Garut | koransamudra.com
Dibalik cerita Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2026 di Tingkat Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut. Jeritan histeris, robohnya dinding tembok/pagar pembatas jalan masuk ke Gedung PGRI Kecamatan Karangpawitan Kabupaten Garut Provinsi Jawa Barat.
Insiden tersebut terjadi pada hari Sabtu 5/9/2026, sekitaran pukul 11.00 WIB dan bertepatan gelaran acara Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2026 Tingkat Kecamatan Karangpawitan untung tidak ada jatuh korban, dan pasalnya tembok dinding pembatas yang ambruk tersebut jatuh keluar menimpa lahan kosong milik warga. Dimana seluruh peserta Festival dikabarkan sudah masuk Aula Gedung PGRI, begitu juga dengan kendaraan dan kerumunan orang tua, pedagang berjarak puluhan meter dari lokasi kejadian.


Berkaitan dengan hal robohnya tembok dinding pagar pembatas pintu masuk ke Gedung PGRI Kecamatan Karangpawitan menurut Erni Kusmawati, S.Pd., M.Pd., merupakan Sekertaris PGRI Kecamatan Karangpawitan, ditemui selepas acara menyampaikan (5/9/2026).
“Terkait peristiwa hal robohnya benteng tersebut untuk sementara akibat adanya getaran kendaraan atas Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kecamatan Karangpawitan, dan dari kemarin sore itu sudah miring, dan rencananya itu mau diperbaiki tapi keburu roboh”. Ujarnya.
Ketika ditanya mensoal adakah jatuh korban ?,
“Alhamdulillah tidak ada jatuh korban dan semua peserta sudah masuk aula pada saat kejadian “. Tegasnya.


Dimana Acara Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tahun 2026, dengan mengusung
tema yaitu “Ngamamule Bahasa Indung, Ngariksa Warisan Karuhun”, dan kategori diperlombakan ; Ngadongeng, Biantara, Ngarang Carita Pondok, Maca Jeung Nulis Aksara Sunda, Nembang Pupuh, Ngabodor Sorangan dan Maca Sajak.
Hadir dalam acara Festival yaitu Korwas Karangpawitan H. Jujun Junaedi, M.Pd.,
Ketua K3S Kecamatan Karangpawitan Nurdin Setia Aji, M.Pd., dan Ketua PGRI Kecamatan Karangpawitan yaitu Indra Rakhman, M.Pd., M.G., beserta Kepala Sekolah, Guru dan Para Murid Sekolah Dasar Se-Kecamatan Karangpawitan.
Berkaitan dengan kegiatan FTBI Tahun 2026, menurut Jujun Junaedi.
“Terkait dengan kegiatan FTBI di tingkat Kecamatan Karangpawitan untuk Tahun 2026 ini, Alhamdulillah ada peningkatan yang signifikan, dilihat dari kuantitasnya, pada tahun-tahun kebelakang itu, hanya mencapai kurang lebih, yang mengikuti kegiatan ini sekitar 70%, tetapi sekarang hampir mencapai 90% sehingga kegiatan ini sampai sore dan bahkan sampai jam 04.00 (16.00 WIB) masih berlangsung ya apalagi barusan, yang baru beres itu hal terkait dengan dongeng, karena dongeng pesertanya hampir mencapai 102 orang kalau tidak salah”.Ungkap Jujun Junaedi.
Ungkap lebih lanjut dikatakan oleh Jujun Junaedi selalu Ketua Panitia FTBI 2026 di Tingkat Kecamatan Karangpawitan. “Alhamdulillah, kemudian juga partisipasi dari para kepala sekolah, guru dan juga alhamdulillah ya cukup responsif”. Ulas Jujun.
Ditanya mensoal hal keterlibatan pihak mana saja, didalam acara FTBI 2026.
“Pelaksanaan kegiatan ini, kolaboratif dengan pihak PGRI Cabang Kecamatan Karangpawitan, kemudian dengan K2S. Ya, Alhamdulillah bisa terlaksana dan ini berkat adanya kolaboratif yang saling mendukung, dan alhamdulillah sehingga kegiatan ini bisa berjalan dengan lancar dan juga terlepas dari itu terkait dengan segala sesuatu terutama dalam waktu kejuaraan (peristiwa robohnya benteng) Alhamdulillah tidak ada peserta atau para pihak yang jadi korban, aman dan terkendali”. Tandasnya.


Bahkan menurut Jujun Junaedi selaku Ketua Pelaksana FTBI 2026, untuk Juri didatangkan dari pihak luar Kecamatan Karangpawitan.
“terkait dewan juri ya alhamdulillah dewan juri itu mendatangkan dari luar jadi ini untuk menghilangkan hal-hal tidak diharapkan adanya kecurigaan-kecurigaan, juaranya hanya didominasi oleh sekolah-sekolah tertentu, sekarang alhamdulillah yang menjadi juara justru menyebar, karena kami mendatangkan juri yang profesional, mudah-mudahan harapan kami kedepannya, yang menjadi juara terbaik Kecamatan Karangpawitan, untuk mewakili Karangpawitan ditingkat kabupaten Garut, dan juga Jawa Barat “. Pungkasnya.
*** Yohanes / NAS












