Blog

  • Sekda Garut meminta kepada instansi lain untuk bersinergi dalam penegakkan perda dan perkada di Kabupaten Garut

    Sekda Garut meminta kepada instansi lain untuk bersinergi dalam penegakkan perda dan perkada di Kabupaten Garut

    Sekda Garut meminta kepada instansi lain untuk bersinergi dalam penegakkan perda dan perkada di Kabupaten Garut

    GARUT,koran-samudra.com –Sekda Garut H.Nurdin Yana mengatakan, fungsi Satpol PP di Kabupaten Garut untuk mengatur gerak langkah dari masyarakat. “Yang paling dominan adalah fungsi Pol PP itu sebagai penegak perda, penegak perda tentu disini adalah regulasi yang mengatur segala gerak langkah masyarakat. Sehingga Pol PP kita coba proporsionalkan pada posisi-posisi bagaimana fungsionalnya,” ucap Sekda dalam sambutan pada kegiatan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Penanganan Perda (Peraturan Daerah) dan Perkada (Peraturan Kepala Daerah )

    Ia juga meminta kepada instansi lain untuk bersinergi dalam penegakkan perda dan perkada di Kabupaten Garut dengan melakukan mendekatan kepada masyarakat. “Kami memohon dengan sangat Pak Kapolres, Pak Dandim, juga pak Ketua Pengadilan dari sisi yang membantu kami dalam aspek penegakkan perda kami ya. Ini saya kira saya meminta bantuan dengan sangat kepada bapak sekalian,” ucap Nurdin Yana

    Acara yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut pada kegiatan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Penanganan Perda (Peraturan Daerah) dan Perkada (Peraturan Kepala Daerah) dalam rangka Upaya Meningkatkan Ekonomi dan Sinergitas Antar Provinsi, Kabupaten, Kecamatan dan Intansi Samping yang diselenggarakan di Hotel Harmoni, Jl. Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (25/3/2021). Rakor ini dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, diikuti 50 peserta dari PNS (Pegawai Negeri Sipil) Satpol PP beserta SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) lainnya.

    Penegakkan perda ini dilakukan di lapangan contohnya seperti dalam pelaksanaan tipiring (tindak pidana ringan) di lingkungan masyarakat. “Ketika kita akan menegakkan perda ini dilakukan di lapangan, ketika kita akan melakukan tipiring (tindak pidana ringan) kami pun dulu sudah ada dan memang kami meminta bantuan hari ini juga dengan Pak Kasatpol PP,” ujarnya.

    Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Garut, Iwan Riswandi mengatakan tugas-tugas yang dijalani oleh Satpol PP di Kabupaten Garut yang salah satunya adalah penegakkan perda dan perkada. “Urusan pemerintahan wajib (kami) di antaranya adalah penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat yang mana Satuan Polisi Pamong Praja diberikan tugas untuk melaksanakan ketertiban umum, ketentraman, perlindungan masyarakat dan penegakkan perda dan perkada,” jelasnya.

    Ia menjelaskan, salah satu upaya Satpol PP dalam penegakkan peraturan daerah pada tahun 2020 adalah dengan melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. “Di tengah upaya kita menegakkan peraturan daerah dan perkada di 2020 kita mengalami pandemi Covid-19 di sana juga hadir perkada, perbup 47 ataupun perbup-perbup lain yang berkaitan dengan PSBB. Dalam upaya pemerintah kabupaten dalam penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 di dalamnya ada Satuan Polisi Pamong Praja,” katanya.

    Maka dari itu, pihaknya berharap dengan kegiatan rapat koordinasi ini akan memudahkan Satpol PP khususnya di Kabupaten Garut dalam melaksanakan tugasnya. “Kami menyambut baik diselenggarakannya rapat koordinasi dan sosialisasi yang diselenggarakan oleh bidang penegakkan. Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan dampak dan manfaat terhadap kita dalam melaksanakan tugas,” pungkasnya.** wahyu

  • Satpol PP Garut Gelar Rakor dan Sosialisasi Penanganan Perda dan Perkada

    Satpol PP Garut Gelar Rakor dan Sosialisasi Penanganan Perda dan Perkada

    Satpol PP Garut Gelar Rakor dan Sosialisasi Penanganan Perda dan Perkada

    GARUT,koran-samudra.com – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Garut menggelar kegiatan Rapat Koordinasi dan Sosialisasi Penanganan Perda (Peraturan Daerah) dan Perkada (Peraturan Kepala Daerah) dalam Rangka Upaya Meningkatkan Ekonomi dan Sinergitas Antar Provinsi, Kabupaten, Kecamatan dan Intansi Samping yang diselenggarakan di Hotel Harmoni, Jl. Cipanas Baru, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut, Kamis (25/3/2021). Rakor ini dibuka Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, Nurdin Yana, diikuti 50 peserta dari PNS (Pegawai Negeri Sipil) Satpol PP beserta SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) lainnya.

    Sekda Nurdin Yana dalam sambutannya antara lain mengatakan, fungsi Satpol PP di Kabupaten Garut untuk mengatur gerak langkah dari masyarakat. “Yang paling dominan adalah fungsi Pol PP itu sebagai penegak perda, penegak perda tentu disini adalah regulasi yang mengatur segala gerak langkah masyarakat. Sehingga Pol PP kita coba proporsionalkan pada posisi-posisi bagaimana fungsionalnya,” ucap Sekda.

    Ia juga meminta kepada instansi lain untuk bersinergi dalam penegakkan perda dan perkada di Kabupaten Garut dengan melakukan mendekatan kepada masyarakat. “Kami memohon dengan sangat Pak Kapolres, Pak Dandim, juga pak Ketua Pengadilan dari sisi yang membantu kami dalam aspek penegakkan perda kami ya. Ini saya kira saya meminta bantuan dengan sangat kepada bapak sekalian,” lanjut Nurdin Yana.

    Penegakkan perda ini dilakukan di lapangan contohnya seperti dalam pelaksanaan tipiring (tindak pidana ringan) di lingkungan masyarakat. “Ketika kita akan menegakkan perda ini dilakukan di lapangan, ketika kita akan melakukan tipiring (tindak pidana ringan) kami pun dulu sudah ada dan memang kami meminta bantuan hari ini juga dengan Pak Kasatpol PP,” ujarnya.

    Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Garut, Iwan Riswandi mengatakan tugas-tugas yang dijalani oleh Satpol PP di Kabupaten Garut yang salah satunya adalah penegakkan perda dan perkada. “Urusan pemerintahan wajib (kami) di antaranya adalah penyelenggaraan ketentraman, ketertiban umum dan perlindungan masyarakat yang mana Satuan Polisi Pamong Praja diberikan tugas untuk melaksanakan ketertiban umum, ketentraman, perlindungan masyarakat dan penegakkan perda dan perkada,” jelasnya.

    Ia menjelaskan, salah satu upaya Satpol PP dalam penegakkan peraturan daerah pada tahun 2020 adalah dengan melakukan upaya pencegahan penyebaran Covid-19. “Di tengah upaya kita menegakkan peraturan daerah dan perkada di 2020 kita mengalami pandemi Covid-19 di sana juga hadir perkada, perbup 47 ataupun perbup-perbup lain yang berkaitan dengan PSBB. Dalam upaya pemerintah kabupaten dalam penanganan pencegahan penyebaran Covid-19 di dalamnya ada Satuan Polisi Pamong Praja,” katanya.

    Maka dari itu, pihaknya berharap dengan kegiatan rapat koordinasi ini akan memudahkan Satpol PP khususnya di Kabupaten Garut dalam melaksanakan tugasnya. “Kami menyambut baik diselenggarakannya rapat koordinasi dan sosialisasi yang diselenggarakan oleh bidang penegakkan. Mudah-mudahan kegiatan ini memberikan dampak dan manfaat terhadap kita dalam melaksanakan tugas,” pungkasnya.** wahyu

  • Para Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Subang Geruduk Datangi Bupati H.Ruhimat Memprotes Lambatnya Pencairan Anggaran Desa.

    Para Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Subang Geruduk Datangi Bupati H.Ruhimat Memprotes Lambatnya Pencairan Anggaran Desa.

    Subang,koran-samudra.com – Ratusan Kepala Desa di Kabupaten Subang yang tergabung dalam DPC APDESI Kabupaten Subang mendatangi Rumah Dinas (Rumdin) Subang dan beraudiensi dengan Bupati H. Ruhimat alias Kang Jimat, Kamis 25-3-2021.

    Para kepala desa dalam audensinya mendesak Bupati Subang untuk segera mencairkan anggaran Bantuan Keuangan Untuk Desa (BKUD) dan Anggaran Dana Desa (ADD), yang sampai sekarang belum juga dicairkan, sedangkan dalam pertemuan dengan Apdesi 9 bulan yang lalu, Bupati telah memerintahkan kepada pihak Dispemdes untuk segera mencairkan Anggaran Dana Desa dan BKUD.

    Dalam pertemuan dengan para Kepala Desa tersebut, Bupati kembali menegaskan kepada Dispemdes untuk segera mencairkan ADD dan BKUD dalam kurun waktu satu minggu kedepan.

    Maksimal awal bulan April 2021 harus cair. Saya tidak tahu menahu yang ngejelimet itu di instansi anda, pokoknya dalam waktu satu minggu, anggaran ADD dan BKUD harus bisa dicairkan, kalau tidak bisa kalian lebih baik mundur saja, ujar Bupati H.Ruhimat dengan nada kesal.

    Masalahnya sudah 3 bulan saya janji kepada rekan rekan Kepala Desa, dan ini saya mohon kepada temen temen OPD ini merupakan harapan keinginan saya sebagai jabatan politik tentunya saya harus membawa aspirasi masyarakat, saya harus membawa aspirasi dari para kepala desa, apa yang mereka inginkan selama tidak keluar dari aturan saya minta harus segera direalisasikan dan apabila aturannya harus dirobah itu terserah kalian (Dispemdes), tutur Bupati Kabupaten bermotto Jawara..

    Bupati menambahkan, jabatan politis saya hanya 3 tahun lagi, apakah saya maju lagi atau tidak, dan dipilih lagi atau tidak saya tidak peduli, yang penting saya bisa mengakomodir kepentingan mereka (Kepala Desa) dan apabila sampai Awal bulan April 2021 belum juga ada realisasi saya undang semua kepala desa dan perangkat desa datang ke Rumah Dinas (rumdin), tegas H Ruhimat.

    Menurut salah satu Kepala Desa dalam audensinya mengatakan, kedatangan kami kesini untuk minta kejelasan kapan ADD dan BKUD bisa dicairkan, sedangkan program dari pemerintah daerah harus sampai ke RT/RW, sedangkan RT/RW sendiri tidak diperhatikan, kami kasihan kepada mereka apalagi sekarang menjelang datangnya bulan puasa, tolong ke Kang Haji Ruhimat untuk segera merealisasikannya pungkasnya.

    Hal senada dikatakan Kades Margahayu Kecamatan Pagaden Barat, H.Main Permana berharap bantuan anggaran untuk desa segera dicairkan.

    Semoga di awal bulan April segera bisa terealisasi sesuai janji Bupati H.Ruhimat dalam audiensi siang tadi.. ***Moris..

  • Dibulan Ramadhan Disdik Garut Dan ACT Akan Mengadakan Pesantren Online

    Dibulan Ramadhan Disdik Garut Dan ACT Akan Mengadakan Pesantren Online

    GARUT,koran-samudra.com-Dalam
    Menyambut bulan suci Ramadhan 1442 H, Aksi Cepat Tanggap (ACT) Garut meluncurkan Program Pesantren Online. Program ini nantinya akan dilakukan di Bulan Ramadhan yang bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut.

    Dibulan Ramadhan Disdik Garut Dan ACT Akan Mengadakan Pesantren Online

    Pada Kamis (25/03/ 21 ),Tim ACT Garut bersilaturahmi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Garut Totong S.Pd M.Si,Di kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Garut di Jl. Pembangunan No.179, desa Sukagalih, Kec. Tarogong Kidul.

    Dalam kesempatan ini Tim ACT mempresentasikan program Pesantren Online Ramadhan.
    “Pesantren Online Ramadhan adalah program pembelajaran di bulan Ramadhan secara daring tapi dengan materi yang menarik, unik,menghibur tapi ada nilai edukasinya terutama sedekah” ucap Kepala Cabang ACT Garut Mochamad Dani Ramdani di kantor Disdik Garut.

    selain itu Dani menambahkan dengan menggunakan Aplikasi yang sementara dibuat oleh pihak ACT nantinya proses pembelajaran ini akan lebih menarik daripada yang biasanya.
    “Insya Allah untuk aplikasi Pembelajaran di Pesantren Online ini sementara dibuat , selain itu kami juga menyediakan Aplikasi Zoom Meeting yang bisa menampung ribuan Siswa dalam satu kali pembelajaran” lanjut Dani.
    Sementara itu Kepala Dinas Kabupaten Garut Totong S.Pd M.Si mengtakan program ini sangat baik dan siap mewajibkan siswa di Garut untuk mengikuti kegiatan ini,kata Totong juga
    program yang dicanangkan oleh ACT Garut, ini akan membantu beban para guru saat bulan Ramadhan. Oleh karena itu Disdik Garut akan mewajibkan seluruh sekolah setingkat SMP untuk ikut serta dalam program Pesantren Ramadhan ini.

    Selain program Pesantren Online Disdik Juga siap mendukung program santunan untuk guru honorer di Garut.
    “seperti yang telah diutarakan oleh pihak ACT tentang adanya program pemberian paket lebaran untuk guru honorer di Garut,tentu ini adalah program yang memberikan angin segar untuk para guru honorer ,terutama guru PAUD yang jumlahnya banyak dan gajihnya juga memperihatinkan.

    Alhamdulillah ACT ada program ini menjelang bulan Ramadhan ,jadi bisa membantu pangan keluarga di era pandemi Covid 19”
    Selain bersilaturahmi tim ACT Garut juga memberikan Air Minum Wakaf untuk digunakan di Dinas Pendidikan Kabupaten Garut. Hal ini juga mendapat apresiasi dari Kadisdik Garut
    “Kami mengucapkan terima kasih kepada ACT yang telah memberitakan Air Minum Wakaf gratis untuk digunakan oleh karyawan dan staf di lingkungan Dinas Pendidikan Kabupaten Garut.**wawan s

  • ACT Distribusikan Air Minum Wakaf Kepada Polsek Tarogong Kaler dan Koramil  1111 Tarogong

    ACT Distribusikan Air Minum Wakaf Kepada Polsek Tarogong Kaler dan Koramil 1111 Tarogong

    GARUT,koran-samudra.com-ACT(Aksi Cepat Tanggap),Lembaga Kemanusiaan hari ini Cepat Tanggap Rabu (24 /03/21) mendistribusikan Air Minum Wakaf ke kantor Polsek Tarogong Kaler dan Koramil 1111 Tarogong Garut.

    ACT Distribusikan Air Minum Wakaf Kepada Polsek Tarogong Kaler dan Koramil 1111 Tarogong

    Tujuan dari pendistribusian ini adalah agar terciptanya sinergitas antara ACT dan juga instansi Pemerintahan yang ada di Garut” ujar Tim Program ACT Garut Acep Yahya.

    Selian itu Acep menambahkan bahwa ACT ingin mempererat tali silaturahmi dengan Pihak Kepolisian dan juga TNI. Sebab kedua Instansi ini adalah pelindung warga Negara Indonesia, jadi ACT juga akan hadir membersamai para pengayom Masyarakat. mudah-mudahan dengan diberikan nya air minum Wakaf ini, Kepolisian dan TNI tidak usah lagi membeli air minum.

    Sementara itu Danramil 1111 Tarogong yaitu Sumarno mengapresiasi program ACT ini,Kami atas nama Koramil 1111 Tarogong Garut menghaturkan atas pemberian air minum Wakaf dari ACT kepada Koramil 1111 Tarogong , mudah-mudahan bisa membantu para Prajurit yang bertugas disini. Staf Koramil dan juga Babinsa di Tarogong siap berkerjasama dengan ACT serta MRI Garut apabila ada masalah seperti bencana ataupun kegiatan yang lainnya.**wawan s

  • ACT Bersama Komunitas Para Perindu Ukhuwah Salurkan Paket pangan Di Cikajang

    ACT Bersama Komunitas Para Perindu Ukhuwah Salurkan Paket pangan Di Cikajang

    GARUT,koran-samudra.com.
    Gerakan Sedekah Pangan Nasional (GSPN) terus digulirkan ke berbagai wilayah di Garut,kali ini Tim ACT bersama Komunitas Para Perindu Hidayah (PPH) mendistribusikan produk sebanyak 100 paket pangan bagi Warga pra sejahtera dan lansia hari ini Rabu(24/03/21) ,Di Desa Girijaya Kecamatan Cikajang Garut.

    ACT Bersama Komunitas Para Perindu Ukhuwah Salurkan Paket pangan Di Cikajang

    Tim Program ACT Garut Acep Yahya mengatakan “Distribusi paket pangan ini dilakukan pada Selasa dan Rabu 23 & 24 Maret 2021 dibeberapa titik yang sudah di survei oleh Tim Komunitas PPH”
    Acep juga menambahkan bahwa paket yang didistribusikan ada 100 paket beras wakaf, hasil Donsi dari Sahabat Dermawan. harapannya agar Warga di Cikajang yang menerima beras Wakaf ini bisa teringankan beban ekonomi selama pandemi covid 19.

    Sementara itu Owner Para Perindu Hidayah (PPH) Isak Sukirman yang mendistribusikan langsung paket pangan ini mengatakan bahwa pendistribusian ini dilakukan selama dua di dua lokasi yaitu pada hari Selasa & Rabu 23 & 24 Maret 2021. Pada hari Selasa di wilayah RW 01 dan pada hari Rabu di RW 09 Desa Girijaya Kecamatan Cikajang Garut.

    Isak melanjutkan bahwa dirinya dan juga tim PPH siap mendukung program GSPN
    “Atas nama Para Perindu Hidayah kami mendukung sepenuhnya kegiatan Gerakan Sedekah Pangan Nasional di Garut. Karena banyak yang terdampak di era pandemi Covid 19 ini, bukan hanya di kota tapi di perkampungan juga sama” ujar Isak.** wawan s

  • Bangkitkan Pariwisata di Garut, Rudy Gunawan Resmi Buka Acara Jabar Culture & Tourism Festival 2021

    Bangkitkan Pariwisata di Garut, Rudy Gunawan Resmi Buka Acara Jabar Culture & Tourism Festival 2021

    GARUT,koran-samudra.com – Pemerintah Kabupaten Garut menggelar acara Workshop Desa Wisata dan Digital Jawa Barat dalam agenda Jabar Culture & Tourism Festival (Jafest) 2021. Acara ini dibuka langsung oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan di Gedung Pendopo, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Senin (22/3/2021).

    Bangkitkan Pariwisata di Garut, Rudy Gunawan Resmi Buka Acara Jabar Culture & Tourism Festival 2021

    Turut hadir Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Garut, Diah Kurniasari, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Aji Sukarmaji, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, dan beberapa perwakilan desa.

    Bupati Garut mengatakan, kegiatan ini merupakan kolaborasi antara lintas kementerian Indonesia maju dengan beberapa ikatan alumni universitas dan institut yang ada di Indonesia. “Jadi Ikatan Alumni Unpad dan beberapa alumni perguruan lainnya di Jawa Barat melakukan kolaborasi dengan beberapa kementrian, ada alumni ITB (Insitut Teknologi Bandung), UI (Universitas Indonesia) dan IPB (Insitut Pertanian Bogor), ini mau melakukan satu terobosan memberikan bimbingan ke desa-desa dan pusat pariwisata unggulan di Jawa Barat,” ucap Bupati Garut.

    Bangkitkan Pariwisata di Garut, Rudy Gunawan Resmi Buka Acara Jabar Culture & Tourism Festival 2021

    Ia juga mengajak untuk mengembangkan pariwisata di Kabupaten Garut karena saat ini pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Garut minus 1,3%. “Ayo kita kembangkan pariwisata di masa pandemi ini, karena kita minus 2% pertumbuhan ekonomi nasionalnya, dan Garut minus 1,3%, dengan adanya kegiatan ini diharapkan bisa menumbuhkan ekonomi daerah melalui pariwisata” kata Bupati Garut Rudy Gunawan.

    Dalam kegiatan ini, Bupati Garut menganggarkan dana sebanyak 10 miliar dari APBD (Anggaran dan Pendapatan Daerah) Kabupaten Garut tahun 2022 untuk pengembangan pariwisata. “Dalam rangka Jafest ini kami anggarkan 10 milyar. Pak menteri nanti akan datang ke Garut, dan meminta 5 destinasi. (Untuk alokasinya) misal yang ada yang perlu jalan, misalnya Karangsari Pakenjeng kemarin perlu jalan kurang lebih perlu 8 juta, kita kasih. Kita sediakan 10 milyar di APBD 2022,” ucap Bupati Garut.

    Rudy Gunawan menuturkan Jabar Culture Festival and Tourism Tahun 2021 ini menjadi jawaban atas langkah-langkah konkret yang akan dilakukan untuk membangkitkan pariwisata di Kabupaten Garut. “Jabar Culture Festival and Tourism Tahun 2021 tentunya menjadi jawaban konkret yang disampaikan dengan kecerdasan dan juga dengan kesungguhan,” ujarnya.

    Sementara itu Ketua IKA (Ikatan Keluarga Alumni) Universitas Padjajaran, Irawati Hermawan, menyatakan, keberadaan IKA Unpad dalam agenda ini merupakan inisitor kegiatan bersama dengan 3 ikatan alumni yang lain, untuk membuat event Jabar Culture & Tourism Festival (Jafest) yang sudah dimulai launching di Bogor. “Kita ingin mendukung desa wisata yang ada di Garut, harapannya khusus di Garut ini, kita ingin pariwisata Garut semakin maju, julukan sebagai Garut Swiss Van Java atau Swiss-nya Jawa Barat dengan alam yang sangat indah potensi wisatanya luar biasa, perlu dukungan dan kolaborasi semua pihak agar pariwisata Garut ini bisa kembali mendunia” ucap Irawati.**wahyu