Blog

  • Bupati Garut Deklarasikan ODF di Kecamatan Sucinaraja

    Bupati Garut Deklarasikan ODF di Kecamatan Sucinaraja

    GARUT,koran-samudra.com– Kabupaten Garut saat ini sedang giat-giatnya melakukan deklarasi Open Defecation Free (ODF) di beberapa daerah, salah satunya hari ini, Selasa (23/3/2021), Bupati Garut, Rudy Gunawan, mendeklarasikan ODF di Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut.

    Bupati Garut Deklarasikan ODF di Kecamatan Sucinaraja

    Bupati Garut, dalam sambutannya menyampaikan keprihatinannya terkait ODF, karena saat ini di Kabupaten Garut baru sekitar 47 persen desa yang sudah mendeklarasikan ODF. “Saya selaku Bupati Garut merasa prihatin karena di Garut ini sekarang baru sekitar 47 persen desanya yang sudah bebas buang air besar sembarangan,” ujar Bupati Garut saat memberikan sambutannya di Aula Desa Tegalpanjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut, (23/3/2021).

    Ia menyampaikan, bahwa ODF ini bisa menjadi salah satu penyebab terjadi stunting di Kabupaten Garut. “Ini hubungannya nanti banyak, masalah sanitasi ini ada hubungannya juga dengan stunting,” ucapnya.

    Rudy menuturkan jika sanitasi yang berhubungan dengan ODF di daerahnya ini bagus, maka angka stunting di Kabupaten Garut bisa turun, bahkan bisa mencapa zero stunting di tahun 2025. “Kalau seandainya sanitasinya bagus, komunikasi antar warga dengan pemerintah desa dan pemerintah kecamatan, dan puskesmas dengan program PISPK (Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga)nya bagus, maka angka stunting akan (bisa) kita turunkan, 2025 di Garut insyaAllah zero stunting,” tutur Rudy.

    Sementara itu, Camat Sucinaraja, Iwan Trisnadiwan, mengatakan, deklarasi ODF di daerahnya ini, rencananya akan dilaksanakan tahun 2020 kemarin, namun baru bisa terealisasi tahun ini. “Alhamdulillah hari ini, tadinya deklarasi ini akan dideklarasikan tahun 2020 pada (bulan) Mei, akhirnya diundur Alhamdulillah hari ini kita bisa melaksanakan deklarasi ODF, seratus persen bahwa Kecamatan Sucinaraja menjadi deklarasi (ODF) secara keseluruhan,” ungkap Iwan.

    Ia meyampaikan, bahwa Kecamatan Sucinaraja merupakan kecamatan ke-7 dari 42 kecamatan yang ada di Kabupaten Garut, yang telah mendeklarasikan ODF. “Alhamdulillah (menjadi) kecamatan ke-7 dari 42 kecamatan yang sudah mendeklarasikan (bebas) ODF secara bersama se Kecamatan Sucinaraja.” pungkasnya.**wawan s

  • Bupati Garut Resmikan Puskesmas Garawangsa di Sucinaraja

    Bupati Garut Resmikan Puskesmas Garawangsa di Sucinaraja

    GARUT,koran-samudra.com– Setelah melaksanakan kegiatan deklarasi bebas ODF (Open Defecation Free) di Aula Desa Tegal Panjang, Bupati Garut, Rudy Gunawan kemudian meresmikan gedung Puskesmas Garawangsa Kecamatan Sucinaraja, Selasa (23/3/2021). Peresmian dihadir unsur Forkopimcam (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan) Sucinaraja dan Kepala Dinas Kesehatan, dr. Maskut Farid.

    Bupati Garut Resmikan Puskesmas Garawangsa di Sucinaraja

    “Saya beserta kepala dinas kesehatan, forkopimcam Kecamatan Sucinaraja dan Kepala Puskesmas Sucinaraja, Kepala Puskesmas Garawangsa Sucinaraja secara resmi meresmikan penggunaan Gedung Puskesmas Garawangsa Kecamatan Sucinaraja yang kita bangun dan megah ini,” ucap Bupati Garut.

    Bupati Garut Resmikan Puskesmas Garawangsa di Sucinaraja

    Tak hanya meresmikan, Bupati Garut juga dalam kesempatan ini mengecek langsung ruangan-ruangan yang berada di Puskesmas Garawangsa Kecamatan Sucinaraja. Ia juga berharap dengan adanya puskesmas ini bisa memberikan kualitas pelayanan yang baik kepada masyarakat khususnya masyarakat di Kecamatan Sucinaraja. “Semoga memberikan kualitas pelayanan (yang baik) bagi masyarakat Kecamatan Sucinaraja,” ujar Bupati Garut.**wahyu

  • Paguyuban Wartawan Garut (PWG) kritisi Kominfo  Gelar PTTG.”kami tak pernah di ajak

    Paguyuban Wartawan Garut (PWG) kritisi Kominfo Gelar PTTG.”kami tak pernah di ajak

    Garut,koran-samudra.com-Paguyuban Wartawan Garut(PWG)Sempat Gaduh karena di Sebut Sebut Lembaga, Komunitas dan Organisasi wartawan dan media di Garut merasa tersinggung dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Garut yang telah menggelar Pelatihan Jurnalistik dan Teknologi Tepat Guna (TTG) hal tersebut dibantah keras oleh Cecep Dedi Supriadi Perwakilan Paguyuban Wartawan Garut (PWG) hari ini Selasa (23/03/2021)

    Paguyuban Wartawan Garut (PWG) kritisi Kominfo Gelar PTTG.”kami tak pernah di ajak

    Dalam hal ini dari Perwakilan PWG yaitu Cecep DM mengatakan bawa
    komunitas Paguyuban Wartawan Garut, dengan Jumlah Anggota sekitar kurang lebih 40 jurnalis baik Cetak, Elektronik maupun Media Online yang ada di Kabupaten Garut sangat mengapresiasi kegiatan Pelatihan Jurnalistik dan Teknologi Tepat Guna (TTG) yang di Gelar Diskominfo Kab Garut .Cecep juga yang di dampingi beberapa pengurus PWG. PWG memandang bahwa kegiatan Dinas Kominfo yang telah memberikan pelatihan kepada rekan rekan jurnalis di Kab Garut harus menjadi Agenda yang berkesinambungan , kegiatan tersebut sangat baik dan bagus serta perlu di tingkatkan kedepannya. Di sisi lain
    Kegiatan pelatihan atau apapun namanya yang dapat meningkatkan SDM rekan rekan jurnalis tentu harus kami hargai , kami Apresiasi dan kami dukung , ujar Cecep DM
    Paguyuban Wartawan Garut , akan tetap kritis dan Rasional dalam memperjuangkan Kepentingan Rekan Rekan Jurnalis khususnya yang tergabung dalam PWG .Hal Senada di sampaikan Ridwan Firdaus Sekertaris DPC HIPWI Kab Garut , dalam kegiatan Pelatihan teknologi tepat Guna PTTG yang di Gelar oleh diskominfo, tak satupun Anggota kami mengikuti kegiatan tersebut, namun bukan berarti kami tidak mendukung , justru kami sangat mengapresiasi Diskominfo yang melaksanakan kegiatan PPTG untuk sebagian rekan rekan jurnalis yang ada di kab Garut, mudah mudahan kegiatan tersebut Berkesinambungan serta ditingkatkan baik dalam segi kualitas maupun kuantitas ujar Ridwan Firdaus.**wawan s

  • Disdikbud Kab. Subang Tahun 2020 dapat Banprov Jabar Sebesar Rp.26 Milyar. Tahun 2021 Dapat Kembali Banprov Jabar Sebesar Rp114 Miliar

    Disdikbud Kab. Subang Tahun 2020 dapat Banprov Jabar Sebesar Rp.26 Milyar. Tahun 2021 Dapat Kembali Banprov Jabar Sebesar Rp114 Miliar

    Subang, koran-samudra.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kab. Subang dalam pelaksanaan bantuan keuangan provinsi (banprov) Jabar tahun 2020 sebesar Rp26 miliar, sudah selesai mendapat pendampingan langsung oleh Kejaksaan negeri (Kejari) subang Dan tahun 2021, Disdikbud kembali mendapat Banprov sebesar Rp114 miliar.

    Kasubbag Perencanaan Disdikbud Kab. Subang, Dudi Awaludin, selasa 23-3-2021 di Ruangan kerjanya, kepada Koran Samudra menerangkan, Bahwa pada 2020, Disdikbud Kabupaten subang telah mendapat bantuan keuangan (Bankeu) dari Provinsi Jabar sebesar Rp26 miliar untuk pengadaan sarana pembelajaran jarak jauh Jelasnya.

    Di jelaskan tahun 2021, Dinasnya kembali dipercaya oleh Pemprov Jabar untuk mendapat bantuan lebih besar lagi yakni sebesar Rp114 miliar.

    Alhamdulillah tahun 2020 yang lalu kita mendapat kepercayaan dari provinsi dan sudah terealisasi sesuai harapan dan proses audit BPK sudah selesai. Dengan kepercayaan dari provinsi di tahun 2020, Alhamdulillah Kabupaten Subang di tahun 2021 mendapat kepercayaan lagi, bahkan nilainya lebih besar, sekitar Rp 114 miliar,

    Menurut Dudi, “meski Banprov 2020 cuma sebesar Rp26 miliar, tapi ini angka yang luar biasa bagi sekelas dinas. Mengingat anggaran dari APBD Subang tidak terlalu banyak karena pandemi Covid 19,”

    Sementara kebutuhan kita banyak, untuk Sekolah Dasar saja jumlahnya ada 845 Sekolah, dan Sekolah Menengah Pertama Negeri jumlahnya 77 sekolah,

    “Pengajuan banprov ini mekanismenya melalui sistem online, dilanjut pakai proposal mengajukan kebutuhan, Pengajuannya dilakukan di awal pandemi 2020 tentang solusi pembelajaran jarak jauh. Alhamdulillah terealisasi walaupun mepet waktu di perubahan anggaran, tapi kami bekerjasama dengan Kejaksaan Negri Subang untuk dipantau oleh tim,” Kata Kasubag Dudi.

    Pihaknya mengklaim, realisasi Banprov sudah sesuai dan meminta dukungan dari berbagai pihak agar pelaksanaan Banprov tahun ini berlangsung sukses, sehingga di tahun mendatang bisa kembali mendapat bantuan serupa.

    “Alhamdulillah terealisasi tepat waktu tepat mutu, administrasi beres dan sudah diperiksa BPK. Mudah-mudahan di tahun 2021 dengan anggaran yang lebih besar lagi mendapat dukungan dari berbagai pihak karena ini demi pendidikan. Kita punya kesempatan di tahun ini. Jika tahun ini sukses, semoga tahun depan lebih banyak kepercayaan lagi dari provinsi. Kita harapkan dukungan dari rekan rekan Pers untuk memantau agar lebih sesuai dan agar tidak jadi polemik,” tutur Dudi.

    “Selain bantuan dari provinsi, pihaknya juga mendapat bantuan dari pemerintah pusat berupa DAK yang tahun 2021 ini nilainya Rp35 miliar dan ini ada kenaikan dibanding tahun sebelumnya, Kalau DAK ini fokusnya dialokasikan untuk pembangunan fisik sekolah termasuk Alat Tulis Kantor itupun tidak Signifikan,” pungkasnya.**Mris.Ah**

  • Wakil Bupati Hingga Musisi Siap Support Program GSPN ACT

    Wakil Bupati Hingga Musisi Siap Support Program GSPN ACT

    GARUT,koran-samudra.com-
    Lembaga Kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap Garut terus menggencarkan silaturahmi dengan beberapa tokoh di Garut demi mensukseskan program Gerakan Sedekah Pangan Nasional. Pada Senin Pagi(22/03/21)

    Wakil Bupati hingga musisi Siap Support Program GSPN ACT

    Tim ACT Garut menyambangi Kantor Wakil Bupati di Kawasan Kantor Pemerintahan Kabupaten Garut Jl Pembangunan No 185 Kelurahan Sukagalih Kecamatan Tarogong Kidul Untuk bersilaturahmi dengan wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman.
    Pada pertemuan ini Branch Manager Aksi Cepat Tanggap Garut Mochamad Dani Ramdani mengatakan bahwa tujuan kunjungan kali ini selain ingin bersilaturahmi,juga ingin mensosialisasiakan Program Sedekah Pangan Nasional kepada Pemerintah Kabupaten Garut.

    Wakil Bupati hingga musisi Siap Support Program GSPN ACT
    Harapan nya semakin banyak Warga Garut yang berpartisipasi dalam Program ini, karena program Sedekah Pangan Nasional adalah program yang berkepanjangan dari hulu ke hilir.

    Dari hulu para pejabat, instansi, agniya dan kaum dermawan senantiasa memberikan sedekah terbaik nya melalui ACT dan dari hilir di masyarakat tingkat bawah juga sadar akan pentingnya sedekah walaupun sedikit. Selain itu dengan semakin banyak yang faham tentang program ini, data penerima manfaat juga akurat.
    Sementara itu Wakil Bupati Garut dr Helmi Budiman disela-sela kesibukannya setelah selesai Upacara kepada tim ACT Memberikan dukungan nya terhadap program ini.
    “saya sangat mendukung program Gerakan Sedekah Pangan Nasional,apalagi di era pandemi Covid 19 ini banyak masyarakat yang membutuhkan.

    Saya menyambut baik dengan adanya pembagian Beras Wakaf kepada keluarga pra sejahtera dan air Minum Wakaf yang disalurkan kepada seluruh instanasi pemerintahan di Garut” ujar Wabup
    Selain bertemu dengan Wabup, tim ACT Garut juga bertemu dengan Vokalis Setia Band atau ex vokalis ST 12 Charly Van Houten yang akan mengkampanyekan gerakan Ayo Masuk Sekolah.
    “Gerakan Sedekah Pangan Nasional adalah Gerakan sosial,itulah budaya Indonesia yang saling empati kepada sesama. Gerakan ini gerakan yang luar biasa karena dengan program ini akan banyak saudara kita yang membutuhkan mendapatkan pangan yang cukup dan masyarakat yang berkecukupan bisa bersedekah ke tempat yang terpercaya yaitu Aksi Cepat Tanggap” Tutur Charly**wawan s

  • DPRD Dapil 1 PDI perjuangan Kab Garut Menyantuni  Anak Yatim Dalam  Acara Isro Mi’raj

    DPRD Dapil 1 PDI perjuangan Kab Garut Menyantuni Anak Yatim Dalam Acara Isro Mi’raj

    GARUT,koran-samudra.com –Hujan Lebat tidak mematahkan semangat DPRD Dapil 1dari Fraksi PDI Perjuangan yaitu Yudha Puja Turnawan bersama Pengurus serta Para Kader PDI perjuangan Kabapaten Garut,yang setibanya di lokasi diguyur hujan lebat serta tidak menyurutkan Warga Kp Babakan Abid Kelurahan Suci Kaler Kecamatan Karangpawitan Sebagai mana akan mengadakan acara Isro Mi’raj Nabi Muhammad SAW 1142 H, Pelaksana di laksanakan hari ini Senin (22/03/21).

    DPRD Dapil 1 PDI perjuangan Kab Garut Menyantuni Anak Yatim Dalam Acara Isro Mi’raj

    Selain Yudha Pujha Turnawan dalm acara tersebut turut hadir Camat Karangpawitan Saefulrohman, Lurah Suci Kaler Komar.
    Saat diwawancara Dewan DPRD Garut Fraksi PDI Perjuangan Yudha Puja Turnawan menyampaikan, kehadirannya dalam acara Isro Mi’raj ini dalam rangka memenuhi undangan dari panitia kegiatan.

    DPRD Dapil 1 PDI perjuangan Kab Garut Menyantuni Anak Yatim Dalam Acara Isro Mi’raj

    ” Saya di undang oleh Panitia untuk bisa hadir dalam acara memperingati Isro Mi’raj dan juga bakti sosial PDI Perjuangan menyerahkan santuan bagi 65 anak yatim yang ada di 4 RW lingkungan kelurahan Suci Kaler kecamatan Karangpawitan Garut” kata Yudha Puja Turnawan.

    Meski Isro Mi’raj sudah lewat sambung Yudha, tetapi kegiatan yang dilaksanakan ini tidak mengurangi maknanya, tetapi karena mendapat undangan maka satu kewajiban untuk hadir di tengah – tengah warga.
    ” Makna dari kegiatan Isro Mi’raj ini menurut saya adalah bagaimana kita bisa meneladani akhlak Nabi Besar Muhammad SAW, kalau salah satu rangkaian ada santunan anak yatim dan duafa saya memiliki tanggung jawab langsung, karena syiar agama Islam ini harus memberikan contoh yang baik” imbuhnya.

    Sementara itu Camat Karangpawitan Saefulrohman menyampaikan,Banyak terimakasih Ke Pak Dewan Yudah yang telah memberikan bntuan sembako serta santuan dalam acara Isro Mi’raj ini,saefulrohman juga mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif, sehiga dapat meringan beban di masa sulit seperti ini.
    ” Saya tentunya menyambut baik kegiatan ini, namun tetap menghimbau untuk mematuhi protokol kesehatan dalam pelaksanaannya, sepanjang memenuhi persyaratan protokol kesehatan, kegiatan seperti ini di Karangpawitan boleh dilaksanakan” terang Saefulrohman.** wawan su

  • Kepala Dinas Perikanan & Kelautan Rahmat Efendi Pemda Subang Optimis Akan Benahi Birokrasi Pemerintahan kab.subang

    Kepala Dinas Perikanan & Kelautan Rahmat Efendi Pemda Subang Optimis Akan Benahi Birokrasi Pemerintahan kab.subang

    Subang,KoranSamudra.com – Kepala Dinas Perikanan & Kelautan Rahmat Efendi Pemda Subang resmi mengikuti Open Biding mencalonkan Sekretaris Daerah, pejabat yang telah mendaptarkan diri sebagai calon Sekda subang berjumlah 4 orang, proses pendaftaran calon sekda tersebut selama empat hari dari mulai tanggal 15-19 Maret tahun 2021, ada empat pejabat yang resmi mendaftar sebagai calon Sekda Subang.

    Kadis BKPSDM Subang Drs. Cecep Supriatin kepada wartawan, Minggu 21-3-2021 mengatakan, berdasarkan data yang sudah masuk dan juga mendaftarkan diri sebaai calon Sekda Subang.

    Sudah ada empat nama pendaftar, satu diantaranya merupakan pejabat yang saat ini bertugas di Pemrov Jabar, yakni M Ade Afriandi yang saat ini menjabat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Jabar.

    Tiga pejabat lainnya adalah Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Asep Nuroni,Kepala Dinas perikanan, Rahmat Efendi dan Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan Tatang Supriyatna.

    Dari empat nama pendaftar ini selanjutnya akan diumumkan dari hasil seleksi administrasi dan rekam jejak pada 22 Maret 2021 kata Cecep.

    Kadis perikanan dan kelautan Rahmat Efendi kepada koran samudra, senin 22-3-2021 bertempat di pemda subang, mengatakan, “saya sangat optimis sudah mendaptarkan diri mengikuti Open biding Sekda Kabupaten subang yang di laksanakan oleh jajaran BKSDM subang, saya sangat akselerasi untuk pembangunan Kabupaten subang, berniat untuk mengabdikan diri ke hal yang lebih luas untuk mengoptimalkan lagi penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten subang sesuai visi misi sembilan (9) program Jawara, adapun hal-hal yang akan saya lakukan berkaitan dengan, repformasi birokrasi berkaitan dengan pendapatan hasil Daerah, pelaksanaan sumberdaya aparatur, peningkatan sumberdaya aparatur, peningkatan BUMD dan lain – lain, alhamdulilah tahapan – tahapan nya dalam proses pencalonan sebagai sekda udah saya tempuh, kalo pun saya terpilih oleh tim pansel dan kebijakan ada di tangan Bupati, untuk Kabupaten subang saya ingin memberikan ketegasan, memberikan ide – ide yang sipatnya inovatif untuk Kabupaten subang lebih baik lagi”, ungkapnya.

    Rahmat Berharap Dalam mengisi open biding Sekda ini, saya menyikapi dengan serius untuk kedepannya demi Kabupaten subang, untuk pemerintahannya akan lebih baik lagi,minta Do,a dan dukunganya mudah-mudahan saya terpilih sebagai sekda Kabupaten subang pungkasnya.***Mris.Ah***

  • Kecelakaan Tunggal di Tol Cipali, Angkot GP bawa 10 Penumpang, 3 Luka Berat

    Kecelakaan Tunggal di Tol Cipali, Angkot GP bawa 10 Penumpang, 3 Luka Berat

    Cirebon, koran-samudra.com – Angkot Gunungsari- Plered ( GP) dengan plat nomer E 1989 HU kecelakaan tunggal di Tol Cikopo palimanan ( Cipali) di KM 178, minggu 21 maret 2021 pukul 09.20, Angkot tersebut membawa 10 penumpang.

    Berdasar laporan dari Polres Majalengka terdapat 3 korban luka berat dan 4 korban luka ringan. Dan untuk korban luka langsung dilarikan ke RS Mitra Plumbon untuk menjalani perawatan, sementara Angkot tersebut sudah dievakuasi dari lokasi kejadian.


    Disampaikan bahwa angkot yang dikemudikan Sugeng Abdul Rasyid diduga pecah Ban saat melintas di KM 178 tepatnya di Surawangi, Jatiwangi, Kabupaten Majalengka.

    Berikut Nama – nama korban kecelakaan lalu lintas Angkot GP di KM 178 :
    1. Sugeng Abdul Rasyid 49, ( Sopir Angkot) Warga blok Grewal, Setu Wetan, cirebon.
    2. Erli Nurleli 44, Warga Blok Blosongan, Setu Wetan,  Weru, Cirebon
    3. Radiah 50, Warga Blok Oncom, Setu Wetan, Weru, Cirebon.
    4. Sri Pujiawati 47, warga Blok Bandung, Setu Wetan, Weru, Cirebon.
    5. Usman 49, Warga Blok Bandung, setu Wetan, Weru, Cirebon.
    6. Maskonah Binti Abdul 58, Warga Kaliandul, Setu Kulon, Weru, Cirebon
    7. Didi Riyanto 56, Warga Blok Bandung, Setu Wetan, Weru, Cirebon
    8. Umamah 40, Warga Blok Setu Oncom, Setu kulon, Weru, cirebon.
    9. Yati, 50 Warga Blok Setu Oncom, Setu kulon, Weru, Cirebon
    *** abdurachman/gusdur