoritas,” jelas Herawanto.

    Ia mengatakan bahwa adanya FEKDI Jabar 2021 ini sangat penting guna mencapai Jabar provinsi digital.
    “Untuk itu, mari bersama-sama kita dukung upaya percepatan dan perluasan digitalisasi perekonomian Jawa Barat melalui dukungan terhadap FEKDI Jawa Barat 2021, sebagai bagian penting dari upaya bersama untuk mempercepat pemulihan ekonomi Jawa Barat di masa pandemi serta untuk mencapai Jabar sebagai Provinsi Digital.” pungkasnya.**wahyu