Blog

  • Kelurahan Sukapura Bahas Prioritas Pembangunan Dalam Musrenbang RKPD 2022

    Kelurahan Sukapura Bahas Prioritas Pembangunan Dalam Musrenbang RKPD 2022

    Bandung, koran-samudra.com – Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tahun 2021 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022, di Rumah Makan Nelongso, Jumat (22 Januari 2021).

    dilansir dari humas.bandung.go.id, Musrenbang dihadiri oleh Sekretaris Kecamatan Kiaracondong, Anggota DPRD Kota Bandung Dapil Kecamatan Kiaracondong, Ketua DPD LPM Kota Bandung, WaKapolsek Kecamatan Kiaracondong, Kepala UPT Puskesmas Kiaracondong, Delegasi RW, para Ketua Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LPM, RW, PKK, Karang Taruna) Kelurahan Sukapura serta tokoh masyarakat dan stakeholder se-Kelurahan Sukapura. Kegiatan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan.

    Pembukaan dan penutupan Musrenbang dilakukan oleh Lurah Sukapura, Melinasari. Dalam sambutannya, Melinasari mengatakan, perencanaan pembangunan yang dirancang diharapkan tidak hanya ampuh menyelesaikan permasalahan pada saat ini. Ia berharap, perencanaan pembangunan juga mampu mengantisipasi permasalahan di masa datang melalui pendekatan yang kolaboratif dan inovatif.

    “Kami berharap banyak, semoga SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) terkait dapat segera menindaklanjuti seluruh hasil Musrenbang ini,” katanya.

    Musrenbang RKPD dilaksanakan berdasarkan Undang Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 86 Tahun 2017.

    Proses Musrenbang tahunan Kelurahan Sukapura diselenggarakan mulai dari tahap rembuk warga yang berlangsung pada 7-14 Januari 2021. Kemudian dilanjutkan dengan Musrenbang Tingkat Kelurahan yang memiliki peran strategis dalam penyusunan RKPD Tahun 2022 agar tetap dalam koridor RPJMD 2018-2023. Fase terakhir adalah Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bandung Tahun 2005-2025.

    “Musrenbang tahun ini merupakan konsultasi publik untuk menyelaraskan rancangan RKPD dengan usulan dari masyarakat mengenai prioritas program dan kegiatan pembangunan yang akan dilaksanakan pada tahun 2022,” kata Melinasari.

    Melinasari menyampaikan terima kasih kepada para narasumber, stakeholder serta seluruh peserta yang telah berkontribusi meluangkan waktu, tenaga, dan pikiran untuk Kelurahan Sukapura dan umumnya Kota Bandung.

    Sementara itu, Ketua LPM Kelurahan Sukapura, Brio Deviola dalam laporannya menyampaikan, beberapa output Musrenbang tahun ini merupakan prioritas pembangunan Kelurahan Sukapura, Kecamatan Kiaracondong tahun 2022. Prioritas tersebut adalah, infrastruktur yang terpadu dan berkualitas; peningkatan kualitas layanan air bersih; peningkatan derajat kesehatan masyarakat; dan kualitas lingkungan hidup.

    “Musrenbang yang telah dilaksanakan akan menjadi kesepakatan bersama dalam menentukan langkah-langkah pembangunan di tahun 2022 untuk mewujudkan Kelurahan Sukapura Bersinar dalam rangka dalam rangka mendukung visi Kota Bandung yang unggul, nyaman, sejahtera, dan agamis,” katanya.*Editor

    sumber : humas.bandung.go.id

  • Untuk RSUD dr. Slamet Pemkab Garut Menganggarkan 6 Milyar Tambah Fasilitas Penanganan Covid-19

    Untuk RSUD dr. Slamet Pemkab Garut Menganggarkan 6 Milyar Tambah Fasilitas Penanganan Covid-19

    GARUT,koran-samudra.com – Dalam rangka meningkatkan pelayanan penanganan pasien Covid-19 di Kabupaten Garut, Bupati Garut Rudy Gunawan meresmikan penambahan fasilitas Covid-19 di RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) dr. Slamet Garut, Senin (25/1/2021).

    Bupati Garut meresmikan 100 ruang perawatan baru yang diantaranya terdapat 20 ruangan perawatan intensif. “Hari ini kita mengadakan pembukaan 100 ruang baru untuk pasien Covid-19, diantaranya 20 dilakukan dalam bentuk perawatan intensif, dengan menggunakan alat-alat canggih ini adalah alat-alat yang ada di setiap ruangan, ini ada dua puluh tempat,” ucap Bupati Garut.

    Untuk RSUD dr. Slamet Pemkab Garut Menganggarkan

    Bupati Rudy Gunawan mengungkapkan, pihaknya telah meningkatkan tempat perawatan yang tadinya ada 100 bed (kasur) menjadi 200 bed untuk pasien Covid-19. “Kita menaikkan tempat perawatan dari seratus bed menjadi dua ratus bed, nah kami tidak mengambil risiko ini adalah rujukan bukan yang untuk isolasi yang datang kesini itu adalah yang bener-bener mempunyai gejala,” ungkapnya.

    Bupati menyebutkan, pihaknya juga telah menyiapkan ICU (Intensive Care Unit) untuk pasien Covid-19 yang sedang dalam kondisi darurat. “Dan kita menyiapkan ICU untuk 20 (pasien), 10 persennya adalah yang bener-bener dalam kondisi yang sangat gawat kita menggunakan peralatan-peralatan yang sesuai dengan standar dari Kementerian Kesehatan,” tutur Rudy.

    Penambahan fasilitas ini, kata dia, menghabiskan dana kurang lebih 6 miliar rupiah termasuk pembelian obat yang harganya sekitar 7,5 juta rupiah.
    “Ini dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) menggunakan e-catalogue UPTD ( Unit Pelaksana Teknis Daerah) nilainya 6 miliar rupiah, 6 miliar itu pembelian sesuatu yang terdiri banyak lah termasuk obat yang (harganya) 7,5 (juta rupiah)” kata Rudy.

    Tak hanya RSUD dr. Slamet, lanjut Rudy, ada juga rumah sakit lain yang digunakan sebagai rumah sakit rujukan untuk pasien Covid-19 yang memiliki gejala. “Dari yang 200 itu kan dari rumah sakit dr. slamet, kita masih ada 4 rumah sakit lagi, Intan Husada kemudian Annisa Queen, Nurhayati dan satu lagi adalah Guntur jadi kita ada lima. Kalau misalnya Medina dan Rusun itu namanya rumah sakit darurat itu bagi mereka isolasi yang disiapkan oleh Pemerintah Daerah,” lanjutnya.

    Pada kegiatan ini, Bupati Garut Rudy Gunawan didampingi Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman serta unsur Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) lainnya berkesempatan mengecek ruangan.** Wawan S

  • Bupati Garut Akan Lantik Sekda Baru 1 Februari Nanti

    Bupati Garut Akan Lantik Sekda Baru 1 Februari Nanti

    GARUT,koran-samudra.com – Tahap pemilihan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Garut, sudah memasuki tahap akhir, dimana dalam tahap ini sudah ada tiga nama kandidat yang bersaing untuk mendapatkan posisi Sekda Garut.

    Hal tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Garut, Rudy Gunawan, dalam sambutannya di Apel Gabungan yang diselenggarakan di Lapang Sekretariat Daerah, Jalan Pembangunan, Kelurahan Sukagalih, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (25/112021), bersamaan dengan pengambilan sumpah dan pelantikan 31 pejabat struktural setingkat jabatan pengawas.

    “Saudara-saudara sekalian beredar di internet tentang saudara harus mengetahui karena saudara adalah bagian dari pemerintah yang akan dipimpin oleh Sekretaris Daerah, tentu sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sesuai dengan PP (Peraturan Pemerintah) 11 tahun 2017 dan Undang-Undang Nomer 5 Tahun 2014 kita telah menyelesaikan tahap seleksi Sekda tahap akhir, kami sudah mendapatkan surat melalui Pj (Penjabat) Sekda selaku pejabat yang berwenang,” ujar Rudy dalam sambutannya.

    Tiga nama tadi, lanjut Rudy, adalah Didi Fajar Putradi (Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat), Nurdin Yana (Asisten Pemerintahan Umum dan Kesra Setda Kabupaten Garut) dan Usep Basuki Eko (Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga). “3 besar berdasarkan alfabet tidak melihat ranking, kelebihan, kekurangan, dan lain sebagainya. Yang pertama secara alfabet adalah 3 besar yang akan kami pilih menjadi satu yang akan diajukan kepada Pak Gubernur besok, karena hari ini dari KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) secara terkonfirmasi sudah turun, yang pada intinya proses seleksi Sekda telah sesuai dengan ketentuan dan mempersilahkan Bupati untuk memilih satu dari tiga yang ada didalam rekomendasi dari Pansel (Panitia Seleksi) yang pertama adalah Bapak Didit Kepala BKD, yang kedua adalah Bapak Nurdinyana Asisten 1, yang ketiga Bapak Usep Basuki Eko Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga,” ungkapnya.

    Bupati mengatakan bahwa ia akan mengirimkan hasil pilihan dirinya beserta Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, besok pagi ke Gubernur Jawa Barat. “Insyaallah besok akan kami kirimkan kepada Bapak Gubernur, jadi siapa sekda yang dipilih oleh Bupati dan Wakil Bupati saat ini akan saya umumkan besok pagi. Jadi insyaallah pada tanggal 1 (Februari 2021) sudah selesai, dan akan dilaksanakan proses pelantikannya di tempat ini saja kalau memang tidak hujan. Kalau hujan diopsi keduanya adalah di pendopo dengan sangat terbatas kalau disini juga dilakukan dalam apel seperti sekarang ini cuman nanti ada penambahan para camat di 42 kecamatan.” pungkasnya.** wahyu

  • Buruan Cek, Kemendikbud telah salurkan bantuan kuota internet ke 35,72 juta orang

    Buruan Cek, Kemendikbud telah salurkan bantuan kuota internet ke 35,72 juta orang

    Jakarta, koran-samudra.com – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menyalurkan bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020 kepada 35.725.387 orang. Bantuan ini ditujukan guna meringankan beban masyarakat pendidikan baik di sekolah maupun kampus selama menggelar pembelajaran daring selama pandemi  Covid-19.

    Hal ini disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim pada Forum Merdeka 9 (FMB9) yang digelar secara virtual bertajuk “Merdeka Belajar, Transformasi Pendidikan Indonesia”, Jumat (22/1/2021) di Jakarta.

    “Kita berhasil mengirimkannya kepada 35 juta orang yang terdiri dari siswa, mahasiswa, guru, dan dosen di seluruh Indonesia,” UCap Nadiem.

    Program bantuan kuota ini secara detail mencakup antara lain siswa Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sebanyak 1.920.248 siswa, pelajar Kesetaraan sebanyak 58.517, pelajar Sekolah Dasar (SD) sebanyak 13.885.829 siswa, pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) mencapai 6.445.774 siswa, pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) sebanyak 3.707.110 siswa, pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) mencapai 3.674.296, pelajar Sekolah Luar Biasa (SLB) sebanyak 70.337 siswa.

    Kemudian Mahasiswa Vokasi sebanyak 221.742 peserta didik, Mahasiswa Akademik sebanyak 3.661.113 orang, Dosen Vokasi sebanyak 15.095 orang, Dosen Akademik sebanyak 151.544 orang, dan Guru sebanyak 1.913.782 orang.

    Sebanyak 49,96% atau 17.848.083 penerima manfaat bantuan menggunakan operator seluler Telkomsel, 17,11 persen atau 6.112.814 penerima manfaat bantuan pengguna operator seluler Indosat, 17,38 persen atau 6.210.614 penerima manfaat menggunakan operator seluler XL Axis, 10,96 persen atau 3.915.026 penerima manfaat menggunakan operator seluler Tri, dan 4,59 persen atau 1.638.850 peneruima manfaat menggunakan operator seluler Smartfren.

    Banyaknya bantuan kuota data internet tersebut, diungkap Mendikbud sebagai sejarah bantuan di sektor pendidikan terbesar pertama di Indonesia. Karena mampu mendistribusikan sebanyak 35 juta orang dalam waktu kurang dari satu tahun.

    “Pertama kali dilakukan untuk mendistribusikan bantuan kuota data internet terbesar di sejarah Indonesia yang pernah terjadi,” imbuhnya.

    Maka itu pihaknya berharap, bantuan kuota data internet ini mampu membuat proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) berjalan dengan optimal di tengah pandemi. Sehingga, sumber daya manusia (SDM) ke depannya dapat tetap berkualitas selama wabah virus masih merebak di tanah air.

    “Ini adalah dukungan pemerintah untuk meringankan beban ekonomi untuk melaksanakan PJJ,” katanya.

    Selain bantuan kuota dan internet, Kemendikbud juga memberikan BOS afirmasi dan bantuan kepada Perguruan Tinggi Swasta (PTS) dalam bentuk bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT). Total sekitar 410.000 mahasiswa yang telah menerima kondisi bantuan tersebut, sehingga bisa melanjutkan kuliahnya. Hal ini demi kelangsungan sektor pendidikan dan kesuksesan program merdeka belajar.***Editor

  • Yukkk Simak Prakiraan Cuaca Kota Bandung dan Sekitarnya

    Yukkk Simak Prakiraan Cuaca Kota Bandung dan Sekitarnya

    Bandung, koransamudra – Prakiraan cuaca hari Senin (25/01/2021), yang disampaikan BMKG melalui bmkg.go.id untuk wilayah Kota Bandung dan sekitarnya.

    Bandung
    Pagi hari: Secara umum berawan
    Siang hari: Secara umum hujan sedang
    Malam hari: Secara umum hujan ringan
    Dini hari: Secara umum berawan
    Suhu udara: 20 – 29°C
    Kelembaban udara: 75 – 95%

    Banjar
    Pagi hari: Secara umum berawan
    Siang hari: Secara umum hujan petir
    Malam hari: Secara umum hujan ringan
    Dini hari: Secara umum berawan
    Suhu udara: 20 – 30°C
    Kelembaban udara: 75 – 95%

    Ciamis
    Pagi hari: Secara umum berawan
    Siang hari: Secara umum hujan petir
    Malam hari: Secara umum hujan ringan
    Dini hari: Secara umum berawan
    Suhu udara: 20 – 30°C
    Kelembaban udara: 75 – 95%

    Cianjur
    Pagi hari: Secara umum berawan
    Siang hari: Secara umum hujan petir
    Malam hari: Secara umum hujan ringan
    Dini hari: Secara umum berawan
    Suhu udara: 19 – 29°C
    Kelembaban udara: 75 – 95%

    Cimahi
    Pagi hari: Secara umum berawan
    Siang hari: Secara umum hujan sedang
    Malam hari: Secara umum hujan ringan
    Dini hari: Secara umum berawan
    Suhu udara: 20 – 29°C
    Kelembaban udara: 75 – 95%

    Garut
    Pagi hari: Secara umum berawan
    Siang hari: Secara umum hujan petir
    Malam hari: Secara umum hujan ringan
    Dini hari: Secara umum berawan
    Suhu udara : 20 – 29°C
    Kelembaban udara: 75 – 95%

    Lembang
    Pagi hari: Secaa umum berawan
    Siang hari: Secara umum hujan sedang
    Malam hari: Secara umum hujan ringan
    Dini hari: Secara umum berawan
    Suhu udara : 20 – 29°C
    Kelembaban udara: 75 – 95%

    Purwakarta
    Pagi hari: Secara umum berawan
    Siang hari: Secara umum hujan ringan
    Malam hari: Secara umum hujan ringan
    Dini hari: Secara umum berawan
    Suhu udara : 21 – 31°C
    Kelembaban udara: 75 – 95%

    Singaparna
    Pagi hari: Secara umum berawan
    Siang hari: Secara umum hujan petir
    Malam hari: Secara umum hujan ringan
    Dini hari: Secara umum berawan
    Suhu udara: 20 – 30°C
    Kelembaban udara: 75 – 95%

    Soreang
    Pagi hari: Secara umum berawan
    Siang hari: Secara umum hujan petir
    Malam hari: Secara umum hujan ringan
    Dini hari: Secara umum berawan
    Suhu udara: 19 – 29°C
    Kelembaban udara: 75 – 95%

    Subang
    Pagi hari: Secara umum berawan
    Siang hari: Secara umum hujan sedang
    Malam hari: Secara umum hujan ringan
    Dini hari: Secara umum berawan
    Suhu udara : 21 – 31°C
    Kelembaban udara: 75 – 95%

    Sumedang
    Pagi hari: Secara umum berawan
    Siang hari: Secara umum hujan petir
    Malam hari: Secara umum hujan ringan
    Dini hari: Secara umum berawan
    Suhu udara : 21 – 31°C
    Kelembaban udara: 75 – 95%

    Tasikmalaya
    Pagi hari: Secara umum berawan
    Siang hari: Secara umum hujan petir
    Malam hari: Secara umum hujan ringan
    Dini hari: Secara umum berawan
    Suhu udara : 20 – 30°
    Kelembaban udara: 75 – 95%

    Peringatan dini: Waspada potensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada siang hingga malam hari di wilayah Karawang, Bekasi, Bogor, Sukabumi, Cianjur, Subang, Indramayu, Sumedang, Garut, Tasikmalaya, Banjar, dan Ciamis.*Editor

  • Wabup Garut : Piramid View Gunung Sadahurip “Dieng”nya Garut

    Wabup Garut : Piramid View Gunung Sadahurip “Dieng”nya Garut

    GARUT,koran-samudra.com – Kabupaten Garut merupakan salah satu kabupaten yang memiliki banyak potensi wisata dari mulai objek wisata air panas, air terjun, pantai dan wisata alam lainnya. Salah satunya, yakni destinasi wisata alam yang menyuguhkan keindahan yang sangat menakjubkan, bahkan sebagian orang menyebutnya sebagai “Dieng”-nya Kabupaten Garut yaitu Piramid View Gunung Sadahurip yang terletak di Desa Sindanggalih, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut.

    Wabup Garut : Piramid View Gunung Sadahurip “Dieng”nya Garut

    Mungkin sebagian orang tak asing lagi ketika mendengar objek wisata alam dataran tinggi “Dieng”yang sebagian wilayahnya masuk Kabupaten Wonosobo, Provinsi Jawa tengah. Objek wisata ini banyak diburu oleh para wisatawan baik lokal maupun internasional yang hendak menikmati tenggelamnya matahari ( Sunset ) di ketinggian dan terbitnya matahari (sunrise).

    Ketika mengunjungi objek wisata Piramid View, Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, mengatakan keindahan alam dataran tinggi Gunung Sadahurip yang berada diatas ketinggian 1300 mdpl (meter diatas permukaan laut) tak kalah menakjubkan dengan objek wisata Dieng yang berada di Kabupaten Wonosobo.

    “Kita akan mengembangkan destinasi wisata ini sektor pariwisata sangat membantu perekonomian daerah maupun desa itu sendiri. Saya pun mengapresiasi kinerja Kades (Kepala Desa) bersama Forkopimcam (Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan) Karangtengah serta masyarakat dengan swadaya yang ada objek wisata ini sudah punya nilai jual,” ujar dr. Helmi saat mengunjungi Piramid View Gunung Sadahurip yang berlokasi di Desa Sindanggalih, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Garut, Minggu (24/1/2021).

    Untuk meningkatkan pengunjung, lanjut dr. Helmi, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan dinas terkait, agar infrastruktur jalan menuju wisata bisa dibangun, serta menambah fasilitas objek wisata, seperti penataan objek wisata, tempat anjungan, dan tempat swafoto, sehingga bisa menunjang wisatawan agar nyaman berkunjung. “Pemerintah harus hadir untuk menjadi pendorong wisata melalui peningkatan infrastruktur jalan wisata serta fasilitas objek wisata itu sendiri,” ucapnya.

    Ia berharap muncul wisata-wisata baru dari desa untuk meningkatkan perekonomian masyarakat desa. “Wisata desa bisa menumbuhkan perekonomian masyarakat, diharapkan muncul wisata-wisata baru di tingkat desa dengan memaksimalkan potensi yang ada,” pungkasnya.** wahyu/wawan s

  • ACT Dan MRI Garut Menggandeng Elemen Mahasiswa dan Remaja Mesjid Untuk  Korban Bencana

    ACT Dan MRI Garut Menggandeng Elemen Mahasiswa dan Remaja Mesjid Untuk Korban Bencana

    GARUT,koran-samudra.com-Gelar kemanusiaan untuk korban bencana Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kab Garut bersama Elemen mahasiswa minggu(24/01/21).

    ACT Dan MRI Garut Menggandeng Elemen Mahasiswa dan Remaja Mesjid Untuk Korban Bencana

    Dalam acara penggalangan dana buat bencana ini sejumlah elemen mahasiwa yang hadir yaitu Maha siswa Persatuan Islam(HMI), Himpunan Maha Siswa(HIMI percis),Kesatuan Aksi Mahasiwa Muslim Indonisia(KAMI),Ikatan Maha Siswa Muhamadiah (IMM).Lokasi untuk melakukan aksi penggalangan dana dikawasan di lakukan Pengkolan dan pusat perbelanjaan yang ada di Garut Kota.

    ACT Dan MRI Garut Menggandeng Elemen Mahasiswa dan Remaja Mesjid Untuk Korban Bencana

    Aksi kemanusiaan ini tentunya untuk menolong korban bencana banjir walau di luar Kab Garut yaitu buat korban bencana Kalimantan Selatan dan gempa Majene Sulawesi Barat.Meksipun jauh tapi kita harus tetap membantu karena sebagian saudara sebangsa ungkap ketua MRI kab garut Andi.

    Lanjut Adi menyampaikan Aksi Galang Donasi ini tetap mengedepankan Protokol kesehatan,karena angka pandemi Covid 19 masih tinggi. Dirinya berharap agar setelah aksi ini semua dalam keadaan sehat
    Titik Utama Aksi ini di lakukan dibeberapa titik diantaranya Jalan Ciledug, jalan Ahmad Yani, jalan Mandalagiri jalan Pasar Baru dan GP, kawasan perbelanjaan Asia dan jalan Ciwalen, jalan Siliwangi, Jalan Pramuka,kawasan pertokoan IBC dan pusat perbelanjaan Ramayana mall.

    Proses perjalanan Aksi dari awal sampai akhir menurut Adi sebagai Ketua MRI mengatakan dalam galang dana ini Alhamdulillah berjalan dengan lancar tanpa ada hambatan, total hasil donasi sekitar 2 juta lebih ,yang insya Allah akan disalurkan langsung untuk korban bencana. penggalangan ini bukan hanya uang saja yang diterima tetapi ada juga yang berdonasi berupa Barang bukti nyata pedagang di kawasan Pengkolan Garut cukup antusias dalam Aksi untuk membatu korban bencana.

    Dikatakan secara terpisah Kepala Cabang Aksi Cepat(ACT) Kab Garut Mochamad Dani Ramdani berharap Donasi berupa uang atau barang ke ACT siap kami terima untuk dikirimkan pada Senin 25 Januari 2021 esok. Selain kepada warga, Dani juga berharap Pemerintah kabupaten Garut mebantu dalam pelaksaan untuk korban bencana banjir yang terjadi Kalimantan Selatan & Gempa Majene.

    Lanjut Dani bahwa ACT Garut masih menerima sumbangan berupa apa saja untuk dikirimkan melalui program Kapal Kemanusiaan. Barang bisa diantarkan ke Kantor ACT Garut Jl Suherman No 44 Ruko Diamond Dream Land Blok B5 Tarogong Kidul Garut. Atau bagi yang ingin dijemput donasinha bisa menghubungi via WA +6285222814593. Bagi yang ingin transfer juga bisa melalui Garut.indonesiadermawan.id/Selamatkan Bangsa atau melalui rekening BNI Syariah 8808802272 a.n .Sebagai pinpinan Aksi cepat Tanggap( ACT) menyampaikan terima kasih kepada Semua pihak baik Mahasiswa,Remaja Mesjid dan juka Relawan yang telah menyukseskan mahasiswa,remaja mesjid dan juga Relawan karena telah Aksi galang buat korban bencana.

    Dalam Aksi ini galang bencana akan Dilanjutkan lagi sesuai keputusan hasil sepakat besama ke pengurusan Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kab Garut.** wawan s

  • Program Keluarga Harapan (PKH) 2021, Berikut Syarat dan Ketentuan Penerimanya

    Program Keluarga Harapan (PKH) 2021, Berikut Syarat dan Ketentuan Penerimanya

    Kebutuhan dasar kesehatan ibu hamil dan anak usia 0–6 tahun pun kini dijamin pemerintah sebagai bagian program PKH

    Jakarta – Pada tahun ini, Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) program keluarga harapan (PKH). Setiap keluarga kurang mampu mendapatkan dari bantuan Rp900 ribu hingga Rp3 juta per tahun. Kini ibu hamil dan balita mendapatkan bantuan.

    BLT ini bertujuan untuk membantu masyarakat Indonesia, khususnya untuk ibu hamil dan balita, serta mengatasi dampak pandemi Covid-19 serta menggerakkan ekonomi nasional. Program bantuan sosial (bansos) ini tertuang dalam surat Keputusan Direktur Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial nomor 02/3/BS.02.01/01/2020 tentang Indeks dan Faktor Penimbang Bantuan Sosial Program Keluarga Harapan 2020.

    Bantuan untuk memenuhi kebutuhan dasar kesehatan ibu hamil dan anak usia 0–6 tahun ini sekaligus upaya mencegah stunting sejak dini. Pada 2021, PKH dialokasikan untuk 10 juta keluarga penerima manfaat. Bantuan dilakukan dalam kurun waktu satu tahun. Adapun, bantuan akan dilakukan dalam empat tahap, yakni Januari, April, Juli, dan Oktober.

    BLT ibu hamil dan balita maupun penerima PKH lainnya per keluarga nantinya disalurkan melalui rekening himpunan bank milik negara (Himbara), yaitu BNI, BRI, Mandiri, dan BTN. Pemerintah membatasi bantuan maksimal empat orang dalam satu keluarga. Penerima PKH terdiri dari dua komponen yang ada dalam keluarga, pertama, komponen keluarga yaitu ibu hamil, anak usia dini, keluarga, lansia, dan disabilitas. Komponen lainnya adalah bantuan pendidikan keluarga PKH bagi anak usia sekolah SD hingga SMA.

    Direktur Jaminan Sosial Keluarga Kementerian Sosial (Kemensos) Rachmat Koesnadi, mengungkapkan, ada dua syarat penerima bansos PKH. Kedua syarat itu adalah penerima terdaftar di data terpadu kesejahteraan sosial (DTKS) dan memenuhi komponen persyaratan sebagai peserta PKH. Berikut ini merupakan rincian BLT PKH berdasarkan dua komponen tersebut:

    Komponen kesehatan:

    – Ibu hamil/nifas, berhak mendapatkan bantuan Rp3 juta per tahun;

    – Anak usia dini, berhak mendapatkan bantuan Rp3 juta per tahun.

    Komponen pendidikan:

    – Anak umur 6–21 tahun yang belum menyelesaikan wajib belajar;

    – Anak SD/sederajat, berhak mendapatkan bantuan Rp900.000 per tahun;

    – Anak SMP/sederajat, berhak mendapatkan bantuan Rp1,5 juta per tahun;

    – Anak SMA/sederajat, berhak mendapatkan bantuan Rp2 juta per tahun.

    Sementara itu, untuk kategori disabilitas berat dan lansia juga berhak mendapatkan bantuan masing-masing Rp2,4 juta per tahun.

    Batasan bantuan:

    Meski demikian, Kemensos membatasi bantuan PKH jika dalam suatu keluarga terdapat ibu hamil, pelajar, lansia, atau disabilitas. Penghitungan bantuan sosial PKH dibatasi maksimal empat orang dalam satu keluarga. Pembatasan penghitungan ini tercantum dalam Surat Keputusan Direktur Jaminan Sosial Keluarga tentang Indeks Bantuan Sosial. Berikut rincian besaran bantuannya:

    – Ibu hamil/nifas dibatasi maksimal kehamilan kedua di dalam keluarga PKH;

    – Anak usia dini sebanyak-banyaknya dua anak di dalam keluarga PKH

    –  Anak usia sekolah SD/sederajat sebanyak-banyaknya 1 anak dalam keluarga PKH;

    – Anak usia sekolah SMP/sederajat sebanyak-banyaknya 1 anak di dalam keluarga PKH;

    – Anak usia sekolah SMA/sederajat sebanyak-banyaknya 1 anak di dalam keluarga PKH;

    – Lanjut usia dengan usia 70 tahun atau lebih dari 70 tahun sebanyak-    banyaknya 1 orang di dalam keluarga PKH;

    – Penyandang disabilitas berat sebanyak-banyaknya 1 orang di dalam     keluarga PKH.

    – Apabila dalam suatu keluarga ada banyak anak dengan kategori usia yang berbeda-beda, yang didahulukan adalah anak usia dini.

    Alur pendaftaran:

    Sesuai ketentuan Kemensos, jika memenuhi syarat dan kriteria penerima BLT PKH, masyarakat silakan mendaftar dengan mengikuti tahapan pendaftaran seperti berikut:

    – Warga (keluarga miskin) mendaftarkan diri ke desa/kelurahan setempat dengan membawa KTP dan KK.

    – Pendaftaran ini akan dibahas di musyawarah di tingkat desa/kelurahan   untuk menentukan kelayakan warga masuk ke dalam DTKS berdasarkan   identifikasi awal (pre-list) maupun usulan baru.

    – Musyawarah desa/musyarwah kelurahan (musdes/muskel) akan menghasilkan   berita acara yang ditandangani oleh kepala desa/lurah dan perangkat desa lainnya, untuk kemudian menjadi pre-list akhir.

    Pre-List akhir ini digunakan oleh dinas sosial untuk melakukan  verifikasi dan validasi data dengan instrumen lengkap DTKS, melalui kunjungan rumah tangga.

    – Data yang telah diverifikasi dan divalidasi kemudian dicatatkan di dalam aplikasi sistem informasi kesejahteraan sosial (SIKS) offline oleh operator desa/kecamatan, untuk kemudian diekspor berupa file extention SIKS.

    – File tersebut kemudian dikirim ke dinas sosial untuk dilakukan impor data ke dalam aplikasi SIKS online.

    – Hasil verifikasi dan validasi ini dilaporkan kepada Bupati/Walikota.

    – Bupati/wali kota menyampaikan hasil verifikasi dan validasi data yang telah disahkan kepada Gubernur untuk diteruskan kepada menteri.

    – Penyampaian dilakukan dengan cara mengimpor data hasil verifikasi validasi tadi ke SIKS-NG dan mengunggah surat pengesahan Bupati/Walikota serta berita acara musdes/muskel.

    – Data penerima PKH dapat dilihat di laman https://dtks. kemensos.go.id/ dengan cara memasukkan NIK penerima manfaat. Sumber : https://indonesia.go.id/layanan/keuangan/sosial/program-keluarga-harapan-pkh-2021-berikut-syarat-dan-ketentuan-penerimanya *** Editor

     

  • Bupati Garut Tinjau Langsung Kluster Baru Covid-19 dari Salah Satu Pesantren di Kecamatan Bungbulang

    Bupati Garut Tinjau Langsung Kluster Baru Covid-19 dari Salah Satu Pesantren di Kecamatan Bungbulang

    GARUT,koran-samudra.com- Kabupaten Garut, kembali mengalami _outbreak_ atau penambahan kasus Covid-19 secara signifikan pada hari kemarin, Kamis (21/01/21), dengan kasus terkonfirmasi positif virus corona sebanyak 156 orang.

    Salah satu penyebab terjadinya _outbreak_ ini akibat dari kluster di salah satu pesantren yang berlokasi di Kecamatan Bungbulang, Kabupaten Garut, dimana sebanyak 42 santri dinyatakan terkonfirmasi positifi Covid-19.

    Menindaklanjuti hal tersebut, Bupati Garut, Rudy Gunawan, meninjau langsung pesantren pada hari Jum’at, (22/1/2021), dalam rangka penanganan kluster pesantren ini. “Hari ini, Jum’at tanggal 22 Januari 2021, kita menangani satu kluster yaitu satu kluster di satu pesantren yang ada di Kecamatan Bungbulang, tentu ini saya berterimakasih kepada pimpinan pondok pesantren, yang begitu perhatian terhadap para santrinya, meskipun ada lebih dari 42 orang yang terkonfirmasi positif, beliau berusaha untuk meningkatkan daya imun tubuh dari masing-masing santrinya,” ujar Rudy.

    Bupati Garut Tinjau Langsung Kluster Baru Covid-19 dari Salah Satu Pesantren di Kecamatan Bungbulang

    Berdasarkan kesepakatan antara pihak pesantren dan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Bungbulang, lanjut Rudy, ke 42 santri tadi akan dievakuasi ke Rumah Sakit Darurat Medina.

    “Kami sudah rapat barusan dengan Forkopimcam, di bawah kendali dari pada Dinas Kesehatan, kita sepakat untuk yang 42 orang, kita lakukan evakuasi ke Rumah Sakit Medina, dan yang di sini dilakukan isolasi, dibawah kendali bapak pimpinan pondok pesantren, dan tentu dikoordinasikan kesehatannya oleh Puskesmas (Pusat Kesehatan Masyarakat), tentu oleh Bapak Camat, Pak Danramil (Komandan Rayon Militer), dan Pak Kapolsek (Kepala Kepolisian Sektor) untuk memberikan perlindungan disini,” ucapnya.

    Dalam kunjungannya ini, Bupati Garut memberikan bantuan sembako seperti beras, minyak, susu kaleng, dan lain-lain, serta ia juga memberikan bantuan dari Korps Pegawai Republik Indonesia (KOPRI) Garut kepada beberapa santri.

    “Ini ada 132 amplop untuk masing-masing satu santri, dari dana gotong royong KOPRI, terima kasih KOPRI Garut, semoga ini menjadi amal ibadah bagi kita semua,” ungkapnya.

    Rudy meminta masyarakat Garut tetap mematuhi protokol kesehatan yang ada seperti menerapkan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan pakai sabun. “Insya Allah kalau kerja sama seperti ini, kooperatif semuanya bisa diselesaikan, dan tetap saya meminta kita menggunakan masker, menjaga jarak, dan tentu mencuci tangan pakai sabun, tingkatkan protokol kesehatan, dan kita semua memberikan kepastian menyelamatkan kepada yang lain.” pungkasnya.** ws/wawan s

  • Oka Fitria KETUM LIPA, Cagar Budaya Alam Perlu Diperhatikan Semua Pihak

    Oka Fitria KETUM LIPA, Cagar Budaya Alam Perlu Diperhatikan Semua Pihak

    Kota Tasikmalaya. koran-samudra.com – Beberapa Cagar Budaya perlu perhatian khusus baik dari pemerintah kota maupun pemerintah pusat cagar budaya, karna Cagar Budaya merupakan kekayaan budaya bangsa sebagai wujud pemikiran dan perilaku kehidupan manusia yang penting artinya bagi pemahaman dan pengembangan sejarah, ilmu pengetahuan, dan kebudayaan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Cagar budaya sendiri dalah warisan budaya bersifat kebendaan berupa Benda Cagar Budaya, Bangunan Cagar Budaya, Struktur Cagar Budaya, Situs Cagar Budaya, dan Kawasan Cagar Budaya di darat dan/atau di air yang perlu dilestarikan keberadaannya karena memiliki nilai penting bagi sejarah, ilmu pengetahuan, pendidikan, agama, dan/atau kebudayaan melalui proses penetapan.

    Kota Tasikmalaya memiliki beberapa cagar budaya yang mesti di ketahui oleh masyarakat luas maupun masyarakat Kota Tasikmalaya itu sendiri, salah satunya adalah cagar budaya alam yang berada di Kelurahan Urug Kec.Kawalu, tepatnya di wilayah di Kampung salapan.Ketua Pengurus Garuda Paksi dan Kampung Salapan Dian “mengatakan kepada wartawan saat di temui di cagar budaya alam kampong salapan mengatakan “cagar budaya itu perlu di pertahankan dan dilestarikan, bukan hanya sekedar dukungan dan perhatian dari pemerintah kota tetapi juga perlunya perhatian dari seluruh pihak elemen masyarakat untuk ikut melestarikan cagar budaya alam ini, agar ke depan cagar budaya alam ini dapat terpelihara dengan baik dan dapat dinikmati anak cucu nantinya, lanjut Dian pemerintah harus benar-benar memperhatikan agar cagar budaya alam yang ada di Kota Tasikmalaya agar dapat dilestarikan, pelestarian itu menjadi salah satu konsekuensi dengan ditetapkannya sebuah bangunan menjadi Banguna Cagar Budaya. “Upaya sosialisasi wajib dilakukan agar setiap tindakan pengrusakan cagar budaya terjadi dapat teratasi dengan baik,” tuturnya

    Dalam kesempatan yang sama Ketua Umum DPP LIPA Oka Fitriani Praja,juga menuturkan” perlunya perhatian dari pemerintah pusat maupun daerah untuk menjaga kelestarian cagar budaya alam,cagar budaya alam kampung Sembilan ini kondisinya menawarkan nuasa alami seperti pegunungan, cagar budaya ini terletak di Kota Tasikmalaya karna itu perlu di pelihara dan di jaga agar cagar budaya tersebut tidaklah rusak serta tatanan nilai kebudayaannya tetap terjaga, upaya pelestarian merupakan langkah yang sangat berat jikalau di kelolah oleh sepihak saja,jika kita bersama-sama dari pemerintah pusat maupun daerah maka beban tersebut akan merasa ringan, seperti kita ketahui Cagar Budaya itu bukanlah milik orang perorang,tetapi cagar budaya alam milik kita semuanya “Pungkasnya.**Hendra