Blog

  • Disnakertrans Garut Jalin Kerja Sama Dengan BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya

    Disnakertrans Garut Jalin Kerja Sama Dengan BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya

    GARUT,koran-samudra.com- BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya bekerja sama dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Garut untuk perluasan cakupan kepesertaan dan peningkatan kepatuhan program Jaminan Kesehatan Nasional.

    Kesepakatan ini dalam rangka pelaksanaan ketentuan Pasal 2 PP Nomor 85 Tahun 2013 Tentang Tata Cara Hubungan Antar Lembaga Badan Penyelenggara Jaminan Sosial, maka dari itu Kementerian Ketenagakerjaan bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

    Kesepakatan ini ditandatangani langsung oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Garut, Erna Sugiarti dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya, Agus Ramlan Hidayat di Kantor Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Jl. Guntur Cendanana, Desa Haurpanggung Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jumat (26/3/2021).

    Erna menuturkan, kesepakatan ini bertujuan untuk memperluas kepesertaan dan tingkat kepatuhan dalam program BPJS terutama untuk pekerja di Kabupaten Garut. “Kesepakatan bersama ini bertujuan untuk perluasan kepesertaan dan peningkatan kepatuhan dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional di tingkat Kabupaten Garut terutama bagi pekerja penerima upah disesuaikan dengan tugas dan fungsi Disnakertrans dalam membina perusahaan di Kabupaten Garut,” tutur Erna didampingi Kepala Bidang Hubungan Industri, Ricky R. Darajat.

    Erna berharap, setelah adanya kesepakatan ini program jaminan kesehatan bisa berjalan dengan efektif dan efisien serta terkoordinasi dengan baik. “Diharapkan adanya kesepakatan bersama ini menjadi suatu upaya bersama untuk memanfaatkan sumber daya yang ada berdasarkan azas saling membantu dan saling mendukung agar penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional di Kabupaten Garut dapat berjalan efektif, efisien dan terkoordinasi,” tutur Erna.

    Sementara itu Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tasikmalaya, Agus Ramlan Hidayat, mengapresiasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Garut atas sinergitas yang telah dibangun atas dukungan yang selama ini sudah diberikan, serta sinergi kedua instansi, juga dukungan Pemerintah Kabupaten Garut, dalam mengoptimalkan penyelenggaraan Program JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat) khususnya bagi tenaga kerja.

    “Karena di Kabupaten Garut ini masih terdapat badan usaha yang memberikan kepada pekerja penghasilan di bawah UMK (Upah Minimum Kabupaten), tidak adanya perjanjian kerjasama antara pemberi kerja dengan pekerja, juga yang belum tertib membayar iuran JKN Sehingga kami mohon dukungan, mungkin salah satunya dalam bentuk pertukaran data-data yang dapat mensinergikan kegiatan. Kiranya kerjasama ini terus akan ditingkatkan, dan berlanjut dengan baik,” ungkap, Agus **wawan s/ws

  • Kemensos RI dan Pemkab Garut Tetapkan 2 Kampung Siaga Bencana di Garut Selatan

    Kemensos RI dan Pemkab Garut Tetapkan 2 Kampung Siaga Bencana di Garut Selatan

    GARUT,koran-samudra.com- Bertepatan dengan ulang tahun Taruna Siaga Bencana (Tagana) Jawa Barat yang ke-17 tahun, Kementrian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia bersama Pemkab Garut menetapkan 2 Kampung Siaga Bencana (KSB), yaitu : Desa Mandalakasih, Kecamatan Pameungpeuk dan Desa Karyasari, Kecamatan Cibalong, yang ditetapkan di lapangan bola Sayangheulang Kecamatan Pameungpeuk, Jumat (26/3/21).

    Dalam pengukuhan tersebut, dilakukan rangkaian kegiatan sosialisasi, simulasi dan pelatihan teknis yang bertujuan untuk menunjukkan jangkauan wilayah siaga bencana, meningkatkan pengetahuan serta keterampilan warga masyarakat, tentang upaya pengurangan risiko dan penanggulangan bencana di daerahnya, serta mensinergikan program dan kegiatan penanggulangan bencana dari kementerian atau lembaga yang terkait.

    Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, mengungkapkan, kegiatan tersebut dilaksanakan atas dasar ketidaknyamanan yang dirasakan oleh masyarakat karena bencana yang telah terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Garut. “Baru kemarin bulan oktober sampai hari ini, kita ada 15 kecamatan yang mengalami bencana dan ketidaknyamanan bagi masyarakat kita, dari mulai Oktober, 7 kecamatan wilayah selatan masuk kecamatan Singajaya, kemudian masuk ke Cilawu, hari ini bapa ibu masuk ke Pasirwangi juga ada longsoran yang cukup berat dengan kemiringan 80 persen, kemudian tadi malam (Kamis) di Cibatu juga ada banjir,” papar Nurdin Yana.

    Dengan adanya Kampung Siaga Bencana, imbuh Nurdin, dapat memberi treatment bagi masyarakat untuk lebih siap lagi dalam mengahadapi risiko bencana. “Dalam kondisi seperti ini nampaknya Alhamdulillah ada secercah cahaya Kabupaten Garut melalui treatment yang diberikan oleh Kementrian Sosial. Tidak kurang kita mendapatakan alhamdulillah ada treatment dengan adanya rekan-rekan KSB, pelatihan KSB, diklat KSB, Kampung Siaga Bencana. Satu sisi ada Tagana, ini adalah bentuk lain dari recovery yang mungkin secara sangat berarti yang kami terima, baik dari Kementrian Sosial maupun dari Dinas Sosial Kabupaten (Garut),” lanjut Nurdin.

    Oleh karena itu, Ia mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih karena Tagana selalu hadir dan siaga dalam setiap kejadian bencana, khususnya di Kabupaten Garut. “Dalam rangka hari ini memperingati ulang tahun yang ke- 17, saya atas nama Pemerintah Kabupaten Garut sangat mengapresiasi, hampir semua dimana terjadi bencana, pasti di situ Tagana ada,” ucapnya.

    Disisi lain, Kepala Sub Direktorat (Kasubdit Kesiapsiagaan dan Mitigasi Kemensos Republik Indonesia, Iyan Kusmadiana, yang hadir dalam acara ini menyampaikan bahwa ulah tahun Tagana tahun ini mengambil tema Sinergi Bersama Multipihak, Sukseskan Tagana Menjaga Alam. “Dan dari Kementerian Sosial telah mengawali kegiatan ini sebagai langkah kedepan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terutama di pantai selatan,” ucap Iyan dalam sambutannya.

    Sementara Kepala Dinsos Jabar, Dodo Suhendar berharap KSB ini dapat melakukan analisis kemungkinan terjadinya bencana serta dapat ditemukan langkah-langkah yang dapat mengurangi dampak bencana. “Di Jabar sendiri sampai saat ini sudah ada 114 Kampung Siaga Bencana, yang tentunya diharapkan mampu melakukan analisis kemungkinan-kemungkinan terjadi bencana dan memperkirakan adanya korban dan risiko dan pada waktunya tentunya bisa segera mengambil langkah-langkah yang diharapkan bisa meringankan, mengurangi dampak bencana tersebut,”ungkapnya.** wahyu

  • Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Subang

    Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Subang

    Subang, Koransamudra.com – Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Subang dengan agenda penyampaian jawaban tanggapan Bupati Subang atas dua buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Prakarsa DPRD Kabupaten Subang dilanjutkan pembentukan dua kelompok pansus.

    Rapat paripurna DPRD dihadiri oleh Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi alias Kang Akur dan dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Subang H Narca Sukanda, Jum’at (26-3-2021).

    Pada rapat paripurna DPRD Kabupaten Subang Wakil Bupati Subang mewakili Bupati Subang menyampaikan nota jawaban Bupati Subang atas diajukannya 1 buah Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Subang tentang kabupaten layak anak.

    Dia menyebut, dalam rangka mendukung keberhasilan pembangunan khususnya bidang Perlindungan Anak dan mewujudkan Kabupaten Subang sebagai Kabupaten layak anak, maka diperlukan suatu pengaturan sebagai arahan yang pasti mengenai Kabupaten layak anak.

    Berdasarkan undang-undang sudah menjadi sebuah konsekuensi bagi pemerintah daerah untuk menyusun rencana Kabupaten layak anak. Pemerintah daerah sesuai dengan kewenangannya bertanggung jawab atas perlindungan anak dalam pelaksanaan penyelenggaraan Kabupaten layak anak.

    “Pelaksanaan penyelenggaraan Kabupaten layak anak itu sendiri adalah serangkaian kegiatan pembangunan dan pelayanan publik untuk pemenuhan hak anak yang wajib disediakan oleh pemerintah daerah kabupaten secara terintegrasi di dalam merencanakan, menganggarkan, melaksanakan dan mengevaluasi setiap kebijakan, program kegiatan untuk mencapai indikator Kabupaten yang layak anak”,pungkas Agus Masykur Rosyadi Wakil Bupati (Wabup).
    ***Moris***

  • Wabup Garut : Meresmikan Masjid Umar bin Khattab di Desa Cintanagara Kecamatan Cigedug Kab Garut ‘Mari Kita Ramaikan Rumah Allah.

    Wabup Garut : Meresmikan Masjid Umar bin Khattab di Desa Cintanagara Kecamatan Cigedug Kab Garut ‘Mari Kita Ramaikan Rumah Allah.

    Garut, koran-samudra.com – Wakil Bupati (Wabup) Garut, dr. Helmi Budiman, menghadiri dan meresmikan Masjid Umar bin Khattab yang ada di Desa Cintanagara Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, Sabtu (27/3/2021).

    Wabup dr. Helmi mengajak warga untuk meramaikan masjid dengan mengajak keluarga untuk beribadah di masjid. “Rumah Allah Ini jangan sampai sepi, mari kita ramaikan setiap saat, ajak keluarga kita untuk beribadah, manfaatkan masjid ini untuk anak-anak kita menambah ilmu pengetahuan Agama,” ucapnya.

    Ia menyampaikan rasa syukur atas terwujudnya pembangunan mesjid ini yang sangat di nanti-nanti dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat sekitar.

    Ia menuturkan bahwa masjid bukan sekedar bangunan saja, namun bisa dapat dimanfaatkan untuk ladang ibadah. “Masjid ini tidak hanya dibangun sebagai suatu bangunan saja, tapi dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, sebagai umat muslim saya harapkan masjid menjadi ladang ibadah kita semua, mari kita pergunakan dan rawat sebaik-baiknya,” tuturnya.

    Wabup berharap peresmian masjid tersebut menjadi langkah besar bagi masyarakat untuk lebih memantapkan ibadah. “Masjid ini didirikan dengan tujuan agar masyarakat dapat beribadah secara khidmat dan kami harapkan tahun ini masjid ini juga dapat digunakan untuk salat tarawih di bulan Ramadan dan kegiatan ibadah lainnya, Aamiin.” pungkasnya.** wahyu

  • Di kampung Pojok Desa Karangpawitan Akses Jalan Terputus Akibat Longsor Dan Hujan Lebat

    Di kampung Pojok Desa Karangpawitan Akses Jalan Terputus Akibat Longsor Dan Hujan Lebat

    GARUT,koran-samudra.com-Hujan mengguyur pada hari Kamis kemarin yang belum reda sampai malam hari menyebabkan longsor yang menutup akses jalan ke Kampung Pojok RW 12 desa karangpawitan kecamatan karangpawitan Garut

    Dari pantauan koran samudra akses jalan tertutup akibat longsor ke jalan yang diakibatkan curah hujan yang terus mengguyur. Kejadian ini langsung di laporkan oleh ketua RW 12 ke pemerintahan setempat yaitu Desa Karangpawitan Kabupaten Garut hari ini Jumat (26/03/21).

    Ketua RW 12 Aceng sangat bangga karena kebersamaan dari berbagi pihak langsung membantu secara gotong royong membersihkan tanah yang longsor yang sulit di lalui baik kendaran roda 2 ataupun roda 4 untuk di lalui. Aceng juga mengucapkan terima kasih ke semua pihak baik Pemdes, jajaran Koramil karang pawitan,Kader PDI Perjuangan, Paguyuban Asgar Nusantara serta masyarakat yang langsung ikut serta hadir dalam kegiatan gotong royong, Agar akses jalan dapat di lalui lagi seperti biasanya.

    Dikatakan Aceng harapan untuk kedepannya agar lahan yang selau longsor ditanami pohon yang menguatkan agar tidak terjadi lagi kejadian serupa, sering kali terjadi longsor terjadi karena posisi lahan tersebut gundul yang sangat rawan dan membahayakan apabila diguyur hujan kembali.**wawan s

  • Apresiasi Dari Warga Rancapanjang Atas Kepedulian Yudha Puja Turnawan Yang Proaktif

    Apresiasi Dari Warga Rancapanjang Atas Kepedulian Yudha Puja Turnawan Yang Proaktif

    Garut,koran-samudra.com-Ketua DPC PDI Perjuangan Kab Garut yang menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Garut Dapil 1 selalu terjun dan peduli ke lapangan langsung membantu serta memberikan bantuan untuk meringankan warga yang tidak mampu ataupun yang terkena musibah, hari ini Jumat (26/03/21), Bersilaturahmi sambil memberikan bantuan sembako serta uang tunai terhadap Keluarga Bapak Ipit dan ibu Siti Saripah Warga Kampung Rancapanjang RT02 RW07 Desa Neglasari Kecamatan Limbangan Kabupaten Garut.

    Kelurga Pak Ipit dan Bu Siti Saripah adalah orang tua dari Rizal Faisal yang beberapa waktu lalu sudah menjalani operasi Kista, dan alhamdulillah berkat kerja kerasnya, operasi berjalan sesuai dengan harapan.

    Saat ditemui koran samudra, Bapak Ipit Ayah dari Rizal Faisal menyampaikan, ” Terima kasih untuk Pak Dewan Yudha Puja Turnawan yang sudah menyambangi keluarga Saya, dan terima kasih juga sudah memberikan bingkisan sembako dan uang tunai, semoga apa yang sudah diberikan Pak Dewan Yudha bisa menjadi ladang amal ibadah khususnya untuk Pak Dewan.

    “Mudah-mudahan Pak Dewan diberikan kesehatan selalu, dan diberikan kemudahan dalam menjalankan setiap langkahnya, sekali lagi terima kasih Pak Dewan sudah bersilaturahmi, yang sudah peduli dan selalu pro aktif terhadap rakyat kecil. “pungkas ipit.

    Dalam kunjungannya tersebut Yudha didampingi kepala Desa Neglasari Aceng Alimin dan istrinya, serta Kader-kader PKK Desa Neglasari.**wawan s