Blog

  • Yudha Puja Turnawan Beserta Jajaran DPC PDI Perjuangan Garut Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Di Sindangpalay

    Yudha Puja Turnawan Beserta Jajaran DPC PDI Perjuangan Garut Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Di Sindangpalay

    GARUT,koran-samudra.com – Sebagai Amanah Partai dan komitmen, PDI Perjuangan DPC Kabupaten Garut kembali bergerak dalam kegiatan sosial kemanusiaan, kali ini PDI Perjuangan yang dipimpin Yudha Puja Turnawan dan anggota Dewan DPRD Fraksi PDI Perjuangan Daerah Pemilihan ( Dapil 1 ) Garut beserta jajaran mendatangi kampung Nangorak RT 01, RW 08 desa Sindangpalay kecamatan karangpawitan sabtu.(13/03/2021)

    Yudha Puja Turnawan Beserta Jajaran DPC PDI Perjuangan Garut Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Di Sindangpalay

    Yudha mendatangi Rumah Pak Nana yang mengalami musibah kebakaran Jumat lalu.
    Dengan didampingi Camat Karangpawitan Saefulloh dan aparat desa setempat, PDI Perjuangan hadir memberikan uang bantuan kerohiman,kegiatan tersebut bersama jajaran kader Paratinya membagikan Sembako ke warga di sekitar lingkungan kampung Nangorak Sindangpalay Karangpawitan Garut.

    Yudha Puja Turnawan Beserta Jajaran DPC PDI Perjuangan Garut Berikan Bantuan Kepada Korban Kebakaran Di Sindangpalay

    Yudha Puja Turnawan mengatakan, aksi ini merupakan bentuk kepedulian DPC PDI Perjuangan kabupaten Garut terhadap warga masyarakat yang mengalami musibah.
    ” Kami akan selalu hadir untuk memberikan suport dan spirit kepada keluarga korban dalam mengahadapi musibah,kata Yuda, selain itu juga harapan nya masyarakat yang kena musibah ini agar dapat perhatian dari semua pihak dan mejadi contoh agar ke gotong royongan di galakan lagi,Yuda turut berbelasungkawa dan mendoakan atas musibah yang dialami Bapak Nana sekeluarga di beri kesabaran dan ketabaha,Yuda juga meminta maaf atas bantuan yang di berikan tidak sesuai dengan keingian,cuma bantuan yang diberikan saat ini diharapkan dapat membantu meringankan beban kepada korban.
    ” yang paling penting bantuan ini bisa ditindak lanjuti di batu,baik dari warga masyarakat sekitar maupun melalui maupun dari luar, sehingga rumah pak Nana bisa kembali ditempati dengan nyaman.ucap Yudha

    Sementara itu Camat Karangpawitan Saefulloh atas nama warga masyarakat setempat mengucapkan terima kasih kepada jajaran DPC PDI Perjuangan yang telah memberikan perhatian penuh kepada warga desa Sindangpalay yang saat ini mengalami musibah kebakaran.
    ” Saya atas nama warga mengucapkan terima kasih kepada bapak Yudha Puja Turnawan beserta jajaran pengurus DPC PDI Perjuangan Garut yang telah memberikan perhatian kepada salah satu warga desa Sindangpalay yang tengah mengalami musibah kebakaran, serta memberikan sembako kepada warga yang ada disekitarnya,
    “tentunya harapan untuk mengajak warga dalam membantu renovasi rumah korban melalui swadaya masyarakat secara gotong royong akan kita lakukan dengan upaya musyawarah bersama warga setempat” ucap Saefulloh.**Wawan S

  • (Misteri) Sebuah Mimpi Anak Kecil

    (Misteri) Sebuah Mimpi Anak Kecil

    Bandung, koran-samudra.com – ( EPISODE 1) UDARA malam sungguh lengang menyerupa jarum menusuk kulit. Gelisah merangkup karena lagi-lagi mimpi itu terulang kembali. Mimpi yang terjadi akibat peristiwa pada saat aku kecil. Kebakaran gereja menimbulkan kekacauan saat sedang merapal kan doa-doa. Jemaat berperai-perai berusaha keluar. Kebakaran disebabkan perbuatan nakal seorang anak kecil. Dan kemudian ia terkurung di sana. Terbakar. Tidak bisa diselamatkan. Aku bangun dari tidurku, bangkit dari kasur dan menatap diriku di depan cermin. Rambut panjangku yang berantakan, wajahku yang dipenuhi dengan keringat, kantung mataku yang semakin menghitam dan tubuhku yang semakin mengecil. 

    Sedikit menghela napas. Lalu berjalan ke dapur menyusuri lorong rumahku, menuruni tangga. Menyalakan lampu dapur mengambil satu gelas air putih dan meminumnya. Aku selalu bermimpi peristiwa yang sama setiap kali aku tertidur. Di mana pun dan kapan pun. Ingatan tentang mimpi itu tidak mudah lepas setelah aku lama terbangun sekalipun. Tatapan anak kecil yang begitu tajam, boneka kecil yang menghantuiku setiap kali aku melihat boneka-boneka biasa lainnya. Kakak dari anak kecil itu yang memiliki kulit putih, tubuh besar, ototnya tumbuh dan suaranya yang berat. Membuatku takut kepada laki-laki. Dan setiap kali aku melakukan ibadah aku takut, bayangan di mimpiku sering muncul.

    Gemuruh air dari galon membuat aku tersadar dari ingatan peristiwa mimpi itu. Air sudah habis kuminum, aku mematikan kembali lampu dapur lantas kembali ke kamarku. Kubuka komputer jinjingku menyalakannya dan mengerjakan beberapa tugas kuliah yang belum sempat kubereskan semalam. Aku tinggal sendirian di rumah besar ini. Kedua orang tuaku berdinas di kota lain hanya pulang ketika mereka senggang dan sudah merasa penat dengan pekerjaannya sebagai direktur di perusahaan asuransi.

    9 tugas telah beres aku kerjakan. Aku enggan kembali tidur karena aku tak mau bermimpi peristiwa itu lagi, aneh membuatku sangat ketakutan. Di dalam peristiwa mimpi itu Aku takut dikatakan sebagai pembunuh dan juga dibunuh. Aku menyalakan musik dari komputer jinjingku. Menulis cerita “bagaimana hari ini” di dalam buku jurnalku. Aku memiliki sebuah kebiasaan kecil bermula saat aku berumur 12 tahun. Memiliki perasaan lega setelah aku tuliskan semuanya. 

    Sering kali aku membawa buku jurnal itu ke mana pun aku pergi. Aku juga menuliskan beberapa agendaku di sana. Ini yang membuatku selalu membawanya. Aku acap kali menuliskan mimpi itu, berharap ada perubahan yang terjadi atau sudah tidak mimpi itu sama sekali. Dan mimpi kali ini juga aku tuliskan di sana. Aku bisa menuliskan semuanya di sana. Tanpa harus ketakutan ada yang membacanya toh aku hidup sendiri. 

    Lenganku sudah mulai kebas. Kuakhiri ceritaku malam ini, dan aku masih berusaha melakukan segala hal agar aku tidak tertidur. Beranjak dari kursi tempatku duduk. Berjalan ke arah lemari bukuku. Dan mengambil sebuah buku kumpulan cerpen ‘Malam Terakhir’ lantas membacanya.

    Tak terasa secercah cahaya masuk lewat jendela. Aku buka gorden jendela kamarku menatap ke arah luar. Orang-orang lalu-lalang berjalan ke arah kantor. Pagi ini ditemani tetesan-tetesan air hujan. Tampaknya langit sedang bersedih. 

    Kulihat di depan kamarku anak-anak kecil berjalan bersama orang tuanya sambil mengenakan jas hujan warna-warni terpandang gembira memainkan kobakan air di jalanan. Diloncatinya kobakan tersebut menimbulkan cipratan air dan mereka tertawa, sementara para ibu berteriak menyuruh mereka berhenti. Tentu saja mereka pura-pura tuli dan kembali melakukannya.

    Aku kembali teringat anak kecil yang ada di mimpiku. Jauh seperti anak-anak kecil tadi. Mungkin kelakuan nakalnya sama, tetapi tak ada raut senang di wajahnya. Melainkan kebencian terpandang di wajahnya. Terlarut aku mengingat anak kecil di mimpiku. Sehingga tak sadar di bawah sana ada seorang anak kecil berjalan sendirian, memakai jas hujan dan membawa boneka. 

    Dia melihatku dan tersenyum aneh, matanya meruncing dan astaga aku melihat boneka yang dipeluknya mirip sekali dengan boneka yang ada di mimpiku. Aku memusatkan pandanganku ke boneka itu berharap ada perbedaan, tetapi nihil. Boneka itu serupa, tidak ada perbedaan sama sekali. Segera aku menyesarkan pandanganku dari anak kecil tersebut dan berusaha tetap biasa saja agar gelagat ketakutanku tidak diketahuinya…..Bersambung ***editor

    Masih penasaran dengan cerita Sebuah Mimpi Anak Kecil karya Dinda Aina??? Yukkk stay terus hanya di koran-samudra.com

    Tentang penulis:

    Dinda Aina. Lahir di Bandung 16 April 2003. Seorang pustakawan Sarang Buku Ciwidey dan anggota Kawah Sastra Ciwidey dan Prosatujuh Dapat ditemukan di sosial medianya @dindaainaaa dan dindaainawordpress.com

  • Dapoer Cinta Yatim Menyelenggarakan Jum’at Berkah Untuk Anak Yatim

    Dapoer Cinta Yatim Menyelenggarakan Jum’at Berkah Untuk Anak Yatim

    Bandung, koran-samudra.com – Dapoer Cinta Yatim merupakan gerakan sosial dan kemanusiaan yang dibentuk pada bulan agustus 2020, gerakan yang memiliki sekretariat di jalan Tenjolaya No.39 Desa Tenjolaya Kecamatan Pasirjambu ini berawal dari kegiatan pengajian yang berinisiatif untuk memberikan santunan kepada korban kebakaran yang terjadi di kecamatan Rancabali kabupaten bandung, kemudian berlanjut memberikan bantuan kepada korban kebakaran di daerah gambung kecamatan Pasirjambu kabupaten bandung, serta kegiatan lainnya seperti memberikan bantuan kepada ibu melahirkan yang tidak memiliki biaya. Jum’at (12/03/2021)

    Nia Ariyanti Nugraha merupakan salah satu pendiri gerakan Dapoer Cinta Yatim menjelaskan, ” banyak sekali kegiatan yang telah kita laksanakan tentunya dibidang sosial dan kemanusian seperti memberdayakan ibu yang ditinggal suaminya sehingga dapat mandiri dan mencukupi kebutuhan anak- anaknya, lalu membagi nasi bungkus dijalanan di beberapa daerah diantaranya kecamatan Pasirjambu, kecamatan Ciwidey dan kecamatan Rancabali, setelah itu barulah kami konsen ke santunan anak yatim sehingga ya sampai saat ini kami fokus kepada gerakan anak yatim piatu dan duafa,”.

    Jum’at berkah untuk anak yatim merupakan salah satu program rutin yang dilaksanakan setiap minggunya tepatnya pada hari jum’at, kegiatan yang diisi oleh rangkaian acara seperti santunan anak yatim serta pembagian bingkisan di 27 titik daerah kecamatan Pasirjambu dan Ciwidey ini, diharapkan dapat memberikan kebahagian kepada anak-anak yatim piatu dan duafa .

    Riska salah satu pendiri dan admin Dapoer cinta Yatim juga menjelaskan,” Rangkaian acara santunan anak yatim pada hari ini kami melakukan kunjungan ke daerah papakmanggu tepatnya di kecamatan Pasirjambu, dengan dihadiri oleh peserta sebanyak 20 orang anak yatim piatu dan dhuafa, sedangkan konten dalam kegiatan ini seperti games, perkenalan komunitas lalu santunan dan doa bersama sedangkan untuk konten dalam acara pembagian bingkisan kita menyampaikan bingkisan melalui koordinator setiap daerah lalu dibagikan kepada anak-anak yatim piatu sebanyak 27 titik yang tersebar di kecamatan pasirjambu dan kecamatan ciwidey, adapun data anak yatim yang kita miliki sebanyak 250 anak yatim piatu dan dhuafa”.

    Banyak sekali program yang telah dilaksanakan dan direncanakan oleh Dapoer Cinta Yatim yang diharapkan dapat memberikan manfaat serta kebaikan kepada seluruh pihak yang tergabung kedalam gerakan Dapoer Cinta Yatim.****Amdiyan Sabiq

  • Wakapendam Kodam XIV/Hasanuddin Disuntik Vaksin Covid-19

    Wakapendam Kodam XIV/Hasanuddin Disuntik Vaksin Covid-19

    Makasar.Koransamudra.com – Wakapendam Kodam XIV/Hasanuddin Letkol Inf Sandi Yudha Panoto menerima vaksin covid-19 tahap 2 yang diperuntukan bagi TNI-Polri, ASN, petugas di bidang pelayanan publik dan warga lanjut usia.

    Bertempat di Rumah Sakit Pelamonia Makassar, Jalan Jenderal Sudirman No.27, Pisang Utara, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (09/03/2021) pukul 17.00 WIT, Letkol Sandi dengan sukarela mendaftarkan diri untuk divaksin covid-19 usai menjalankan rutinitasnya di Kodam XIV/Hasanuddin.

    Hal itu menunjukkan niat dari Letkol Sandi untuk divaksin sudah ada sebelum dan sesudah melepas kesibukan di kantornya.

    Kepada sejumlah awak medis, dirinya menceritakan pengalaman saat disuntik vaksin Covid-19.

    “Walau berpangkat Letkol, saya tetap tertib antri menunggu dipanggil petugas kesehatan sesuai dengan nomer urut antrian, walaupun didepannya ada beberapa anggota sedang antri juga sejak awal (sebelum saya-red),” ucap perwira lulusan Akmil tahun 1996, Rabu (10/03/2021).

    Dijelaskan Letkol Sandi, setelah menjalani menjalani pemeriksaan tensi darah oleh perawat dengan hasil 120-80 (kondisi tubuh baik-red), maka langkah selanjutnya melaksanakan vaksinasi.

    “Selama ini untuk menjaga tubuh tetap sehat dan bugar, saya selalu berolahraga sepeda, maka saat mau divaksin tidak menemukan kendala,” terangnya.

    Ia mengakui awalnya rasa deg deg gan sih ada, tetapi setelah di suntik dan menunggu 30 menit untuk tidak melakukan aktivitas ternyata tidak ada permasalahan yang dirasakan.

    Oleh karena itu dirinya menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat agar melakukan vaksinasi Covid-19.

    “Vaksin ini merupakan salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19. Vaksin ini halal dan aman,” ujarnya.

    Ia berharap agar masyarakat mau berbondong-bondong datang ke rumah sakit untuk melakukan vaksinasi covid-19.

    “Kesehatan diri kita juga dapat menjaga kesehatan orang lain,” tutup Letkol yang mengawali karirnya di satuan Kopassus.** Wahyu

  • Gerakan Sedekah Pangan Nasional (GSPN) Mendapatkan Apresiasi Dandim 0611 Garut.

    Gerakan Sedekah Pangan Nasional (GSPN) Mendapatkan Apresiasi Dandim 0611 Garut.

    GARUT,koran-samudra.com – Komandan Kodim (Dandim) 0611/Garut, Letkol Czi Dr. Deni Iskandar, ST, M. Han, M.D.M.,CAN. Mendukung seluruh kegiatan ACT , baik program kebencanaan ataupun bantun pangan,karena selama ini dirinya sudah mengetahui kegiatan ACT.Hal tersebut diungkapkan Dandim 0611/Garut, Letkol Czi Dr. Deni Iskandar, ST, M. Han, M.D.M.,CAN.saat dialog dengan
    Tim ACT Garut Rabu(10/03/21) bertempat di Markas KODIM 0611 Garut Jl. Veteran No.1, Pakuwon, Kec. Garut Kota.

    Gerakan Sedekah Pangan Nasional (GSPN) Mendapatkan Apresiasi Dandim 0611 Garut.

    pihaknya juga akan mengkomunikasikan kepada 24 Koramil,Serta berterima kasih atas pemberian air Wakaf kepada Kodim 0611 Garut.ucap Deni

    Kepala Cabang Aksi Cepat Tanggap(ACT) kab Garut Mochamad Dani Ramdani pada kunjungannya mengatakan bahwa tujuan silaturahmi ini adalah agar bisa berkolaborasi dalam program Gerakan Sedekah Pangan Nasional. Dani melanjutkan Gerakan ini adalah program multi benefit yang masif mulai dari penerima manfaat,Tujuanya agar mampu membangkitkan kondisi masyarakat dan ekonomi bangsa Indonesia yang saat ini terpuruk.
    Dengan memaksimalkan program pangan dari hulu ke hilir dalam bentuk humanity foodtruck, paket pangan gratis, humanity care line yang berbentuk pengantaran beras gratis dan air minum gratis, serta operasi pangan gratis. Insya Alloh semua program ini bisa dilaksanakan di Garut.

    Sementara itu , Program ACT Garut Acep Yahya mengatakan bahwa harapan dari kerjasama ini agar terciptanya sinergitas yang berkelanjutan antara ACT dan pihak Kodim 0611 Garut dalam semua program Baik dalam program lokal ataupun Nasional.**Wawan S

  • Bupati Garut Resmikan Pembangunan Mesjid Besar Jihadul Hidayah Cikajang

    Bupati Garut Resmikan Pembangunan Mesjid Besar Jihadul Hidayah Cikajang

    GARUT,koran-samudra.com – Bupati Garut, Rudy Gunawan peresmian pembangunan dengan ditandai penandatanganan di atas Prasasti Mesjid Besar Jihadul Hidayah di Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Selasa malam (9/3/2021).

    Bupati Garut Resmikan Pembangunan Mesjid Besar Jihadul Hidayah Cikajang

    Dalam kesempatan tersebut, Bupati Garut berterimakasih kepada Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Garut dan DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) Masjid Besar Jihadul Hidayah. “Alhamdulillah masjid kita sudah bagus, masjid kita adalah tempat kita meningkatkan taqwa, tempat kita beribadah, tempat kita mengajukan permohonan kepada Allah SWT. Oleh sebab itu, saya berterimakasih kepada forkopimda dan kawan-kawan dari masjid DKM,” ucap Bupati Garut.

    Ia menuturkan, pihaknya akan menyumbang dana sebesar 150 juta dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) untuk pembangunan masjid selanjutnya. “Saya akan menyumbang dari APBD 150 juta, dan APBD Garut akan menimbang lagi untuk mengganti kayu-kayu ini 150 juta lagi,” tutur Rudy Gunawan.

    Bupati Garut berharap, agar masjid selalu ramai digunakan untuk beribadah dan tidak kosong terutama pada saat ibadah sholat shubuh. “Setelah ini kita bertahap, karena kita harus mempunyai simbol. Masjid besar itu adalah simbol, tetapi saya mohon masjid besar itu tidak kosong karena waktu ibadah masyarakat sholat shubuh,” kata Bupati.

    Sementara, Ketua DKM Masjid Besar Jihadul Hidayah Cikajang, Endang Satya menerangkan mengenai dana yang didapatkan untuk pembangunan masjid berasal dari para jamaah masjid, donatur dan juga dari Bupati Garut melalui APBD. “Dina RAB (Rencan Anggaran Biaya) anu dipidamel ku (yang dikerjakan oleh) konsultan melalui Dinas PUPR Garut, direncanakeun kirang langkung (kurang lebih) 870 juta (rupiah), namung Alhamdulillah dugikeun ka kieu teh ieu nyeepkeun kirang langkung (hingga seperti ini menghabiskan anggaran) 750 juta, 600 (juta) di jamaah warga Cikajang sadayana sareng oge para donatur (seluruhnya termasuk para donatur), anu (yang) 150 (juta) pamaparin (sumbangan) Pak Bupati melalui APBD (Dari RAB) yang dibuat oleh konsultan melalui Dinas PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) Garut, direncanakan (untuk pembangunan masjid) kurang lebih 870 juta, namun Alhamdulillah sampai ke sini tuh (beres) menghabiskan kurang lebih 750 juta, 600 (juta) di jemaah warga Cikajang semua dan para donatur, 150 (juta) pemberian Pak Bupati melalui APBD),” ujar Endang.

    Endang berterimakasih kepada Bupati Garut, Rudy Gunawan yang sudah memberikan bantuan berupa dana untuk pembangunan masjid besar ini.
    “Kalayan rupina upami tina akhir pembangunan ieu hente maparin ka urang sadayana, Wallahu alam ayena atos beres atanapi teu acan, ku ayana kitu rupina sakali deui ngahaturkeun nuhun ka Pak Bupati ku ayana dukungan bantosan dana dugi ka tiasa tuntasna ieu masjid ( oleh karena itu jika di akhir pembangunan ini tidak ada bantuan kepada kita semua, Wallahu alam sekarang (pembangunan masjid) sudah beres ataukah belum, maka dsri itu sekali lagi kami ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati atas dukungan bantuan dana sampai bisa menuntaskan (pembangunan) masjid ini),” pungkas Endang.**Wawan S

  • Dekranasda dan Diskop UKM Garut, Peserta Melakukan Praktik Membatik di Pelatihan Vokasional Membatik Tingkat Dasar

    Dekranasda dan Diskop UKM Garut, Peserta Melakukan Praktik Membatik di Pelatihan Vokasional Membatik Tingkat Dasar

    GARUT, koran-samudra.com – Pelatihan Vokasional Membatik Tingkat Dasar hari kedua yang diselerenggarakan oleh Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda ) Garut dan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Garut (Diskop UKM) Garut di Bukit Alamanda Resort, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Selasa (9/3/2021), memasuki kegiatan praktik membatik.

    Kasi (Kepala Seksi) Promosi dan Kemitraan Usaha Koperasi dan Usaha Kecil Mikro pada Diskop UKM Kabupaten Garut, Yadi Arriyadi.
    Kasi (Kepala Seksi) Promosi dan Kemitraan Usaha Koperasi dan Usaha Kecil Mikro pada Diskop UKM Kabupaten Garut, Yadi Arriyadi.

    Yadi berharap pelatihan ini dapat melahirkan wirausaha baru di bidang kerajinan. Pelatihan ini dihadirkan sebagai upaya untuk melestarikan warisan leluhur yaitu Batik Garutan, di mana saat ini perajin Batik Garutan jumlahnya semakin menipis, sehingga perlu dilakukan regenerasi. Maka dari itu, tidak cukup hanya pelatihan tingkat dasar saja, Yadi berharap dapat dilaksankan juga pelatihan tingkat lanjutan. “Jadi harapan kami dengan Koperasi dan UKM dan tentunya Dekranasda Kabupaten Garut, pelatihan ini dapat melahirkan wirausaha atau wirausaha pemula dibidang kriya atau kerajinan membatik. Selain itu, pelatihan ini memang sebagai salah satu upaya untuk melestarikan kerajinan Batik Garutan yang merupakan warisan leluhur anak-anak kita di Garut. Karena pada saat ini pengrajin batik khusunya jumlahnya sudah semakin terbatas dan kiranya perlu dilakukan regenerasi dari kalangan millenial. Oleh karena itu sebagian dari peserta pelatihan yang 30 orang ini berasal dari anak-anak SMK seperti itu”, ungkap Yadi.

    Yadi menilai, antusias dari peserta cukup tinggi, terlihat dari peserta yang disiplin mengikuti acara dari awal hingga selesai. “Kami rasa  dalam peserta yang dilaksanakan hari ini peserta antusias, dari hari pertama semenjak pembukaan, dari absensi yang dilihat secara lengkap Alhamdulillah semuanya datang dan dapat mengikuti program pelatihan dari awal sampai dengan selesai”, ungkap Yadi.

    Sementara itu, salah satu peserta bernama Yani (55) mengungkapkan rasa senang, dan berharap bisa mendapat peluang usaha batik setelah mengikuti pelatihan ini. “Ibu sangat senang, menambah pengalaman, menambah ilmu siapa tau ibu hisa mengerjakannya sendiri di rumah. Harapan kedepannya ya ingin lebih baik lagi supaya ibu bisa mandiri ikut usaha jualan batik”, ungkap Yani.

    Sedangkan Karenita (17) peserta perwakilan dari siswa SMK jurusan Tata Boga menuturkan mengalami kendala dalam pembuatan Batik Garutan karena belum terbiasa. “Pasti ada kendala, karena saya tidak terlalu punya skill dalam hal membatik”, pungkasnya.

    Untuk menunjang pelatihan ini, penyelenggara menyediakan peralatan sesuai standar untuk membatik tingkat dasar, seperti kain untuk membatik, canting, serta kompor gas untuk menghangatkan malam.** Wawan S/Wahyu

  • Mobil Terperosok Akibat Galian Pipa SPAM Pamanukan – Binong

    Mobil Terperosok Akibat Galian Pipa SPAM Pamanukan – Binong

    SUBANG, Koransamudra – Akibat galian pipa SPAM jalaur pamanukan – binong yang diduga asal – asalan mengakibatkan kendaran roda empat terperosok , selasa (9/3/21)

    Tokoh Aktivis Lingkungan hidup mbah Printis saat ditemui di padepokan Ampera kepada wartawan media online Koran samudra menuturkan, Akibat galian yang tidak memenuhi standar spekifikasi sehingga pengarugan bekas galian tersebut asal – asalan dan banyak merugikan warga, seharusnya pengarugan menggunakan matrial berangkal atau sejenisnya agar bekas galian menjadi padat, coba sekarang kroscek langsung ke lokasi, bekas galian hanya diarug bekas tanah galian nya, itu jelas menyalahi aturan yang ada, banyak pengaduan dari warga setempat yang wilayahnya dilalui oleh galian pipa SPAM .salah satunya warga desa binong yang kebetulan mobilnya terperosok dibekas galian pipa SPAM, kata mbah printis kepada Koransamudra.

    Galian Pipa SPAM tersebut, Lanjut mbah printis, untuk pemadatan seharusnya menggunakan pasir atau barangkal agar dibawahnya kuat, yang kami pantau selama ini pengarugan bekas galian hanya mengunakan tanah bekas galian itu, sehingga jelas tidak ada kekuatan ditambah lagi musim penghujan yaa tambah ambles.

    ” Kami mohon kepada pihak pemborong untuk mengurug bekas galian pipa jangan asal – asalan kasihan warga yang tidak tahu, memang sebagian ada yang menggunakan pasir dan brangkal, kalau bisa jangan separo – separo harus semuanya diurug dengan pasir dari mulai penggalian pamanukan hingga binong “, pungkasnya..***Herdi***

  • Bupati Garut Lantik 4 Pejabat Tinggi Pratama’Dr.H.Suherman, SH.,M.Si.sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat

    Bupati Garut Lantik 4 Pejabat Tinggi Pratama’Dr.H.Suherman, SH.,M.Si.sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat

    GARUT,koran-samudra.com– Bupati Garut, Rudy Gunawan melantik 4 Pejabat Tinggi Pratama dalam apel gabungan terbatas, di Lapangan Sekretariat Daerah, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Senin (8/3/2021).

    Bupati Garut Lantik 4 Pejabat Tinggi Pratama’Dr.H.Suherman, SH.,M.Si.sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat

    Sesuai dengan Keputusan Bupati Garut Nomor : 821.22/Kep. 227-BKD/2021, tanggal: 8 Maret 2021 tentang Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, Bupati Garut melantik Drs. Firman Karyadin sebagai Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Dr. H. Suherman, SH., M.Si. sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. H. Hendra Siswara G., MM. sebagai Kepala Badan Pendapatan Daerah dan H. Aah Anwar Sefuloh, S.Sos., ST., M.Si. sebagai Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut.

    Dalam sambutan pelantikannya Bupati Garut mengatakan, saat ini jabatan yang akan dilelang adalah Kepala Satpol PP (Satuan Polisi Pamong Praja) Kabupaten Garut dan Kepala BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Garut.
    “Yang mutasi ini ada ini, tetapi rekom mutasi berlaku satu tahun, jadi Juli akan ada mutasi lagi, Agustus akan ada mutasi lagi dan ada yang dilelang. Sekarang yang dilelang itu adalah Kasatpol PP dan Kepala BPBD,” ucap Bupati Garut.

    Ia juga menyampaikan, sebagaimana perintah dari KASN (Komisi Aparatur Sipil Negara) akan membuat perjanjian kinerja dengan Bupati Garut. “Saya nanti yang 4 orang ini, sebagaimana perintah dari KASN membuat perjanjian kinerja dengan bupati, bilamana perjanjian kinerja itu tidak dipenuhi maka di tahun kedua kita bisa menggeser, bisa mengusulkan untuk keluar dari jabatan tinggi pratama,” terang Rudy Gunawan.

    Rudy Gunawan juga meminta kepada para pejabat untuk bertanggung jawab, serta menegaskan kembali bahwa akan mutasi besar-besaran dimana akan ada dua pejabat yang pensiun pada bulan Juli dan Agustus. “Saya mohon sekali lagi kita bertanggung jawablah, nanti akan ada mutasi lagi yang kemarin itu akan ada mutasi lagi besar-besaran. Saya sudah ada, sudah punya nanti bulan Juli akan ada dua yang pensiun di Agustus. Nanti mana yang dilelang, karena sekarang hanya satu tahun bukan dua tahun,” pungkasnya.**Wahyu

  • Bantu Korban Kebakaran di Bungbulang, Ketua DPC PDI Perjuangan Garut Langsung Berikan Bantuan

    Bantu Korban Kebakaran di Bungbulang, Ketua DPC PDI Perjuangan Garut Langsung Berikan Bantuan

    GARUT,koran-samudra.com – Ketua DPC PDI Perjuangan Kab Garut Yudha Puja Turnawan kembali menunjukkan bentuk kepedulian sosialnya terhadap warga korban kebakaran.
    Kebakaran ini terjadi yaitu rumah milik Pak Saepuloh yang beralamat di Kampung Awibulu RT01 RW05 Desa Margalaksana Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut,yang terjadi Sabtu (06/03/2021) Pukul 12.10 yang di duga Dari Tungku dapur,yang membuat 1 Rumah terbakar.

    Bantu Korban Kebakaran di Bungbulang, Ketua DPC PDI Perjuangan Garut Langsung Berikan Bantuan

    Dalam kesempatan membantu korban kebakaran,Yudha Puja Turnawan memberikan Bantuan berupa Uang Tunai 1,5 juta 10 Bingkisan Paket Sembako,ini tahap awal untuk pembangunan.selain itu,
    “Kedatangan Kami bersama jajaran Untuk bertakjiah ke rumah duka tidak lain untuk memberi perhatian dan penguatan terhadap korban musibah kebakaran,” Kata Yudha Puja Turnawan Usai Memberikan bantuan, Minggu (07/03/2021).
    Bantu Korban Kebakaran di Bungbulang, Ketua DPC PDI Perjuangan Garut Langsung Berikan Bantuan

    DPC PDI Perjuangan akan terus menggalang gotong royong sebagai wujud kerja riil untuk rakyat. 
    Gotong royong seluruh elemen seperti ini akan membantu meringankan beban yang terkena musibah.
    Yudha Juga menyampaikan ucapan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang paling terpukul atas kejadian itu.
    “Kami atas nama DPC PDI Perjuangan dan Jajaran menyampaikan turut berduka cita yang mendalam atas musibah yang terjadi,” Ungkap Yudha.
    Sementara Itu Kepala Kecamatan Bungbulang, Caca Rifai S.Pd, M.Si mengucapkan banyak terimakasih kepada Ketua DPC PDI Perjuangan yang telah memberikan dan sumbangkan bagi warganya yang terkena musibah kebakaran.
    “Saya ucapkan terima kasih kepada ketua DPC PDIP Garut, yang telah meluangkan waktu meskipun dengan banyak kesibukannya, dan atas bantuanya berbentuk uang dan sembako kami mengucapkan terima kasih dan mudah mudahan PDIP Selalu jaya, dan apa yang di sumbangkan bagi warga masyarakat kami yang terkena musibah kebakaran, Allah SWT Mengganjar dengan pahala yang berlipat ganda,” Ungkap Camat.
    Hal yang sama di ungkapkan Kepala Desa Margalaksana, Ikhsan Sugianto mengucapkan banyak terimakasih atas segala kebaikan Pak Yudha yang telah membantu warganya yang terkena musibah kebakaran.
    “Alhamdullh segala kebaikan Pak yuda, saya ucapkan sangat sangat terimaksih, mudah mudahan kebaikan nya menjadi amal ibadah buat Pak yuda dan bisa maju lagi di priode yang akan datang,”** Wawan s