Blog

  • Bupati Garut Ingatkan ASN Terhadap Komitmen Agar Terhindar Dari Radikalisme

    Bupati Garut Ingatkan ASN Terhadap Komitmen Agar Terhindar Dari Radikalisme

    GARUT,koran-samudra.com – Bupati Garut, Rudy Gunawan mengingatkan kepada para ASN (Aparatur Sipil Negara) di Kabupaten Garut untuk terhindar dari radikalisme. Hal ini disampaikan Bupati pada kegiatan apel gabungan terbatas di Lapangan Sekretariat Daerah, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (5/4/2021).

    Bupati Garut Ingatkan ASN Terhadap Komitmen Agar Terhindar Dari Radikalisme

    Rudy Gunawan menuturkan, agar PNS (Pegawai Negeri Sipil) dan para ASN untuk tetap setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. “Saya mengumpulkan yang pertama adalah ingin mengingatkan kembali saudara-saudara sebagai pegawai negeri sipil aparatur sipil negara setia kepada Pancasila dan undang-undang dasar 1945 juga setia kepada NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” ucap Rudy Gunawan

    Bupati menyampaikan bahwa radikalisme merupakan hal yang dilarang dan jika ada salah satu ASN yang memiliki pemikiran radikalisme akan dilakukan pemecatan secara tidak terhormat. “Radikalisme dan pemikiran-pemikiran lain yang menyimpang dilarang dan itu menjadi bagian untuk dilakukan pemecatan dengan tidak hormat terhadap aparatur sipil negara. Kondisi ini sengaja ingin saya sampaikan dan kami mendapatkan perintah jajaran aparatur sipil negara diingatkan kembali untuk berkomitmen terhadap Pancasila dan undang-undang dasar 1945,” ujarnya.

    Dengan ini, Bupati Garut mengimbau kepada para atasan seperti kepala SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) untuk mengawasi para ASN agar terhindar dari perbuatan yang menyimpang. “Saya mohon kepala atasan dari mulai kepala SKPD, kepala bidang, kepala seksi mengawasi apabila ada perbuatan-perbuatan menyimpang yang bersifat radikal bertentangan dengan Pancasila dan undang-undang dasar 1945 untuk segera melaporkan kepada atasannya,” lanjut Bupati Garut.

    Hal ini didasari dengan kejadian-kejadian saat ini yang sedang hangat dibicarakan. Maka dari itu Bupati Garut berharap agar kejadian mengenai radikalisme ini tidak sedikitpun menyentuh ASN. “Kondisi sekarang tidak tahu kita lelah katanya lengah sehingga ada beberapa kejadian dan kejadian ini tidak boleh sedikitpun menyentuh aparatur sipil negara. Hal yang berhubungan dengan ajaran, hal yang berhubungan dengan sifat, hal yang berhubungan dengan perilaku,” pungkas Bupati Garut.**wahyu/wawan s

  • Pemkab Garut Laksanakan Verifikasi Lapangan Terkait Pengarusutamaan Gender

    Pemkab Garut Laksanakan Verifikasi Lapangan Terkait Pengarusutamaan Gender

    GARUT,koran-samudra.com– Pemerintah Kabupaten Garut melaksanakan Verifikasi Lapangan Pelaksanaan Pengarusutamaan Gender (PUG) Dalam Rangka Pemberian Penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020 yang diselenggarakan di Aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA), Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (5/4/2021). Acara ini dihadiri oleh para SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) di Kabupaten Garut.

    Pemkab Garut Laksanakan Verifikasi Lapangan Terkait Pengarusutamaan Gender

    Sekretaris Deputi Bidang Kesetaraan Gender Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak, Dewi Respatiningsih memaparkan bahwa Indeks Pembangunan Gender (IPG) nasional ditargetkan mencapai angka 91,29 pada tahun 2024. “Indeks Pembangunan Gender masih menjadi indikator keberhasilan dalam pembangunan manusia. Yang secara nasional ditargetkan mencapai angka 91,29 pada tahun 2024,” kata Dewi secara virtual melalui aplikasi telekonferensi.

    Ia juga menuturkan, adanya kegiatan ini bertujuan untuk melihat lebih dalam bagaimana pelaksanaan dari strategi PUG di lapangan. “Adapun pertemuan pada hari ini bertujuan melihat kembali, melihat lebih dalam lagi tentang pelaksanaan dari strategi PUG di lapangan. Dan kami sangat berharap tim verifikator kami dapatkan data yang lebih komprehensif dan objektif untuk melengkapi data,” ujarnya.

    Dewi berharap dengan adanya penghargaan APE ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik laki-laki maupun perempuan. “Kami sangat berharap bahwa tujuan utama tidak semata-mata hanya untuk mendapatkan penghargaan APE namun lebih kepada meningkatkan kesejahteraan masyarakat baik laki-laki maupun perempuan,” ucap Dewi.

    Sementara, Bupati Garut Rudy Gunawan mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari kesungguhan Kabupaten Garut dalam mengikuti verifikasi Anugerah Parahita Ekaparya Tahun 2020. “Tentu ini merupakan bagian dari kesungguhan Kabupaten Garut dalam rangka menyambut verifikasi Anugerah Parahita Ekaparya Tahun 2020. Tentunya kita bersyukur di masa pandemi ini kita bisa melaksanakan tugas kewajiban sebagai pemerintah daerah,” kata Rudy.

    Bupati menyampaikan dalam upaya perlindungan perempuan dan anak di Kabupaten Garut, pihaknya telah menyiasati dengan membentuk satgas di kecamatan maupun di tingkat desa.
    “Ini disiasati dengan satuan gugus tugas baik yang ada di kecamatan maupun yang ada di tingkat desa. Tentunya kami bersungguh-sungguh dalam hal ini, dan kami Alhamdulillah di tahun 2018 salah satu puskesmas kami dinyatakan sebagai puskesmas layak anak terbaik nasional,” terangnya.

    Selain itu. Pemerintah Kabupaten Garut telah membuat Peraturan Daerah Nomor. 10 Tahun 2020 yang menjadi komitmen dalam Pengarusutamaan Gender di Kabupaten Garut.
    “Di dalam rangka bagaimana kesetaraan gender ini dilaksanakan, kamipun telah membuat peraturan daerah nomor 10 tahun 2020, menyangkut mengenai masalah kesetaraan gender, hingga masalah ini menjadi fokus dilaksanakan oleh lintas-lintas SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah),” ujar Bupati Garut.

    Kepala BAPPEDA Kabupaten Garut, Agus Ismail menyampaikan kegiatan ini merupakan sebagai langkah untuk terus meningkatkan PUG di Kabupaten Garut dalam konteks pembangunan.
    “Tentu saja ini menjadi situasi bagi Kabupaten Garut untuk terus dapat meningkatan bagaimana kesetaraan gender dalam konteks pembangunan di Kabupaten Garut pada saat ini tanpa hambatan,” kata Agus.

    Senada dengan yang diucapkan Rudy Gunawan, Agus juga menyebutkan bahwa Pemerintah Kabupaten Garut telah membuat peraturan daerah yang merupakan salah satu prasyarat utama dalam kesetaraan gender di Kabupaten Garut. “Dari sisi 7 prasyarat utama kesetaraan gender sebagaimana disampaikan oleh Bapak Bupati kita telah membuat peraturan daerah yang menjadi suatu payung hukum bagaimana pengarusutamaan gender menjadi salah satu sasaran pembangunan di Kabupaten Garut,” ujarnya.**wahyu

  • Yudha Puja Turnawan Perjuangkan Lansia Miskin Yang Belum Dapat Bansos Di Bayongbong

    Yudha Puja Turnawan Perjuangkan Lansia Miskin Yang Belum Dapat Bansos Di Bayongbong

    GARUT,koran-samudra.com– Sebagai Anggota DPRD Dapil 1 Fraksi PDI Perjuangan, Yudha Puja Turnawan tidak selalu saja membantu di wilayah Dapil nya tetapi Yudha juga terus membantu di seluruh Kabupaten Garut,Yudha juga mendapatkan Amanat sebagai Ketua DPC dari PDIP yang berkewajiban memperhatikan berbagai aspirasi yang harus diperhatikan dari masyarakat yang ada di Kab Garut.

    Yudha Puja Turnawan Perjuangkan Lansia Miskin Yang Belum Dapat Bansos Di Bayongbong

    Ini bukti nyata di luar Dapilnya l mendapatkan keluhan dari warga miskin di Desa Sukarame dan Desa Sukamanah Kecamatan Bayongbong yang tidak mendapatkan bantuan sosial dari Pemerintah. Keluhan itu Yudha terima ketika kunjungan ke dua desa tersebut, Senin (05/04/21).
    Kunjungan pertama Yudha lakukan di Kampung Batugede, Desa Sukamanah, Kecamatan Bayongbong, yaitu kepada lansia miskin kakak beradik yaitu mak Sanah dan mak Nesih.
    “Saya silaturahmi ke lansia janda tua kakak beradik emak Nesih dan emak Sanah, mendengarkan curahan hati mereka sambil berbagi tali asih, sembako untuk emak Sanah dan emak Nesih,” ujar Yudha.

    Keduanya sebut Yudha sehari-hari bekerja menjadi buruh tani dengan penghasilan yang sangat minim. Dengan kondisinya seperti itu, menurut Yudha keduanya harusnya menjadi prioritas dalam mendapatkan bantuan sosial dari Pemerintah.

    Setelah dicek dan konfirmasi kepada Dinas Sosial, Yudha mendapati bahwa mak Nesih rupanya belum masuk ke dalam DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). Artinya memang mak Nesih tidak akan pernah mendapatkan bantuan sosial dari Pemerintah ketika tidak masuk ke dalam DTKS.

    Lain halnya dengan mak Sanah, menurut Yudha Mak Sanah sendiri sudah masuk ke DTKS namun sampai sekarang belum pernah mendapatkan Bantuan Sosial.
    Kemudian Yudha juga berkunjung ke ke lansia tua lainnya yaitu mak Holida yang hidup sebatang kara di Kampung Batugede, Desa Sukamanah. Kondisi mak Holida juga tak kalah memprihatinkanya. Rumah mak Holida sudah tak layak lagi ditempati.

    Setelah itu kunjungan dilanjutkan lagi ke Kampung Cisarana, Desa Sukarame, Kecamatan Bayongbong yang memang berbatasan dengan Desa Sukamanah.
    “Silaturahmi ke janda tua di Kampung Cisarana Desa Sukarame, Kecamatan Bayongbong. Di tengah pandemik covid-19 banyak yang terdampak secara ekonomi terutama kelompok paling rentan seperti janda tua. Menjelang Ramadan, saya selaku Wakil Rakyat memiliki tanggung jawab sosial untuk menyapa Warga yang paling rentan,” ujar Yudha yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Garut itu.

    Kepala Bidang Linjamsos, Dinas Sosial Kabupaten Garut, Dadang Bunyamin membenarkan bahwa lansia atas nama mak Nesih memang belum masuk ke dalam DTKS setelah dicek di sistem. Sementara mak Sanah sudah masuk di dalam DTKS namun belum mendapatkan Program Bantuan Sosial.

    Dadang menjelaskan, mekanisme untuk memasukkan warga miskin ke dalam DTKS adalah melalui Pemerintah Desa setempat. Desa melakukan pendataa secara offline kemudian dilaporkan ke Dinas Sosial. Nah nanti petugas operator di Dinas Sosial yang bertugas untuk melakukan ekspor data secara online ke Pusdatin.
    “Kalau mekanisme mau masuk DTKS, itu di-offline kan dulu dari desa terus nanti oleh operator kabupaten di-ekspor ke pusdatin,” tegasnya.

    Dadang sendiri nanti akan berkoordinasi dengan bidan terkait di Dinas Sosial kaitan dengan kasus Mak Nesih dan Mak Sanah,keduanya akan diperjuangkan untuk mendapatkan sesuai harapan yaitu masuk sebagai penerima Program Bansos dari Pemerintah.
    ” Oleh saya juga dikoordinasikan ke bidang yang menangani lanjut usia,” ujarnya** wawan s

  • Sambut bulan Ramadhan, Kapolsek Cikaum dan Danramil Purwadadi Bareng Kades Laksanakan Kerja Bakti…

    Sambut bulan Ramadhan, Kapolsek Cikaum dan Danramil Purwadadi Bareng Kades Laksanakan Kerja Bakti…

    Subang, koran-samudra.com – Kapolsek Cikaum, AKP, Kustiawan, S.Pd, M.M, CHRA, beserta Danramil Purwadadi – Cikaum, Kapten. Zeni Alipudin dan Camat Cikaum, Asep Sopandi. S.Pd. M.M serta Kepala Desa Se-Kecamatan Cikaum, jelang bulan suci ramadhan tiba. laksanakan kerja bakti bersih-bersih disepanjang ruas jalan desa cikaum timur, sabtu ,(3-4-2021)

    Sambut bulan Ramadhan, Kapolsek Cikaum dan Danramil Purwadadi Bareng Kades Laksanakan Kerja Bakti…

    Kapolres Subang , AKBP. Aries Kurniawan Widiyanto. SH , Melalui Kapolsek Cikaum, AKP, Kustiawan, S.Pd .M.M, ketika dikonfirmasi dilokasi kerja terkait giat kerja bakti yang melibatkan unsur muspika dan para kepala desa se – kecamatan cikaum menjelang bulan ramadhan tiba kami beserta anggota polsek laksanakan kegiatan kerja bakti bersih – bersih dan penebangan pohon yang dianggap mengganggu pengguna jalan disepanjang ruas jalan desa cikaum timur, yang melibatkan unsur muspika dan kepala desa se-kecamatan cikaum guna menghindari kecelakaan lalulintas dalam rangka kegiatan Ops Aman Nusa II tahun 2020 serta pencegahan penyebaran virus corona (Covid – 19) pelaksanaan kegiatan kerja bakti tersebut diantaranya membersihkan saluran air agar tidak terjadi banjir dan penebangan pohon, tujuannya agar ruas jalan tersebut terlihat bersih dan terang. Menjelang bulan ramadhan tiba kami mengajak muspika kecamatan cikaum dan kepala desa agar aktif berkomunikasi dengan pihak kepolisian untuk mengantisipasi hal – hal yang tidak diinginkan, kata polsek kepada wartawan koransamudra.

    Giat kerja bakti penebangan pohon dan bersih – bersih saluran air dijalan cikaum timur ini, lanjut kapolsek, tujuannya guna mengurangi tingkat kecelakaan lalulintas yang diakibtkan banyaknya pohon yang menutupi ruas jalan , dengan dilaksanakanya kerja bakti penebangan pohon sehingga jalanan terlihat terang dan indah. dalam rangka Ops Aman Nusa II untuk pencegahan penyebaran Virus Corona (Covid – 19) tahun 2020 , kegiatan kerja bakti ini melibatkan para kepala desa dan Rt .Rw se – kecamatan cikaum , jauh lebih penting lagi selain kerja bakti semoga dengan adanya kegiatan ini dapat menjalin hubungan silaturahmi yang baik antar perangkat desa,
    Muspika pungkas Kapolsek..

    Dilokasi yang sama, Camat Cikaum, Asep Sopandi, S.Pd saat dikonfirmasi tentang pelaksanaan kegiatan kerja bakti menerangkan , Alhamdulillah para kepala desa dan Rw serta Rt sangat antusias dalam hal kerja bakti , pasalnnya sebentar lagi bulan suci ramadhan tiba tentu kita semua harus mempersiapkan baik sarana maupun prasarana sehingga ketika orang jalan – jalan sore atau istilah orang sunda “Ngabuburit” nunggu waktu adzan tiba, semuanya harus kita persiapkan agar mereka merasa nyaman. Dan Bila menggunakan kendaraan sangat aman berlalulintas, soalnya jalan diwilayah desa cikaum timur banyak pohon bambu dan pohon lainya yang sering tumbang menutupi jalan dan bila malam jalanan terlihat gelap, dengan dilaksanakanya kerja bakti bersih – bersih saluran air juga lancar tidak akan banjir. Kegiatan yang lainya penebangan/pangkas pohon yang dianggap mengganggu pengguna jalan dibersihkan, ungkap Camat kepada wartawan koransamudra ,***Herdi***

  • Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Subang akan menggelar Reuni Akbar Bersama Forum Silaturahmi Antar Alumni (FORSAA) MTs Negeri 1 Subang..

    Madrasah Tsanawiyah Negeri 1 Subang akan menggelar Reuni Akbar Bersama Forum Silaturahmi Antar Alumni (FORSAA) MTs Negeri 1 Subang..

    Subang,koran-samudra.com – Musyawarah pematangan dan pembahasan reuni akbar MTs Negeri 1 Subang digelar di aula Ponpes Bahrul Ulum, Sabtu (3-4-2021).

    Rencananya Reuni Akbar Alumni MTs Negeri 1 Subang akan digelar pada 18 Juli 2021 mendatang.

    Kegiatan menggunakan prokes covid 19, dihadiri panitia reuni akbar, Ketua reuni akbar Wandi Solihin Mukhtar, Dewan Pembina FORSAA Drs. Turmedia, penasehat umum reuni akbar Drs H. Agus Sutardi M.Si. dan Wakil Ketua reuni Engkus Kusmara.

    Ketua Reuni Akbar sekaligus Ketua Forum Silaturahmi Antar Alumni (FORSAA) MTs Negeri 1 Subang Wandi Solihin Mukhtar, menyebut, dalam rapat reuni akbar ini pihaknya perlu dukungan dari semua pihak terutama para panitia reuni agar bersinergi untuk suksesnya kegiatan ini.

    Dia mengatakan, dalam pembagian proposal ini adalah sebagai bahan acuan kepada para alumni dan perlu mereka tahu dalam kegiatan reuni ini.

    Saya perlu dukungan dari semua angkatan MTs Negeri 1 Subang di mana saja berada kita wujudkan reuni akbar ini, saya terima kasih dan mengapresiasi kepada guru selaku pembina reuni yang telah berkenan hadir dalam kegiatan reuni ini, Ujar Wandi.

    Reuni Akbar ini akan digelar pada 18 Juli 2021 mendatang.

    Diharapkan kepada para panitia ini agar solid serta sinergitas dan bekerja iklas, amanah tanpa pamrih dan diberikan kelancaran dalam melakukan aktiftasnya. Diharapkan kegiatan reuni ini dapat berjalan lancar serta kondusip dan tidak terlepas saya butuh dukungan dari semua pihak terutama para alumni MTs Negeri Subang, terangnya.

    Penasehat Umum Reuni Akbar sekaligus Penasehat Forum Silaturahmi Antar Alumni (FORSAA) MTs Negeri 1 Subang Drs. H. Agus Sutardi, M.Si mengapresiasi rapat reuni akbar ini.

    Ini merupakan silaturahmi bagi seluruh alumni angkatan sehingga diikat dengan sebuah forum yang di dalamnya akan menumbuhkan silaturahmi antar alumni, tuturnya.

    Diharapkan kedepan dengan adanya kegitan reuni akbar ini semoga dapat menanamkan tali silarurahmi yang lebih erat lagi, serta bagi para alumni lintas angkatan di mana saja berada dan reuni akbar ini kita jadikan sebuah ajang silaturahmi, semoga reuni ini berjalan lancar, ungkapnya.

    Pembina Forum Silaturahmi Antar Alumni (FORSAA) Turmedia. YR. S.Pd. menjelaskan, dalam rapat reuni akbar ini, perlu evaluasi dan perlu sinergi di antara para panitia agar lebih meningkatkan tali silaturahmi maka perlu diikat dengan Forum Silaturahmi Antar Alumni (FORSAA).

    Diharapkan kegiatan reuni akbar ini didukung semua pihak agar terjalin silaturahim sesama Alumni dan semoga acara nanti berjalan lancar, pungkasnya.
    ***Moris.Uw***

  • Pasca Kejadian Truk Bata Yang  Menelan Korban ,Yudha Berikan Santunan Ke Para Korban

    Pasca Kejadian Truk Bata Yang Menelan Korban ,Yudha Berikan Santunan Ke Para Korban

    GARUT,koran-samudra.com-sebagai ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut Yudha Puja Turnawan yang didampingi jajaran pengurus dan Kader PAC PDI Perjuangan Kecamatan Karangpawitan Jajang Ajat Sudrajat turun langsung takziah kerumah para korban kecalakaan memberikan bantuan sembako dan uang tunai hari ini sabtu(03/04/21) langsung ke Kp Harendong RT:02 RW:06 Desa sindanggalih Kec Karangpawitan Kab Garut.

    Pasca kejadian truk Bata yang Menelan Korban ,Yudha Berikan santunan Ke Para Korban

    Ketua DPC PDIP Garut Yudha Puja Turnawan yang juga Ketua Fraksi PDIP DPRD Garut mengungkapkan rasa belasungkawa kepada keluarga korban yang meninggal. “Saya atas nama jajaran kepengurusan DPC PDI Perjuangan turut berduka cita atas meninggalnya para santri yang meninggal akibat kecelakaan,” katanya.
    Pasca kejadian truk Bata yang Menelan Korban ,Yudha Berikan santunan Ke Para Korban

    Yudha pun memberikan bantuan sembako dan uang duka kepada keluarga korban kecelakaan. “Allhamdulilllah kami dapat bertakziah ke keluarga korban dan kami pun memberikan sembako dan uang duka semoga bermanfaat bagi keluarga yang ditinggalkan.” Kata yudha.

    Ketua PAC PDIP Kecamatan Karangpawitan yang diwakili Jajang Ajat Sudrajat merasa berterima kasih kepada ketua DPC PDIP Garut yang berkenan hadir di keluarga yang tertimpa musibah.
    “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada ketua DPC atas kehadiran dan turut belasungkawa atas kejadian yang menimpa warga kecamatan karangpawitan.” Katanya.

    Wakil Ketua PAC PDIP Karangpawitan pun berharap kepada keluarga yang ditinggalkan tetap tabah dan tawakal. “Kami memohon doa agar keluarga yang ditinggalkan mendapatkan ketabahan dan ketawakalan, semoga almarhum diterima Allah SWT dengan seluruh amal petbuatannya di dunia. Aamin.” Tandasnya.**wawan s

  • Tragedi Truk Penarik Bata Masuk Madrasah ketika Anak Anak Sedang Belajar

    Tragedi Truk Penarik Bata Masuk Madrasah ketika Anak Anak Sedang Belajar

    GARUT,koran-samudra.com-sungguh tidak terduga di saat Anak-Anak sedang menuntut ilmu di Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliah(NURUL BAROKAH) yang beralamat di kp Harendong RT:02 RW:06 Desa sindanggalih Kec Karangpawitan Kab Garut,masuk truk penarik Bata merah yang di duga rem blong menabrak banguan Madrasah pada hari Jumat (02/04/21).

    Tragedi Truk Penarik Bata Masuk Madrasah ketika Anak Anak Sedang Belajar

    Dalam kejadian tersebut hadir dari Laka lantas polsek Karangpawitan yang langsung ke tempat kejadian bersaman dengan Laka lantas Kaporles Garut serta anggota Koramil karngpawitan.

    Dalam kejadian tersebut korban
    Anak-Anak yang sedang belajar serta Guru Didik 2 nya.Anak -Anak yang sedang belajar yang jumlah 28 murid yang terbagi belajar di 2 kelas yaitu kelas 3 dan kelas 4,Dalam pantawan koran samudra di lapangan Korban luka luka langsung di bawa ke puskesmas Karangpawitan dan RSUD Slmet Garut.Korban yang terjadi dalam peristiwa tersebut 2 orang meninggal dunia di tempat kejadian yaitu Sopir truk yang bernama Suhanda umur 51 tahun yang beralamatkan di Kp kostarea Desa Mekarluyu Kec Sukawening Kab Garut serta Anak yang sedang belajar 1 Orang meninggal di tempat yaitu Dede yang berumur 12 tahun dan lama kemudian 1 korban lagi yang meninggal selang mendapatkan perawtan yaitu Nadia berumur 12 tahun dan 8 Orang luka ringan serta 1 Orang luka berat.

    Tragedi Truk Penarik Bata Masuk Madrasah ketika Anak Anak Sedang Belajar
    pKronologis yang di dapat dari masyarakat yang tidak mau di sebut nanya,truk penarik Bata merah yang dari arah kp nangoh tersebut tidak bisa menahan lolos rem yang jalan nya menurun di Kp harendong dan tidak dapat belok ke Arah kanan sehingga lurus terjerumus ke dalam madrasah sehingga menghantam madrasah Nurul Barokah sehingga terjadi melindas Anak anak di bawah yang sedang belajar.

    Pantantuan dari media koran samudra pengepakuasian ketika Anaka Anak terlindas truk bata merah sungguh sangat tragis dan lama di karnakan masyarakat dalam penyelamatan dengan alat se adnya,truk bata tersebut susah untuk di angkat yang dimana ada korban terlindas Samapi kepala nya hancur.

    kejadian ini membuat perhatian semua kalangan serta banyak masyarakat yang dari luar pingin mengetahui langsung kejadian pengepakuasian truk tersebut. untuk di mengangkat truk ke jalan membutuhkan waktu yang lama karena posisi yang sulit serta lokasi yang sempit.**wawan s

  • Warga di Kabupaten Subang bergembira Pasien yang sembuh dari covid 19 mencapai 3. 886 orang, 82,5 % tinggi sekali..

    Warga di Kabupaten Subang bergembira Pasien yang sembuh dari covid 19 mencapai 3. 886 orang, 82,5 % tinggi sekali..

    Subang,koran-samudra.com –
    Kabar yang menggembirakan untuk warga di kabupaten Subang, bahwa pasien yang sembuh dari Covid- 19 mencapai 3.886 orang dengan begitu angka kesembuhan bagi pasien yang terkena Covid- 19 tinggi.

    Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang yang juga jubir satgas covid 19 Dr. Maxi di hadapan para Wartawan mengatakan bahwa, kabar yang mengembirakan tersebut bahwa yang sembuh dari Covid- 19 mencapai 3 886 orang, sekitar 82,5 % angka kesembuhan tinggi sekali, sehingga yang masih bersetatus positif Covid-19 tinggal 487 orang.

    Yang biasanya diangka 700 sampai 800 orang, berarti ada peningkatan 400 orang lebih, kemudian yang meninggal ada 103 orang termasuk 3 diantaranya orang kesehatan, ujar Maxi.

    Selanjutnya, Evaluasi skema PPKM 3 bulan, minggu pertama 634 itu dari tanggal 1 sampai 7 Maret, minggu ke dua 674 dari tanggal 8 sampai 14 Maret, kemudian tanggal 15 sampai 21 Maret 114 dan minggu sekarang hari ke 4 ini belum sampai 100.

    Artinya, kalau sampai hari minggu saya yakin dan berdo’a mudah-mudahan tidak ada lonjakan, tetunya ini sesuatu yang menggembirakan, tapi menjelang hari ini dan kedepan, ada libur panjang, biasanya dimanfaatkan oleh keluarga, atau ada urusan diluar kota, pemerintah secara resmi , dalam hal ini bapak Presiden sudah menganjurkan tidak ada mudik lebaran pada tahun ini, imbuhnya.

    Dengan begitu, tentunya kami harus menyampaikannya, menghimbau kepada masyarakat kalau tidak ada kepentingan yang mendesak tundalah mudik.

    Sampai hari ini, yang divaksin di kabupaten subang baru 22 ribu artinya masih sedikit banget dengan begitu mesti lebih sabar lagi, gembira boleh karena turun kasusnya tetapi tetap harus bersabar dan tetap selalu ikuti Protokol Kesehatan (Prokes). Jaga jarak, hindari kerumunan, cuci tangan pake sabun di air yang mengalir gunakan masker, Ungkapnya.
    ***Moris***

  • HUT Subang ke-73 Tahun 2021 dianggarkan Rp.2 Milyar,  Dimeriahkan Ekpos 73 Kuliner Daerah. naik dari perayaan Tahun 2020 Sebesar Rp1,5 Milyar…

    HUT Subang ke-73 Tahun 2021 dianggarkan Rp.2 Milyar, Dimeriahkan Ekpos 73 Kuliner Daerah. naik dari perayaan Tahun 2020 Sebesar Rp1,5 Milyar…

    Subang, Koransamudra.com –
    Kabupaten Subang memperingati Milangkala atau Hari Ulang Tahun (HUT) ke-73 Tepatnya pada tanggal 4 April 2021.

    Meski masih dalam suasana pandemi covid-19, Pemkab Subang tetap akan memeringatinya dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes). Sejumlah acarapun akan digelar, diantaranya ekspos 73 jenis kuliner daerah.

    Gelar ekspos 73 kuliner khas daerah Subang ini dibahas dalam rapat koordinasi (Rakor) yang dipimpin oleh Pj Sekda Subang H Asep Nuroni, S.Sos., M.Si pada Jum’at 26-3-2021 lalu,
    Turut hadir perwakilan Event Organizer (EO).

    Menurut perwakilan dari pihak Event Organizer Fajar, ekspos 73 kuliner daerah akan digelar selama 2 hari untuk memperingati acara Hari Jadi Kabupaten Subang nanti, namun dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan (Prokes).

    Dalam acara nanti akan dilakukan beberapa sistem seperti dengan model Drive Thru maupun pembatasan jam untuk pengunjung dengan diberikan Id Card agar menghindari jumlah kerumunan yang cukup banyak dan memakan waktu yang lama, ujarnya.

    Pj Sekda Subang H Asep Nuroni mengatakan, pemerintah daerah sangat mendukung kegiatan ini namun dengan catatan harus memperhatikan beberapa protokol kesehatan (Prokes).

    Pemerintah Daerah mensupport untuk acara yang positif seperti ini karena berhubungan dengan memperkenal kan warisan kekayaan daerah kuliner khas Subang namun patut diketahui juga di masa pandemi ini segala kemungkinan bisa terjadi. Karena tidak bisa memutuskan secara langsung akan tetapi harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan pihak terkait seperti Satgas Covid untuk teknis lebih lanjutnya, ungkapnya.

    Di kesempatan yang sama, menurut perwakilan Polres Subang sendiri, akan mengkaji ulang untuk kegiatan yang bisa menimbulkan kerumunan ini karena di masa pandemi akan sangat riskan dengan segala kemungkinan terburuk yang bisa terjadi.

    Hal senada pun diungkapkan pihak Satgas Covid 19 Kab.Subang Komara yang mengatakan bahwa protokol kesehatan (Prokes) harus tetap dipatuhi apabila kegiatan nanti bisa terlaksana.

    Lantas, berapa biaya yang dikeluarkan Pemkab Subang untuk memeringati HUT ke-73 di tahun ini walau dalam suasana pandemi covid-19,

    Menurut Kabid Anggaran BKAD Subang, Khairil Syahdu, anggaran peringatan HUT Kabupaten Subang ke-73 tahun 2021 sebesar Rp. 2 milyar.
    Ada kenaikan dengan perayaan HUT ke-72 tahun 2020 saat awal terjadinya pandemi covid-19 anggaran sebesar Rp1,5 miliar…. Milangkala Kab.Subang harus dirayakan walau suasana tahun ini masih Prihatin dengan adanya Pandemi covid 19 Protokol Kesehatan (Prokes) tetap harus dilaksanakan…
    #Subang JAWARA# ***Moris.Uw***

  • Program YESS Petani Milenial Kabupaten Subang Bakal Garap 6.000 Hektar Lahan ‘Nganggur’ PTPN

    Program YESS Petani Milenial Kabupaten Subang Bakal Garap 6.000 Hektar Lahan ‘Nganggur’ PTPN

    Subang, Koran-samudra.Com Bupati Subang H. Ruhimat sering disapa Kang Jimat menghadiri sekaligus membuka Rapat Koordinasi Program YESS yang menghadirkan seluruh stakeholder se Kabupaten Subang tahun 2021 di ruang aula BP4D, Kamis (1-4-2021).

    Program YESS Petani Milenial Kabupaten Subang Bakal Garap 6.000 Hektar Lahan ‘Nganggur’ PTPN

    Rapat Koordinasi tersebut dilaksanakan dalam rangka tindaklanjut terpilihnya Subang bersama 14 kabupaten lainnya dalam Program YESS (Youth Entrepreuneurship and Employment Support Services Programme) yaitu Program Pengembangan Kewirausahaan dan Ketenagakerjaan Pemuda di sektor Pertanian.

    Dalam laporannya, Kepala BP4D Subang sekaligus koordinator stake holder Program YESS Kabupaten Subang Hari Rubiyanto, S.STP, M.Si menuturkan bahwa Program YESS merupakan program yang dapat memacu anak muda untuk berperan serta menjadi petani milenial yang memiliki Sumber Daya Manusia di bidang pertanian yang profesional, mandiri, berdaya saing dan memiliki jiwa wirausaha.

    Menurut Hari bahwa rapat koordinasi ini melibatkan berbagai unsur perangkat daerah diantaranya dinas pertanian, dinas peternakan, dispemdes, dinas pendidikan, dinas parpora, ketahanan pangan, disdukcapil, disnaker dan bagian perekonomian serta melibatkan pula pihak perbankan.

    Direktur Polibangtan sekaligus penanggung jawab program YESS Jawa Barat Dr. Ir. Siswoyo, MP memaparkan bahwa program YESS merupakan program kementerian pertanian berskala nasional bahkan internasional yang dilaksanakan di 4 provinsi dan 15 kabupaten di Indonesia.

    Di Jawa Barat dilaksanakan di Kabupaten Subang, Tasikmalaya, Cianjur dan Sukabumi, ujarnya.

    Siswoyo mengatakan bahwa tujuan dibentuknya tim koordinasi stake holder program Yess adalah berbagi pengetahuan dan pengalaman pengembangan sektor pertanian, bertanggung jawab mensukseskan program, memberikan saran dan masukan terkait pelaksanaan program serta menyiapkan rencana aksi pemberdayaan pemuda pertanian, pendampingan, monitoring dan evaluasi.

    Sementara itu, Bupati Subang H.Ruhimat (Kang Jimat) mengatakan bahwa penyelenggaraan forum rapat koordinasi ini merupakan momen yang sangat penting dan strategis untuk mengkomunikasikan serta mengkoordinasikan rencana pelaksanaan pembangunan di bidang pertanian yang mampu menjawab isu-isu strategis.

    Dia menyampaikan bahwa pemerintah daerah telah melakukan berbagai upaya salah satunya kerjasama dengan PTPN VIII dalam rangka optimalisasi pemanfaatan lahan yang salah satunya untuk pembangunan Kampung Tani Milenial.

    Ada 6.000 hektar lahan yang bisa dimanfaatkan ungkap Kang Jimat.

    Hadir dalam kesempatan tersebut Direktur Polibangtan, perwakilan pengurus YESS Jawa Barat, Pj. Sekda, Asda, kepala perangkat daerah terkait, Pimpinan BJB, para camat se Kabupaten Subang melalui zoom meeting.. *** Moris ***