Blog

  • Wakil Walikota Bandung Mengunjungi Salah Satu UMKM Binaan DISDAGIN

    Wakil Walikota Bandung Mengunjungi Salah Satu UMKM Binaan DISDAGIN

    Bandung, koran-samudra.com – Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengunjungi salah satu dari UMKM binaan Disdagin yang terletak di Jl. Muararajen Kulon. Kunjungan tersebut dimaksud untuk bersilaturahmi sekaligus melihat secara langsung seperti apa proses pembuatan dari produk UMKM tersebut .

    “Kunjungan terkait UMKM binaan Disdagin ini sebenarnya sudah pernah di ekspos, kita mau tau proses nya terus di tengah pandemi seperti sekarang ini jangan berhenti untuk berinofasi membuat hal baru. Ini ada waktu kosong kita mampir-mampir sambil lihat-lihat. Harapannya untuk UMKM biasanya lebih tahan sama krisis seperti sekarang ini”. Ujarnya .

    Produk dari UMKM tersebut adalah chewy fruit yaitu sejenis keripik buah tapi dengan tekstur yang lebih kenyal yang dikeringkan dan diproses tanpa menggunakan gula, bahan pengawet dan bahan lainnya sehingga rasa buahnya masih sangat terasa dan kita bisa menikmati memakan buah lokal dengan olahan yang berbeda. Produk tersebut diberi nama Tyu yang tersedia dalam beberapa varian buah seperti buah naga, kiwi, jeruk dan lain sebagainya.

    Zahra merupakan salah satu owner dari produk tersebut berharap kalau nanti produknya bisa menjadi Top Brand Healthy dan menginspirasi banyak orang khususnya UMKM, karena untuk produk yang seperti itu sebenarnya belum terlalu banyak di Indonesia apalagi yang menggunakan buah lokal dan tanpa bahan-bahan lainnya.

    “Ini adalah buah kering tapi bukan kripik dan teskturnya chewy jadi kita nyebutnya chewy fruit gitu jadi dia di keringin tapi kenyal gitu yaa si teksturnya. Kita keringin nya buah saja tanpa gula tanpa bahan pengawet tanpa bahan apapun. Mungkin kalo di Indonesia ada tapi belum terlalu banyak cuma ini sama kita di inovasiin lagi karena buahnya buah lokal jadi produk ini itu sebenarnya sudah ada di luar negeri cuman untuk varian buahnya kayaknya kita bisa bilang berinovasi karena memakai buah lokal. Untuk kedepannya semoga produk ini bisa jadi top brand healthy snack dan kedepannya kita juga bakalan punya sayuran juga untuk dikeringkan gitu,” Ujarnya.***M.riza Firdaus

  • Kunjungan wakil walikota ke Teras Cihampelas

    Kunjungan wakil walikota ke Teras Cihampelas

    Bandung, koran-samudra.com – Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengunjungi Teras Cihampelas yang di dampingi juga oleh Dinas Pekerjaan Umum (DPU). Wakil Wali Kota Bandung menyampaikan bahwasanya di kawasan teras Cihampelas akan dibuat kawasan Wisata Kuliner dan juga Wisata Belanja yang tentunya untuk menunjang perekonomian masyarakat sekitar dan dapat menjadi sarana rekreasi untuk masyarakat. kamis (28/01/21)

    Karena Euforia masyarakat saat ini sedang senang bersepeda maka dari itu untuk aktivasinya nanti akan dibangun jalur untuk sepeda supaya bisa naik keatas teras Cihampelas, saat ini Wakil Wali Kota sudah meminta DPU untuk membuat gambar rencananya, terpal yang ada disana rencananya juga akan diganti dengan polikarbonat supaya tidak kehujanan dan nanti juga akan dipasang tenda-tenda untuk orang makan dan berteduh.

    Prinsipnya adalah untuk memanfaatkan dulu aset yang sudah ada supaya bisa lebih optimal dan memberikan dampak positif bagi masyarakat, harapan dari Wakil Wali Kota sendiri bisa mulai aktifasi sebelum puasa, anggaran ditaksir tidak akan lebih Dari 50 juta dan untuk keamanan sendiri akan ditambah penerangan dan teman-teman di wilayah akan diminta untuk patroli. Untuk pedagang yang sudah terdaftar saat ini sudah mencapai 192 pedagang, jika ada pedagang baru yang belum terdaftar maka akan ditindak lebih lanjut.

    “Untuk aktivasi ada kegiatan seni atau apapun dari Disbudpar. Pertimbangan sepeda boleh naik Ke atas tidak apa-apa yg penting bisa aktifasi karena kalau khusus pejalan kaki untuk aktivasi kurang menarik tidak bisa tumbuh kegiatan ekonomi, karena orang lagi euforia sepeda untuk cari tempat yg enak sarapan dan view nya, sehingga orang² pejalan kaki jadi tertaik juga kesini”. Ujarnya.***M.Rizq Firdaus

  • Asda I Memimpin Rapat Persiapan Kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Garut Tahun 2021

    Asda I Memimpin Rapat Persiapan Kegiatan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Garut Tahun 2021

    Garut, koran-samudra.com – Pemerintah Kabupaten Garut melaksanakan Rapat bersama jajaran SKPD di lingkungan Kab. Garut beserta perwakilan dari TNI dan Polri pada Rabu (27/01/2021)

    Dalam rapat yang dipimpin Asisten Pemerintahan Umum dan Kesra Setda Kabupaten Garut, Nurdin Yana, dibahas tentang persiapan kegiatan vaksinasi yang akan dilakukan dalam waktu dekat.

    Sebelum dilakukan vaksinisasi terhadap masyarakat umum, rencananya akan dilakukan kick-off terlebih dahulu, yakni terhadap unsur-unsur pimpinan daerah seperti Bupati, Wakil Bupati, para Kepala Dinas, SKPD, termasuk influencer dan selebgram.

    Asisten Pemerintahan Umum dan Kesra Setda Kabupaten Garut, Nurdin Yana, menjelaskan, pelaksanaan kick-off vaksinasi akan dilakukan paling lambat hari sabtu (30/01). “Nah sehingga mungkin kita lihat, kalau hari ini kita masuk (hari rabu) mudah-mudahan misalkan kamis masuk, kita bisa laksanakan hari jumat, tetapi jika ini belum masuk karena 550 Kabupaten/Kota juga melakukan hal yang sama untuk entry-data, nah ini juga kendala, apakah nanti sistemnya akan berjalan dengan baik atau servernya tidak muat juga persoalan, nah ini yang menjadi kendala kita. Sehingga antisipasi kita kalaupun memang di saat terburuk misalkan ya, paling lambat sabtu harus sudah selesai,”terangnya.

    Menurut Nurdin, hal ini juga terkait dengan Standar Operating Procedure (SOP) yang tidak bisa diabaikan dimana setiap orang yang akan melaksanakan vaksinisasi harus melakukan pendafataran atau input sistem dengan menggunakan KTP dan nomor ponsel, baru kemudian dua hari setelahnya muncul e-ticket sebagai tiket untuk divaksin.

    Di sisi lain, sebut Nurdin, persiapan kegiatan vaksinisasi masih belum ideal karena baru 81 orang tenaga kesehatan yang sudah terlatih, karena seharusnya ada 4 orang di 80 wilayah/kecamatan, sehingga idealnya seharusnya ada 320 orang yang terlatih. “Bahwa kita sudah melakukan persiapan pelaksanaan dengan mekanisme, pertama pendistribusian, alokasi pendistribusian vaksin, kemudian kesiapan nakes (tenaga kesehatan), khusus untuk hari ini ada 81 jadi sementara dalam kontek pelaksanaannya ada 4 meja minimal sehingga dibutuhkan nanti 4 orang pengatur, kemudian nanti tim medisnya ini, vaksinatornya kan hanya baru 81 idealnya ada 1 wilayah itu ada 4, idelanya, jadi 80 kali 4 seharusnya 320 ini sementara sekarang baru 81,” terang Nurdin

    Dinas Kesehatan Kabupaten Garut kini menyiapkan tempat pelaksanaan vaksinisasi Covid-19 di 67 puskesmas, 6 rumah sakit, dan 26 klinik. Dengan sasaran puskesmas 3.963 sasaran, rumah sakit 2.652 sasaran, dan klinik 963 sasaran.

    Dinas Kesehatan Kabupaten Garut juga menyiapkan sarana penyimpanan vaksin terdiri dari 80 refrigator dan 100 vaccine carrier, dan 12.200 single dose Vaksin COVID-19 beserta alat penunjang lainnya seperti APD (Alat Pelindung Diri).**wahyu

  • Bupati Garut Monitoring Infrastruktur Jalan di Kabupaten Garut

    Bupati Garut Monitoring Infrastruktur Jalan di Kabupaten Garut

    Garut, koran-samudra.com – Bupati Garut, Rudy Gunawan melakukan monitoring Infrastruktur di beberapa daerah seperti di Jalan Cipanas Baru, Simpang Gobing, Margaluyu Leles dan di Jalan Baru Cangkuang, Rabu (27/1/2021).

    Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah (IPW) BAPPEDA (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) Kabupaten Garut, Wildan Ramdani, mengatakan Kabupaten Garut mendapatkan bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat sebesar 39 miliar rupiah untuk pembangunan Jalan Lingkar Cipanas. “Ada beberapa hal terkait dengan pertama soal rencana pembangunan jalan lingkar cipanas yang merupakan bantuan keuangan dari Provinsi Jawa Barat sebesar 39 miliar saya kira itu proyek yang strategis ya,” ucap Wildan.

    Ia menuturkan, dari hasil FGD (Forum Group Discussion), Bupati Garut telah mengarahkan dana agar jalan yang akan dibangun bisa fungsional. “Karena kita baru mendapatkan bantuan sebesar 39 miliar rupiah dari kebutuhan hampir 70 miliaran. Pak Bupati sudah mengarahkan bagaimana 39 miliar tersebut kita bisa dioptimalkan agar jalan tersebut bisa fungsional,” ujarnya.

    Ada beberapa poin dari pembangunan Jalan Lingkar Cipanas yang perlu diperhatikan, lanjutnya, seperti ada beberapa lahan yang harus dibebaskan agar jalan tersebut bisa fungsional pada tahun 2021 ini. “Dari jalan lingkar cipanas ada beberapa poin memang terkait pertama soal beberapa lahan yang masih harus kita bebaskan terus juga terkait dengan jalan yang bersimpangan dengan lahan yang statusnya cagar alam,” ucapnya.

    Setelah melakukan monitoring di Jalan Cipanas Baru, lanjut Kabid IPW, Bupati mengecek langsung Simpang Gobing yang seringkali terjadi banjir akibat luapan aliran drainase yang kurang dalam. Dalam hal ini, pihaknya akan membangun saluran air sepanjang 1 km. “Sudah ada arahan sekitar 1 km itu kita membutuhkan pembangunan saluran hampir dua meter rencana salurannya dengan panjang hampir 1 km, mudah-mudahan itu bisa kita coba anggarkan di tahun 2022 dan itu menjadi salah satu proyek prioritas kita di tahun 2022,” lanjut Wildan

    Kemudian, tambahnya, setelah mengecek Simpang Gobing, Bupati Garut mengecek langsung jalan alternatif yang menghubungkan ke Situ Cangkuang Leles. Diketahui, akan dibangun jalan alternatif agar akses ke Situ Cangkuang lebih mudah. “Mungkin sebelumnya kita gak kebayang jalan baru itu bisa menghubungkan ternyata langsung ke Cangkuang karena beban dari Jalan Provinsi yang Bandung Garut itu agak kesulitan akses mau ke Cangkuang melalui itu, jalannya kecil selalu macet dan bis juga agak sulit masuk nah dengan jalur ini jalannya lebih besar masuknya justru lebih dekat dari kadungora leles,” ucapnya.**wahyu

  • Sertijab OSIS SMK PI Bandung Dilakukan Secara Online dan Offline

    Sertijab OSIS SMK PI Bandung Dilakukan Secara Online dan Offline

    Bandung, koran-samudra.com – Berlangsung di Gedung Aula SMK Prakarya Internasional Bandung yang terletak di Jl. Inhoftank No. 46-146. Kegiatan serah terima jabatan Pengurus OSIS masa bakti 2019-2020 kepada pengurus baru masa bakti 2020-2021 dilakukan secara Online dan Offline. Kegiatan tersebut tentunya turut dihadiri oleh semua pengurus OSIS mulai dari kelas 10, 11 sampai 12 yang tentunya menggunakan aplikasi video conference Zoom meeting dirumah masing-masing. Rabu (27/01/21).

    Kegiatan sertijab tersebut tentunya dilaksanakan bukan tanpa maksud dan tujuan, walaupun sedang berada ditengah pandemi namun para pengurus OSIS SMK PI menyiasatinya dengan cara Online dan Offline tadi. Jadi hanya beberapa komponen saja yang hadir langsung disekolah dan sisanya mengikuti kegiatan di rumah masing-masing menggunakan Zoom.

    Cara tersebut dalam kondisi seperti ini dinilai efektif karena kegiatan seperti serah terima jabatan tentunya tidak bisa menunggu pandemi berakhir, masa jabatan selama satu tahun itu pasti akan terus berjalan tanpa memandang apakah masih ada pandemi ataupun tidak. Hal tersebutlah yang menjadi triger para pengurus OSIS SMK PI untuk segera mungkin melaksanakan sertijab supaya Angkatan pengurus OSIS selanjutnya bisa langsung berkarya dan membuat program kerja seusai dengan visi-misi angkatannya.

    Yang namanya kendala tentu pasti ada dan biasanya jika mengadakan Webinar atau yang sifatnya peserta memakai video conference pasti ada suatu kendala teknis mulai dari sinyal, device bahkan personal orangnya kadang kali terjadi telat masuk dan lain sebagainya karena peserta tidak bisa terkontrol secara langsung berbeda jika melakukan kegiatan tatap muka tentunya panitia bisa lebih mengendalikan mobilitas para peserta sesuai dengan keinginannya.

    Ketua OSIS sebelumnya Iqbal Saepul Maulana (17) Jurusan Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ) dan para pengurus OSIS nya yang lain telah mengkonsep kegiatan tersebut sedemikian rupa sehingga pada saat ini dapat terlaksana dengan cukup baik.

    “Kegiatan sertijab ini adalah salah satu bukti bahwa kegiatan sertijab seperti ini bisa dilakukan secara online. Bagi teman-teman OSIS dimanapun berada cara ini cocok untuk dilakukan karena waktu dan pembatasan orang dapat lebih terkontrol,” Ujarnya.M.Riza Firdaus

  • Kerja Sambill Sekolah, Siswi SMA ini Berjuang Ditengah Pandemi!

    Kerja Sambill Sekolah, Siswi SMA ini Berjuang Ditengah Pandemi!

    Bandung, koran-samudra.com –  Rabu (27/01/2021). Tugas seorang pelajar adalah belajar namun bagaimana jika ada seorang pelajar yang disamping kesibukannya belajar juga harus sambil bekerja? Tentunya Sebagian besar orang pasti akan beranggapan salah satu kewajibannya itu tidak akan terlaksana mau itu belajarnya ataupun kerjaannya. Namun apa daya karena kondisi yang mengharuskan untuk mampu mengerjakan keduanya sekaligus membuat seorang siswi SMA ini harus terus survive sampai akhir.

    Kartika Sari (17) seorang siswi SMA kelas 12 yang berasal dari sekolah SMA Sebelas Maret ini sedari kecil sudah tinggal Bersama om dan juga tantenya, baru semenjak masuk SMA dibawa Kembali oleh Ibu nya dan di saat itulah Kartika mulai bekerja untuk membantu Ibu nya dan untuk membiayai kehidupan sehari-hari untuk jajan dan makan.

    Ketika kebanyakan siswa mengeluh dengan kondisi saat ini namun hal tersebut tidak berlaku untuk Kartika, alih-alih berpikiran untuk mengeluh dia malah berpikir untuk mencari peluang dengan kondisi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) saat ini untuk sambil bekerja guna untuk meringankan beban orangtua nya. Hal tersebut tentunya harus menjadi tamparan bagi kita semua Ketika semua orang mengeluh dengan kondisi sekarang seharusnya kita harus mampu untuk bangkit melihat peluang dan terus berjalan lurus kedepan menuju masa depan yang lebih baik.

    Tentunya Kartika harus pintar-pintar mengatur waktu antara belajarnya dan juga pekerjaan, saat ini dia bekerja sebagai Kasir di salah satu Café sehingga masih bisa curi-curi waktu jika terjadi bentrok antara belajar dan bekerja. Semua itu tergantung dari sudut pandang kita, jika yang kita terus pikirkan adalah ‘tidak bisa’ tentunya hasil yang akan kita dapatkan berbanding lurus dari apa yang kita pikirkan, begitu juga sebaliknya jika kita selalu berpikir ‘pasti bisa’ tentunya apapun yang kita hadapi pasti kita akan mencari solusinya bagaimanapun caranya

    “Saya bekerja sebagai kasir cafe karena untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dan membantu ibu saya. Cara saya adalah memprioritaskan apa yang lebih penting, misal ada belajar dan bekerja diwaktu yang bersamaan saya akan mempriotiskan belajar terlebih dahulu karena mencakup untuk penilaian akhir saya”. Ujarnya.***M.Riza Firdaus

  • Inilah Salah Satu Tempat Perjuangan Rakyat Jawa Barat!

    Inilah Salah Satu Tempat Perjuangan Rakyat Jawa Barat!

    Bandung, koran-samudra.com – Monumen Perjuangan (MonJu) Rakyat Jawa Barat terletak di Jalan Dipati Ukur No. 48, Kota Bandung. Lokasinya berhadapan dengan Gedung Sate dan di depan Kampus Universitas Padjadjaran (Unpad), Kota Bandung. Monumen berdiri di atas tanah seluas ± 72.040 m² dan luas bangunan ± 2.143 m². serta model bangunannya, berbentuk bambu runcing yang dipadukan dengan gaya arsitektur modern. Monumen diresmikan penggunaanya oleh Gubernur Jawa Barat, R. Nuriana pada tanggal 23 Agustus 1995. Rabu (27/01/21)

    Monju memiliki koleksi hanya berupa 7 buah diorama pada ruang pameran tetap, dan tidak sebanding dengan luas ruangan pameran tetap, sehingga banyak area pameran tetap yang masih kosong belum terisi koleksi. Ada pun koleksi diorama pada ruang pameran tetap tersebut adalah:

    1. Diorama Perjuangan Sultan Agung Tirtayasa Bersama Rakyat Menentang Kolonial Belanda Tahun 1658
    2. Diorama Partisipasi Rakyat Dalam Pembangunan Jalan di Sumedang
    3. Diorama Perundingan Linggarjati 1946
    4. Diorama Bandung Lautan Api 24 Maret 1946
    5. Diorama Long Mach Siliwangi Januari 1949
    6. Diorama Konfrensi Asia Afrika di Bandung 1955
    7. Diorama Operasi Pagar Betis (Operasi Brata Yuda) 1962.

    Di samping itu terdapat relief pada bagian dinding depan Monju. Relief ini menceritakan sejarah perjuangan rakyat Jawa Barat mulai dari masa kerajaan, masa pergerakan, masa kemerdekaan, dan masa mempertahankan kemerdekaan dalam melawan penjajahan baik Belanda, Inggris dan Jepang. Selain itu Monju dilengkapi pula oleh ruang audiovisual, dan ruang perpustakaan yang akan digunakan sebagai sarana dalam memberikan informasi sejarah perjuangan rakyat Jawa Barat bagi pengunjung. Akan tetapi untuk bahan informasi melalui audiovisual masih belum memadai. Monju juga mempunyai halaman yang luas, mushola, dan toilet yang nyaman untuk memberikan pelayanan bagi pengunjung.

    Pada saat ini jarang ada pengunjung yang datang ke Monju karena kondisi saat ini sedang pandemi, biasanya pada hari sabtu dan minggu kerap kali dijumpai beberapa pengunjung yang sedang berfoto ataupun yang hanya sekedar datang karena rasa penasaran seperti apa monument yang bersejarah tersebut. Hani Rahmiyanti (18) adalah salah satu pengunjung yang datang dan sempat kami wawancarainya tentang pengetahuan seputar Monju.

    Perkenalkan saya Hani Rahmiyanti, umur saya 18 tahun, alamat di daerah padasuka, saya sekarang masih kelas 3 smk jurusan gambar bangunan.

    “Yang saya ketahui mengenai monju itu monumen perjuangan yang ada di jl. Dipatiukur, arsitekturnya unik yang saya baca itu bentuknya  terinspirasi dari bambu runcing. Kalau tidak salah disana juga ada museumnya. Arti monumen perjuangan buat saya itu satu kata ‘Bandung’, karena tiap kali lihat hal ikonik disini pasti maknanya dalem dan banyak sejarah di dalemnya. Saya suka banget sama kota bandung Saya harap perawatan monju lebih diperhatikan agar lebih rapi dan tertata”. Ujarnya.**M.Riza Firdaus

  • Babinsa Koramil 1116/Cikajang Bersinergi Dengan Pemdes Talagasari, Sosialisasikan Prokes

    Babinsa Koramil 1116/Cikajang Bersinergi Dengan Pemdes Talagasari, Sosialisasikan Prokes

    Garut, koran-samudra.com – Babinsa Koramil 1116/Cikajang Kodim 0611/ Garut bersinergi dengan Pemdes Talagasari melaksanakan sosialisasi dan memberikan pemahaman kepada warga sekitar agar selalu waspada akan bahaya covid 19, Rabu (27/1/2021).

    Babinsa Desa Talagasari Serka Ladiyanto mengajak agar semua masyarakat patuhi aturan pemerintah dengan cara menerapkan protokol kesehatan.

    “Dalam situasi saat ini masyarakat dihimbau menerapkan Physical Distancing, memakai masker saat bepergian dan rajin cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir serta hindari kerumunan”, ungkap Serka Ladiyanti

    PLT Kepala Desa Talagasari, Endut Miftahudin mengucapkan terima kasih kepada Babinsa atas dedikasi dan edukasinya yang selalu mengingatkan tentang bahaya covid 19. Sehingga masyarakat semakin sadar untuk tetap waspada terhadap bahaya covid 19 yang bisa menyerang siapa saja, kapan saja tanpa kenal waktu dan usia.

    “ikuti aturan pemerintah lakukan 3 M diantaranya memakai masker, mencuci tangan dengan sabun di ari mengalir dan hindari kerumunan”, Lanjut Plt Kades, “saya berharap masyarakat sadar dan patuhi peraturan pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran covid 19.”Tandasnya** wawan s

  • Smart Green House Telah Diresmikan di Kebun Wanaraja Kabupaten Garut

    Smart Green House Telah Diresmikan di Kebun Wanaraja Kabupaten Garut

    Garut, koran-samudra.com – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, meresmikan Smart Green House atau Sistem Pertanian Infus menggunakan teknologi di Kebun Wanaraja tepatnya Jalan Cikole, Desa Wanasari, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, Rabu (27/1/2021).

    “Kami meresmikan pertanian infus menggunakan teknologi, di mana di masa depan pertanian tidak lagi konvensional, tapi menggunakan teknologi yang bisa menghemat air, mengatur air, sehingga petani bisa menumbuhkan produknya sampai dua belas bulan, dimulai di Wanaraja, Garut ini, insya Allah akan kita sebarkan di seluruh Jawa Barat dan juga Indonesia,” ujar pria yang akrab disapa Kang Emil ini.

    Selain peresmian sistem smart green house ini, lanjut Emil, pihaknya juga melakukan panen raya jagung hibrida dimana saat ini komoditas jagung menjadi kebutuhan yang sangat tinggi.
    “Kedua kita melakukan panen jagung dimana jagung ini sekarang memiliki kebutuhan yang sangat tinggi, kita akan kerja sama dengan provinsi Sumatra Barat sebagai bagian dari partner Jawa Barat melalui BUMD (Badan Usaha Milik Daerah) kami yaitu Agro Jabar,” ucapnya.

    Sementara itu, Direktur Utama Agro Jabar, Kurnia Fajar, mengatakan ada beberapa hal yang mendorong Agro Jabar masuk bisnis jagung, salah satunya adalah adanya komitmen dari salah satu perusahaan penyedia benih jagung. “Kami mendapatkan partner yang tepat yaitu Benindo sehingga kami putuskan untuk menanam jagung, Agro Jabar menanam jagung di kebun kita, dan Benindo berkomitmen bahwa tidak hanya menjadi distributor benih jagung saja tetapi agro jabar tahun depan agro jabar akan memiliki benih sendiri,” ujar Kurnia dalam sambutannya.

    Ia mengungkapkan alasan Garut dipilih dalam program ini karena Kabupaten Garut adalah kabupaten Jagung. “Mengapa memilih Garut, karena Garut itu adalah Kabupaten Jagung, jadi kalau dilihat dari sebelas kabupaten di Jawa Barat yang menanam jagung, yang paling hebat Kabupaten Garut,” tuturnya.

    Di sisi lain, Wakil Bupati Garut, dr. Helmi Budiman, mengatakan bahwa Kabupaten Garut memiliki lahan seluas 35 ribu hektar yang ditanami jagung. “Tadi sebutkan bahwa Garut ini juga adalah Garut yang memang kalau dilihat dari apa yang disampaikan oleh Bapak Direktur Agro Jabar sebagai daerah jagung, di Kabupaten Garut ini Pak Gubernur, ada 35 ribu hektar ini di luar kerja sama masyarakat dengan Perhutani, maupun dengan perkebunan,” ucap dr. Helmi saat memberikan sambutan.

    Ia menjelaskan, dalam satu tahun Kabupaten Garut bisa menghasilkan 500 ribu ton jagung. “Sehingga kalau dikalikan dua berarti 70 ribu hektar bakal dipanen dan sekali panen itu ada 7 kwintal, jadi kurang lebih satu tahun itu menghasilkan 500 ribu ton jagung di Kabupaten Garut, dan tentu saya sangat bergembira sekali bahwa misalkan nanti Agro Jabar yang punya lahan di Kabupaten Garut kurang dari 2 ribu hektar itu bisa dijadikan juga sebagai sentral kebun jagung, agar jagung Kabupaten Garut menjadi meningkat.” pungkasnya.** Wawan S/Ws

  • Penyerahan Surat Kepala Desa Tanjungsari Kecamatan Karangpawitan Garut di Akhir Jabatannya

    Penyerahan Surat Kepala Desa Tanjungsari Kecamatan Karangpawitan Garut di Akhir Jabatannya

    Garut, koran-samudra.com – Dalam rangka masa akhir jabatan Kepala Desa Tanjungsari kecamatan karangpawitan Kabupaten Garut Tanjungsari di Aula Desa mengadakan kegiatan acara penyerahan surat pemberitahuan akhir jabatan Desa, Rabu(27/01/21).

    Acara penyerahan ini hadir ketua BPD mahmud Daryana, Ketua LPM Gunawan Tamimi, Bhabinkamtibnas Agus Wiranto, MUI Ceng koko beserta Aparatur Desa lainnya.

    Pada Peraturan Daerah Kabupaten Garut,nomer :06tahun 2014, Tentang Desa pasal 33 Ayat 1 dan pelaturan Dalam Negri (PERMENDAGRI) Nomer 112 Tahun 2014 tentang PILKADES pasal 7 kepala Desa Tanjungsari akan berakhir masa jabatanya pada bulan juli 2021.

    Sementara dalam sambutanya Uton Nawawi sebagai Kepala Desa mengajak untuk lebih baik kedepanya dan banyak terimaksih kepda BPD semuanya yang telah mendampingi dari pertama menjabat sampai sekarang yang Alhamdulillah banyak perubahan yang tentunya ini berkat kerja sama yang baik antara semua pihak, baik RT, RW, Karangtaruna, Tokoh Masyarakat beserta jajaran pemerintahan yang ada di desa Tanjung Sari ini.

    Uton Nawai berharap kerja sama seperti ini wujud dan bukti perjuangan yang harus di pertahankan di lingkungan Desa Tanjungsari untuk kedepannya.

    Ketua BPD Desa Tanjung sari Mahmud daryana menjelaskan meniali dari sisi nilai penyelanggaraan pemerintahan Desa Tanjungsari secara teknis tata kelola desa baik manajemen penyelenggaraan pemerintahan baik perencanaan kalau di lihat secara umum oleh BPD beliau melaksanakan sesuai dengan tupoksi dalam hal ini manajemen perencanaan pembangunan sesuai dengan aturan berdasarkan konswensi yang ada dari pusat Pemenagri atau Permendes atau pun Perda dengan di lakukan cara apik, dalam nilai nilai internal pembinaan pembinaan ke masyarakatan dikatakan mahmud cukup bagus sehingga yang dilakukan dalam pemberdayaan masyarakat di dalam LKD dua tahun terakhir ini meciptakan prestasi yang cukup bagus dimana ada beberapa prestasi di lakukan di antaranya pemberdayaan masyarakat dua kali berprestasi berturut turut juara Kampung KB baik tingkat Kabupaten dan masuk nominasi ke tingkat propinsi, untuk tahun 2019 dan 2020 saja masuk terbaik kabupaten untuk kampung KB serta nominasi tingkat Propinsi juga.

    Selain itu juga di katakan mahmud sangat bangga prestasi yang di dapat tanjungsari ketika meboyong juara prestasi untuk pencak silat yang di gelar di tingkat kabupaten, prestasi di raih juga oleh para kader mendapatkan juara stanting juara 1 tingkat kabupaten serta sepuluh program pokok PKK menjadi juara tingkat propinsi dan menjadi juara inovatip bina keluarga remaja di tingkat propinsi.**Wawan S