B a n d u n g | koransamudra.com
D’Botanica Mall, Kota Bandung, menjadi tempat berlangsungnya Grand Final Kewirausahaan yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi untuk menampilkan sekaligus mempresentasikan produk usaha terbaik mereka. Kegiatan ini menjadi ajang bagi para peserta untuk mengembangkan jiwa wirausaha, memperluas jejaring, serta memperoleh masukan langsung dari para juri dan praktisi.
Sejak pagi, para finalis telah disibukkan dengan berbagai persiapan di stan masing-masing. Produk-produk yang dipamerkan beragam, mulai dari makanan dan minuman inovatif hingga hasil kreativitas mahasiswa yang memiliki nilai jual di pasaran.
Salah satu peserta grand final, Gungun, mengungkapkan bahwa persiapan telah dimulai jauh sebelum acara resmi dibuka. Menurutnya, peserta yang bertugas menjaga stan harus datang lebih awal untuk memastikan seluruh kebutuhan pameran telah siap.
“Kalau yang bagian jualan harusnya itu sudah siap-siap dari jam 5, harus persiapan. Kita juga datang jam setengah 6, kalau peserta-peserta yang lain jam 9 baru mulai acara, persiapan dulu,” ujar Gungun.
Ia juga menjelaskan bahwa setiap kampus tidak serta-merta mengirimkan wakilnya ke babak final. Sebelum tampil di tingkat grand final, seluruh peserta terlebih dahulu melewati proses seleksi internal di masing-masing perguruan tinggi.
“Di setiap kampus ada seleksi terlebih dahulu,” ujar Gungun.
Lebih dari sekadar kompetisi, Gungun menilai kegiatan ini memberikan pengalaman yang berharga bagi para mahasiswa. Selain memperkenalkan produk kepada masyarakat, para peserta juga memperoleh kesempatan untuk membangun relasi dengan mahasiswa dari berbagai universitas dan menerima evaluasi yang dapat menjadi bekal dalam mengembangkan usaha mereka.
“Banyak sih manfaatnya, kayak menambah relasi, bertemu orang-orang hebat, terus dikasih tahu kekurangan dari produk-produk kita,” ungkap Gungun.
Salah satu produk yang menarik perhatian pengunjung adalah es ubi ungu, minuman berbahan dasar ubi ungu yang menawarkan cita rasa khas sekaligus menjadi contoh inovasi mahasiswa dalam mengolah bahan pangan lokal menjadi produk bernilai ekonomi.
Melalui penyelenggaraan Grand Final Kewirausahaan di D’Botanica Mall, mahasiswa tidak hanya diuji dari sisi kreativitas dalam menciptakan produk, tetapi juga kemampuan memasarkan, membangun komunikasi dengan konsumen, serta menyusun strategi bisnis yang berkelanjutan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi wadah lahirnya wirausahawan muda yang mampu menciptakan inovasi dan memberikan kontribusi bagi perkembangan ekonomi kreatif di Indonesia.
**Moch Syahril Madridho












