

B a n d u n g koransamudra.com
Gelaran Coklat Kita di Desa Alam Endah, Kecamatan Rancabali, Kabupaten Bandung, mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (29/8/2026) tersebut menghadirkan perpaduan seni, budaya, hiburan, serta kreasi masyarakat yang ikut menghidupkan suasana di tengah warga.
Coklat Kita menggandeng Desa Alam Endah dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Penyelenggara menyusun sejumlah agenda yang melibatkan masyarakat, mulai dari pentas seni tradisional, upacara adat, games, kreasi warga, parade band, hingga penampilan Ohang dan Aep Bancet sebagai guest star.
Rangkaian kegiatan tersebut menarik perhatian masyarakat sekitar untuk datang dan mengikuti acara. Selain menikmati berbagai pertunjukan, warga juga mendapat kesempatan untuk berkumpul dan berinteraksi dalam suasana yang lebih meriah.
Deden, salah seorang pengunjung sekaligus warga setempat, menilai kegiatan Coklat Kita memberikan pengalaman yang menarik bagi masyarakat Desa Alam Endah. Ia melihat konsep kegiatan yang mengangkat kebudayaan menjadi salah satu daya tarik utama acara tersebut.
“Acara ini seru sih, karena setelah adanya carnaval di 17 Agustusnya kita mengadakan carnaval lagi dengan tema kebudayaan itu jadi poin plus juga,” ujar Deden saat ditemui pada Sabtu (29/8/2026).
Menurut Deden, kehadiran kegiatan dengan tema kebudayaan memberikan warna tersendiri bagi masyarakat. Setelah masyarakat sebelumnya mengikuti rangkaian karnaval dalam momentum peringatan 17 Agustus, kegiatan Coklat Kita kembali menghadirkan karnaval dengan pendekatan budaya.
Hal tersebut membuat masyarakat tidak hanya datang untuk menikmati hiburan musik, tetapi juga dapat melihat berbagai bentuk ekspresi budaya yang muncul dalam rangkaian acara.
Deden juga menilai kehadiran Ohang dan Aep Bancet menambah daya tarik kegiatan. Kehadiran kedua pengisi acara tersebut mampu menarik perhatian masyarakat sekitar untuk datang dan menikmati hiburan yang tersedia.
“Terus dengan kehadiran Ohang sama Aep Bancet jadi daya tarik juga buat masyarakat sekitar,” katanya.
Rangkaian acara Coklat Kita tidak berhenti pada pertunjukan musik dan hiburan. Penyelenggara turut memberikan ruang bagi seni tradisional dan kreasi warga. Pentas seni tradisional serta upacara adat menjadi bagian dari kegiatan yang mengangkat identitas budaya masyarakat setempat.
Sementara itu, games dan kreasi warga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk terlibat secara langsung. Parade band kemudian melengkapi rangkaian hiburan yang berlangsung di lapangan Desa Alam Endah.
Kehadiran masyarakat dalam jumlah yang ramai juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi warga, khususnya pedagang kecil yang membuka usaha di sekitar lokasi kegiatan. Keramaian membuat pedagang memperoleh kesempatan untuk menawarkan dagangan kepada pengunjung yang datang.
Mulyana, salah seorang pedagang yang menghadiri kegiatan tersebut, menilai event Coklat Kita memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat kecil.
“Sangat positif, dampaknya perekonomian untuk masyarakat kecil terutama pedagang itu sangat membantu. Kalau bisa ya sesering mungkin diadakan event-event seperti ini,” ujar Mulyana.
Menurut Mulyana, penyelenggaraan event di lapangan Desa Alam Endah dapat membantu pedagang kecil karena menghadirkan keramaian. Pengunjung yang datang untuk mengikuti kegiatan sekaligus menciptakan peluang bagi pedagang untuk memperoleh pembeli.
Mulyana juga memahami bahwa kegiatan tersebut merupakan event Coklat Kita yang menggandeng Desa Alam Endah sebagai bagian dari pelaksanaan acara.
“Ini memang event Djarum Coklat. Jadi yang mengadakan event ini Djarum Coklat yang berkolaborasi dengan Desa Alam Endah,” katanya.
Bagi pedagang kecil, keberadaan kegiatan masyarakat seperti ini memiliki arti tersendiri. Mereka dapat memanfaatkan momentum keramaian untuk menjalankan aktivitas perdagangan sekaligus berinteraksi dengan masyarakat yang datang ke lokasi.
Mulyana berharap penyelenggara dapat kembali mengadakan kegiatan serupa di lapangan Desa Alam Endah. Ia menilai keberlanjutan event dapat memberikan manfaat bagi pedagang kecil yang berada di sekitar lokasi.
“Harapannya sering diadakan acara di lapangan ini. Itu kan sangat membantu untuk pedagang kecil seperti saya,” ucapnya.
Harapan tersebut menunjukkan bahwa masyarakat tidak hanya melihat event sebagai sarana hiburan. Bagi pelaku usaha kecil, kegiatan yang menghadirkan banyak pengunjung juga membuka peluang ekonomi. Sementara bagi warga lainnya, kegiatan tersebut memberikan ruang untuk berkumpul dan menikmati hiburan tanpa harus meninggalkan lingkungan mereka.
Deden juga menyampaikan apresiasi kepada Coklat Kita yang telah memilih Desa Alam Endah sebagai salah satu lokasi kegiatan. Menurutnya, kehadiran event tersebut memberikan pengalaman baru sekaligus menghadirkan hiburan bagi masyarakat sekitar.
“Terus ya terima kasih juga buat Coklat Kita yang sudah mau hadir di Desa Alam Endah,” ujar Deden.
Kegiatan Coklat Kita di Desa Alam Endah akhirnya mempertemukan beberapa kepentingan masyarakat dalam satu ruang. Seni dan kebudayaan mendapat tempat melalui pentas tradisional, upacara adat, serta karnaval. Masyarakat memperoleh hiburan melalui parade band dan kehadiran Ohang serta Aep Bancet. Di sisi lain, pedagang kecil mendapat peluang untuk meningkatkan aktivitas ekonomi selama acara berlangsung.
Antusiasme warga dan harapan pedagang terhadap penyelenggaraan event serupa menunjukkan bahwa kegiatan di ruang publik dapat memberikan manfaat yang lebih luas. Selain menciptakan hiburan, event juga dapat membuka ruang interaksi masyarakat, memperkenalkan kembali budaya lokal, dan menggerakkan aktivitas ekonomi warga.
Dengan kolaborasi antara Coklat Kita dan Desa Alam Endah, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk menikmati hiburan sekaligus merayakan kebudayaan di lingkungan sendiri. Bagi warga seperti Deden dan pedagang seperti Mulyana, kehadiran event semacam ini memberikan alasan untuk terus menjaga ruang publik sebagai tempat berkumpul, berekspresi, dan menggerakkan perekonomian masyarakat.
**Moch Syahril Madridho











