B a n d u n g koransamudra.com
Persib Bandung memastikan langkah ke fase grup AFC Champions League Two (ACL Two) 2026/2027 setelah menundukkan Manila Digger FC dengan skor 1-0 di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Senin (31/8/2026) malam. Mariano Peralta menjadi penentu kemenangan Maung Bandung lewat gol pada menit ke-89.
Persib harus bekerja keras sepanjang pertandingan untuk membongkar pertahanan rapat wakil Filipina tersebut. Tim asuhan Igor Tolic menguasai jalannya pertandingan dan terus mencari ruang di lini pertahanan Manila Digger, tetapi penyelesaian akhir Persib belum menghasilkan gol hingga penghujung laga.
Kemenangan tersebut sekaligus membawa Persib menempati Grup E ACL Two 2026/2027. Persib akan menghadapi FC Seoul dari Korea Selatan, Melbourne Victory dari Australia, dan The Cong-Viettel FC dari Vietnam. Fase grup akan mulai bergulir pada 16 September mendatang.
Persib Dominan, Manila Digger Bertahan Rapat
Persib langsung mengambil inisiatif serangan sejak awal pertandingan. Ragnar Oratmangoen, Luka Menalo, Mariano Peralta, dan sejumlah pemain lain mencoba membuka pertahanan Manila Digger dari berbagai sisi.
Gabriel Mutombo sempat memperoleh peluang melalui sundulan setelah menerima umpan Ragnar Oratmangoen. Namun, bola masih melambung di atas mistar. Patricio Matricardi juga mencoba memanfaatkan situasi bola mati, tetapi sundulannya belum mengarah ke gawang.
Manila Digger tidak hanya menunggu di area pertahanan. Tim asal Filipina itu beberapa kali memanfaatkan serangan balik untuk menguji lini belakang Persib. Baboucarr Touray sempat melepaskan tembakan pada menit ke-25, tetapi Teja Paku Alam mampu menggagalkan ancaman tersebut.
Persib terus meningkatkan tekanan setelah pertandingan memasuki pertengahan babak pertama. Luka Menalo mendapat dua peluang, sementara Peralta juga mencoba melakukan penetrasi melalui aksi individu. Namun, kiper Manila Digger Omar Njie beberapa kali tampil sigap mengamankan gawangnya.
Hingga turun minum, kedua tim belum mampu mencetak gol. Persib memasuki ruang ganti dengan skor 0-0 meskipun lebih banyak mengendalikan permainan.
Tolic Ubah Komposisi untuk Tambah Tekanan
Igor Tolic mencoba mengubah arah permainan pada babak kedua. Pada menit ke-65, pelatih asal Kroasia tersebut memasukkan Berguinho dan Thom Haye untuk menggantikan Luka Menalo dan Adam Alis.
Pergantian tersebut membuat Persib semakin agresif dalam membangun serangan. Thom Haye membantu sirkulasi bola dari lini tengah, sedangkan Berguinho memberikan pilihan tambahan di area serang.
Persib kembali mendapatkan peluang melalui Luka Menalo pada menit ke-53 sebelum pergantian pemain, tetapi tembakannya masih melebar. Kakang Rudianto juga sempat membantu serangan, namun sepakannya belum mampu mengubah kedudukan.
Tolic kembali melakukan perubahan pada menit ke-77 dengan memasukkan Danijel Loncar dan menarik Ragnar Oratmangoen. Persib kemudian terus menekan ketika waktu pertandingan semakin mendekati akhir.
Situasi tersebut membuat pertandingan berjalan semakin menegangkan. Jika Persib gagal mencetak gol hingga 90 menit, kedua tim harus menjalani tambahan waktu dua kali 15 menit untuk menentukan pemenang.
Peralta Pecahkan Kebuntuan
Ketika pertandingan memasuki menit ke-89, Persib akhirnya menemukan celah di pertahanan Manila Digger.
Berguinho mengirimkan umpan kepada Mariano Peralta yang bergerak di sisi kiri kotak penalti. Penyerang asal Argentina tersebut kemudian melepaskan tembakan kaki kiri yang mengarah rendah ke gawang dan menaklukkan kiper Manila Digger.
Gol tersebut langsung mengubah kedudukan menjadi 1-0 untuk Persib sekaligus menghapus kebuntuan sepanjang pertandingan.
Persib masih menghadapi tekanan pada masa tambahan waktu. Manila Digger mencoba mencari gol penyeimbang, sementara Persib berusaha mempertahankan keunggulan. Balsa Sekulic sempat mendapatkan peluang di dalam kotak penalti, tetapi ia kesulitan menyelesaikan kesempatan tersebut.
Tolic kemudian memasukkan Julio Cesar pada penghujung pertandingan untuk menjaga keseimbangan tim. Persib akhirnya mempertahankan skor 1-0 sampai wasit meniup peluit panjang.
Tantangan Persib Semakin Berat
Kemenangan atas Manila Digger membawa Persib kembali ke persaingan antarklub Asia. Namun, perjalanan Maung Bandung tidak akan semakin mudah setelah ini.
Persib akan menghadapi tiga klub dengan pengalaman kompetisi Asia yang cukup kuat di Grup E. FC Seoul mewakili Korea Selatan, Melbourne Victory datang dari Australia, sedangkan The Cong-Viettel menjadi wakil Vietnam.
Persib juga harus menjalani pertandingan melawan Manila Digger tanpa dukungan langsung Bobotoh di stadion. Sanksi AFC membuat laga di Si Jalak Harupat berlangsung tanpa penonton. Kondisi tersebut menghilangkan salah satu kekuatan utama Persib ketika bermain di Bandung.
Meski demikian, Persib berhasil melewati situasi tersebut dan mengamankan kemenangan. Gol Peralta pada penghujung pertandingan juga menunjukkan kemampuan Maung Bandung untuk tetap menjaga tekanan hingga menit-menit terakhir.
Kini, Persib memiliki waktu untuk mempersiapkan diri menghadapi persaingan Grup E. Laga pertama fase grup akan menjadi ujian yang jauh lebih berat setelah Maung Bandung melewati Manila Digger.
Kemenangan 1-0 malam ini tidak hanya memberikan tiket kepada Persib untuk melanjutkan perjalanan di ACL Two. Hasil tersebut juga membuka kembali kesempatan Maung Bandung untuk mengukur kekuatan mereka di level Asia.
**Moch Syahril Madridho












